SURABAYATODAY.ID, SINGAPURA – KRI Bima Suci kembali melanjutkan pelayaran internasional dalam rangka Muhibah Duta Bangsa dan Kartika Jala Krida (KJK) 2026 menuju pelayaran etape ke-5, pada Minggu (3/5), setelah sebelumnya sandar selama tiga hari di Changi Naval Base, Singapura.
Pelayaran berikutnya menjadi etape kelima dari total 12 etape yang dijalani dalam program Kartika Jala Krida 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari latihan praktik pelayaran samudra bagi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), sekaligus sarana diplomasi maritim Indonesia di kawasan internasional.
Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, M.Tr.Opsla., selaku Komandan Satgas KJK 2026 menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan navigasi dan profesionalisme para taruna, namun juga mempererat hubungan diplomatik dengan negara-negara sahabat.
Upacara pelepasan berlangsung khidmat di Dermaga Changi Naval Base dan dihadiri oleh Deputy Chief of Mission KBRI Singapura Thomas Ardian Siregar, Athan RI Kolonel Pnb Hendra Supriyadi, serta pejabat lainnya yang memberikan penghormatan saat KRI Bima Suci mulai bertolak.
Selain menjalankan latihan pelayaran, KRI Bima Suci juga membawa misi memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia internasional melalui berbagai kegiatan diplomasi budaya di setiap negara persinggahan.
Keberangkatan menuju negara selanjutnya kembali menegaskan peran KRI Bima Suci sebagai duta diplomasi maritim Indonesia yang terus menjalin hubungan baik dan memperkuat kerja sama internasional melalui jalur kemaritiman.
(ST03)





