• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Kisah Inspiratif, Mahasiswa ITS Jualan Ayam Geprek di Kampus

by Redaksi
Jumat, 6 Desember 2024
Bima Saputra (kanan) saat menjajakan nasi ayam geprek jualannya kepada teman-temannya di kampus ITS.

Bima Saputra (kanan) saat menjajakan nasi ayam geprek jualannya kepada teman-temannya di kampus ITS.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kisah perjuangan Bima Saputra, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menjadi sorotan publik. Setiap hari, ia menempuh perjalanan sejauh 80 kilometer dari rumahnya di Mojosari, Mojokerto menuju ke kampus ITS di Surabaya untuk menjalankan dua tugas sekaligus.

Selain menjadi mahasiswa yang tugasnya belajar, pria ini juga membantu keluarganya dengan berjualan ayam geprek. Pemuda yang akrab disapa Bimbim ini dalam berjualan adalah untuk membantu ekonomi keluarga, mengingat ayahnya yang bekerja di pabrik dan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga.

“Selain itu, dengan berjualan ini saya juga ingin membantu teman-teman perantau untuk bisa mendapatkan makanan murah,” tutur mahasiswa yang hobi olahraga dan mempelajari hal-hal baru ini.

Viralnya cerita kegigihan Bimbim membantu orang tua ini bermula dari unggahan temannya di media sosial, yang kemudian menarik perhatian banyak orang. Publik terinspirasi oleh tekad dan kerja kerasnya.

BACA JUGA:  Usia 19 Tahun Sudah Lulus Kuliah, Jadi Wisudawan Termuda ITS

Bagi Bimbim, keberhasilan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga keberanian untuk menghadapi kesulitan hidup dengan usaha nyata. “Semua ini untuk keluarga dan masa depan saya,” tegas pemuda kelahiran 24 Desember 2004 itu penuh keyakinan.

Bimbim ingin usahanya berjualan ayam geprek yang baru dijalaninya sejak berkuliah di kampus ITS ini dikenal sebagai penyedia makanan murah, praktis, dan berkualitas. Ide ini muncul dari dirinya sendiri agar bisa membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

“Untuk mencapainya, saya berencana memanfaatkan platform digital seperti media sosial untuk promosi lebih luas,” ungkap putra tunggal pasangan Muliono Saputra dan Iin Kurniawati ini.

Dalam kesehariannya, Bimbim menghabiskan pagi harinya untuk mempersiapkan dagangan bersama sang ibu. Mahasiswa dari Program Studi (Prodi) S1 Inovasi Digital Departemen Sistem Informasi ITS itu juga ikut memasak, mengemas nasi, dan memastikan semua siap dibawa ke kampus.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Anggarkan Beasiswa Pendidikan Rp 34,6 Miliar

Dengan membawa 25 – 35 kotak nasi ayam geprek, ia menggunakan transportasi umum menuju ITS, kemudian menjualnya kepada teman-teman mahasiswa dengan harga terjangkau, Rp 10 ribu per kotak.

Ketika sore, mahasiswa angkatan 2024 itu kembali ke rumah untuk membantu ibunya dan mempersiapkan aktivitas esok hari. Perjalanan panjangnya dari rumah ke kampus ini tak membuatnya patah semangat, justru ia merasa bersyukur bisa berkontribusi bagi keluarga. Meski lelah, namun ia mengaku senang menjalani aktivitas seperti ini untuk membantu perkekonomian keluarganya.

Bimbim kini sudah mulai dikenal oleh sivitas akademika ITS dengan menu andalannya ayam geprek. Bahkan, baru-baru ini ia sempat diundang ke sebuah acara di salah satu stasiun televisi swasta sebagai bintang tamu karena kisah inspiratifnya tersebut. Ia pun menjadi sosok anak muda yang dapat membuktikan bahwa sebagai mahasiswa juga masih bisa berkontribusi untuk keluarganya.

BACA JUGA:  Perkuat Relasi Internasional, ITS Teken MoU dengan Van Lang University Vietnam

Bimbim berpesan agar jangan takut untuk memulai. Menurutnya, memulai usaha memang agak banyak pertimbangan di awal, seperti rasa malu, gengsi, takut, dan lain-lain. Tapi jika konsisten dan mau belajar, hasilnya akan menyenangkan.

“Selalu ingat tujuan awal, baik itu membantu keluarga atau menambah pengalaman,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan agar selalu membuat jadwal yang jelas dan memastikan untuk selalu mendahulukan hal yang menjadi prioritas utama. Tidak boleh ragu untuk meminta bantuan teman atau keluarga jika ada kendala dan pastikan untuk selalu menjaga kesehatan.

“Sukses tidak datang dalam semalam, jadi nikmati prosesnya secapek apapun,” tutur dia. (ST05)

 

Tags: Ayam GeprekITSKisah Inspiratif
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In