• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Puti Inginkan Pendidikan Pancasila Sebagai Mata Pelajaran Wajib

by Redaksi
Rabu, 23 Desember 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Pendidikan Pancasila menjadi isu paling hangat di masyarakat. Pemerintah tidak ingin masyarakat terhasut radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Fakta inilah yang membuat cucu Soekarno, Puti Guntur Soekarno aktif turun ke masyarakat. Melalui online, anggota Komisi X DPR RI ini tidak berhenti mengingatkan pentingnya pendidikan Pancasila dalam keluarga, juga penguatan dalam dunia pendidikan.

Upaya ini disampaikan di depan pengurus PAC Mulyorejo, ranting se-kecamatan Mulyorejo, bunda PAUD, dan Santri Ponpes Hasbullah. “Penguatan pendidikan Pancasila dalam keluarga sangat penting. Begitu juga dengan dunia pendidikan, Pancasila harus terus dikembangkan di era globalisasi ini,” kata Puti secara daring.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Ajak HKTI Wujudkan Kedaulatan Pangan dari Jawa Timur

Puti menuturkan, saat ini di sektor pendidikan masih belum mengakomudir sosialisasi Pancasila sebagai mata pelajaran wajib. Mata pelajaran Pancasila yang tereintegrasi dengan pendidikan kewarganegaraan di semua jenjang pendidikan masih belum berlandaskan pada pijakan dokumen historis, yuridis sebagaimana Kepres No 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahirnya Pancasila.

“Makanya perlu penyesuaian isi materinya. Ini urgent segera direalisasikan dengan baik,” ujarnya.

Untuk mewujudkkan itu, lanjut Puti, pihaknya menargetkan untuk melakukan revisi Sisdiknas dengan mencantumkan pendidikan Pancasila sebagai muatan kurikulum atau mata pelajaran wajib. Penerapan ini dilakukan di semua jenjang pendidikan yang ada di Indonesia.

BACA JUGA:  ITS Rancang Dandang Lontong Berteknologi, Sekali Produksi Bisa Sampai 600 Lontong, Matang Juga Lebih Cepat

Dengan sistem ini, secara pelan-pelan ideologi Pancasila dapat dimengerti dan dipahami generasi penerus Bangsa. “Target kita memang pendidikan Pancasila menjadi salah satu pendidikan yang masuk sistem pendidikan,” papar dia.

Ony Setiawan, pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyatakan, melihat perkembangan saat ini, keberadaan Pancasila sangat penting. Menurut dia, Pancasila hadir untuk menjadi penangkal faham radikalisme dan intoleransi.

“Inilah pentingnya Pancasila. Keberadaan Pancasila akan menangkal faham radikalisme,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, radikalisme memang belum dan tidak mengakar sebagai karakter bangsa. Namun, faham radikalisme ini terus menyebar ke berbagai aspek kehidupan.

BACA JUGA:  Buka Pameran Lukisan Pancasila dan Bung Karno, Wawali Armuji Ingin Anak Muda Tidak Melupakan Sejarah

Untuk itu, Panacasila harus hadir di tengah masyarakat melalui praktik-praktik nyata di setiap waktu. “Mari kita wujudkan praktik Pancasila secara nyata di masyarakat. Ini yang akan menangkal radikalisme yang terus menyebar,” papar Ony. (ST06)

Tags: DPR RIKurikulumMata PelajaranPancasilaPendidikanPuti Guntur SoekarnoRadikalismeSisdiknas
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In