• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Rakornas TPID, Presiden Jokowi Ingatkan Iklim Panas

by Redaksi
Jumat, 14 Juni 2024
Suasana Rakornas Pengendalian Inflasi dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award yang digelar di Istana Negara, Jakarta. Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono hadir dalam Rakornas tersebut.

Suasana Rakornas Pengendalian Inflasi dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award yang digelar di Istana Negara, Jakarta. Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono hadir dalam Rakornas tersebut.

SURABAYATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award. Acara ini digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/6).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih kepada Tim TPID pusat dan Tim TPID daerah yang bekerja maksimal mengendalikan inflasi sehingga per Mei 2024 inflasi nasional berada di angka 2,84 persen. Inflasi tersebut juga diikuti pertumbuhan ekonomi yang baik sebesar 5,11 persen.

“Segar kalau seperti ini dan merupakan salah satu yang terbaik di dunia jika dibandingkan dengan sembilan sepuluh tahun lalu, angka inflasi 9,6 persen,” kata Jokowi.

BACA JUGA:  Presiden Bagikan Sertifikat di Sidoarjo, Gubernur Khofifah: Insya Allah PTSL di Jatim Tuntas 2024

Di sisi lain, Jokowi mengingatkan seluruh kepala daerah tetap waspada dan tidak boleh lengah. Sebab, berdasarkan laporan Sekjen PBB bahwa dunia menuju pada neraka iklim. Suhu akan mencapai rekor tertinggi 5 tahun ke depan.

“Satu pekan terakhir ini memang kita merasakan betul adanya gelombang panas. Periode terpanas, India 50 derajat celcius, Myanmar 58 derajat celcius. Panas sekali,” ujarnya.

Perubahan iklim dan warning dari PBB menjadi catatan penting bagi Presiden Jokowi, khususnya di sektor pangan. FHO mengatakan, apabila didiamkan maka diprediksi tahun 2050 dunia akan mengalami kelaparan berat dan 50 juta petani akan mengalami kekurangan air.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Tinjau Pasar Bululawang dan Pasar Rakyat di Malang

“Ini yang harus dikerjakan dan diantisipasi mulai sekarang. Jangan main-main urusan air dan jangan main-main urusan gelombang panas karena larinya bisa ke inflasi. Ketika stok menipis, produksi berkurang maka otomatis inflasi akan naik dan ini urusan kehidupan manusia,” jelasnya.

Menindaklanjuti peringatan PBB dan FHO terkait persoalan musim kemarau dan air, Jokowi telah memerintahkan Kementerian Pertanian, Kementerian PU bersama TNI untuk secepatnya membangun 20 ribu pompa. Utamanya di daerah yang memiliki produksi surplus, yakni beras.

Jokowi menjelaskan, pompa dari sungai besar, sedang dan kecil harus ada saluran primer, irigasi sekunder, irigasi tersier sehingga sampai ke sawah untuk meningkatkan produksi yang biasanya panen sekali, bisa tiga kali panen.

BACA JUGA:  Bahan Pangan di Surabaya Aman Sampai Idul Fitri

“Ini yang menjaga inflasi kita tidak naik dan ketika el nino, kita siap sehingga produksi tidak turun. Itu goalnya,” tuturnya.

Di era teknologi, Jokowi juga meminta seluruh kepala daerah mengupgrade sisitem pertanian menjadi smart agree culture. Caranya, melakukan riset atau penelitian terhadap satu komoditi unggulan di daerah masing-masing.

“Nggak usah banyak-banyak melakukan riset, cukup satu komoditas unggulan saja. Riset, buat percontohan kemudian replikasi,” tegasnya.

“Selain itu, undang investor untuk membangun pabrik pengolahan sehingga memiliki nilai tambah dari setiap produksi pertanian dan perkebunan,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Cuaca PanasIstana NegaraPresiden JokowiRakornasTPID
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In