• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Kisah Inspiratif Ibu di Surabaya: Ubah Pola Asuh, Selamatkan Anak dari Speech Delay Berkat SOTH

by Redaksi
Jumat, 14 Juni 2024
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani menyapa anak-anak dalam salah satu kegiatannya. Pemkot Surabaya bersinergi dengan TP PKK untuk memperbaiki pola asuh orang tua kepada anak dengan program Sekolah Orang Tua Hebat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani menyapa anak-anak dalam salah satu kegiatannya. Pemkot Surabaya bersinergi dengan TP PKK untuk memperbaiki pola asuh orang tua kepada anak dengan program Sekolah Orang Tua Hebat.

Nur Zakia (39), seorang ibu rumah tangga di Kota Surabaya, membagikan kisah inspiratif dalam membantu balitanya yang mengalami speech delay. Awalnya, balitanya sempat dikira mengidap autis karena keterlambatan berbicara atau speech delay. Namun, setelah mengikuti Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Zakia mendapatkan pengetahuan baru dan membawa putranya ke terapi wicara. Hasilnya, putranya bukan autis, hanya speech delay, dan kini menunjukkan perkembangan yang pesat.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Warga Gembong DKA 2, RT8 RW4, Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, Surabaya itu memiliki tiga anak. Anak pertama dan kedua merupakan seorang putri, sedangkan yang ketiga adalah putra.

Awalnya, Zakia mengkhawatirkan perkembangan anak nomor tiga yang dianggap kurang dalam motorik adaptasi dan sosialisasi. Kekhawatirannya semakin besar karena rumah tinggal Zakia yang berada di dekat rel kereta api. Sehingga Zakia membatasi aktivitas putranya ke luar rumah dan memberikan handphone untuk hiburan.

Namun, hal ini justru memperburuk kondisi sang buah hati hingga membuat putranya mengalami speech delay dan minim interaksi sosial. “Banyak orang mengatakan putra saya autis dan hati saya sakit mendengarnya. Hal itu membuat saya merasa bersalah karena merasa kurang memperhatikan tumbuh kembangnya,” kata Zakia saat ditemui di Kantor Kelurahan Kapasari Surabaya, Rabu (12/6/2024).

Beruntung, ia mengikuti program SOTH di Kelurahan Kapasari dan mendapatkan banyak ilmu baru tentang parenting. Ia pun membawa putranya ke rumah sakit untuk mengikuti terapi wicara. Hasilnya, putranya bukan autis, melainkan hanya speech delay akibat ketergantungan terhadap layar (screen time).

“Alhamdulillah waktu awal saya mengikuti program SOTH, saya mendapatkan ilmu bahwasannya selama ini saya salah dalam mendidik dan membimbing putra saya. Sampai akhirnya saya membawa putra saya periksa di rumah sakit untuk mengikuti terapi wicara,” ujar Zakia.

BACA JUGA:  Kasus Covid-19 Naik, Pembelajaran Tatap Muka Dikembalikan 50 Persen
Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak bicara salah satu anak. Melalui Sekolah Orang Tua Hebat, diharapkan dapat mewujudkan anak-anak yang berkarakter, sehat, dan cerdas.

Sejak mengikuti program SOTH selama tujuh kali pertemuan, Zakia melihat perkembangan yang signifikan pada putranya. Dulu yang awal putranya lebih banyak diam dan takut ketika bertemu orang baru, sekarang ini menjadi lebih interaktif.

“Dulu putra saya menangis jika bertemu orang lain selain keluarga. Dia lebih memilih diam di rumah dengan handphone. Sekarang dia sudah bisa merespons ketika dipanggil, mau bermain dengan teman-temannya, dan mulai berbicara meski dengan kata-kata yang terputus,” ungkap Zakia.

Karena itu, ia bersyukur atas program SOTH yang telah membantu putranya. Ia pun ingin menginspirasi ibu-ibu lain yang memiliki anak speech delay untuk tidak menyerah dan terus berusaha membantu anak-anak mereka.

“Kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wali Kota, Bapak Lurah dan Ibu Lurah, saya mengucapkan terima kasih banyak. Semoga program SOTH ini semakin berjaya dan dapat membangun generasi bangsa yang luar biasa,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Lurah Kapasari, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Ridzotullahmad Nurchakim menjelaskan, program SOTH di wilayahnya sudah berjalan sejak 2023. Program ini diawali percontohan di RW 5 dengan sasaran 10 orang peserta. Sedangkan untuk pengisi materi, berasal dari berbagai lintas stakeholder.

“SOTH RW di 2023, berkembang lagi di SOTH kelurahan. Nah, SOTH tingkat kelurahan di 2023 ini pesertanya mencapai 16 ibu dan balita. Di mana fokus kepada ibu yang memiliki balita stunting dan pra-stunting,” kata Edo, sapaan lekatnya.

BACA JUGA:  Ada Peran ITS di Balik Beroperasinya PSEL Benowo

Dalam program SOTH ini, pihaknya dibantu enam kader pendamping. Fungsi dari kader pendamping sendiri adalah mendampingi dan sekaligus mengajak balita bermain ketika ibunda mereka mendapatkan materi pembelajaran. “Jadi ketika ibu balita mendapatkan pelajaran dari pemateri, maka anak-anak balitanya diasuh atau diajak bermain sambil belajar oleh enam kader pendamping,” papar Edo.

Ia juga menjelaskan total pembelajaran program SOTH di tahun 2023 berisi 13 paket materi. Belasan paket materi itu sudah komprehensif dalam memberikan wawasan kepada ibu balita terkait parenting. “Harapannya dipraktikkan dalam keluarga di rumah untuk menjadikan anak lebih sehat dan cerdas,” tutur dia.

Tak berhenti di sana, pada tahun 2024, program SOTH di Kapasari berkembang menjadi empat. Yakni, di RW 4, RW 8, RW 10 dan RW 12 Kelurahan Kapasari. SOTH di setiap RW itu juga dibantu enam kader pendamping dan beberapa pemateri dari lintas stakeholder.

Nah, pada tahun 2024 ini, SOTH berisi 14 paket materi pembelajaran. Dengan rincian, 13 materi yang sama pada SOTH 2023, dan ditambah satu materi berupa transisi anak dari PAUD ke SD. Belasan materi yang diberikan kepada ibu balita itu sangat komprehensif, bagaimana mengajarkan parenting atau pola asuh anak yang baik.

“Dengan adanya program SOTH ini, progres penurunan stunting di Kelurahan Kapasari berjalan dengan baik. Di tahun 2023 awal, stunting kami ada 12 anak, dan tahun ini di bulan Juni 2024 sudah menurun tinggal 3 anak, dan itupun ada penyakit penyerta yang masih kami upayakan untuk penyembuhannya,” ungkap dia.

Salah satu kegiatan dalam program Sekolah Orang Tua Hebat di Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, Surabaya.

Terpisah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersyukur program SOTH berhasil mengubah karakter orang tua dalam menerapkan parenting atau pola asuh anak yang baik. Menurut dia, keberhasilan ini berkat kolaborasi semua pihak. “Ternyata pendidikan orang tua itu jauh lebih penting dalam mendidik anak. Inilah yang saya harapkan,” katanya.

BACA JUGA:  Setelah Surabaya Timur, Pemkot Segera Dirikan Rumah Sakit di Surabaya Utara dan Selatan

Karenanya, Wali Kota Eri mengucapkan terima kasih kepada TP PKK dan semua stakeholder yang terlibat dalam program SOTH. Kolaborasi ini juga menunjukkan hasil yang signifikan terhadap penurunan stunting di Kota Pahlawan. “Stunting Kota Surabaya tercatat menjadi 1,6 persen dan terendah se-Indonesia. Sebab, SOTH berperan penting dalam mengubah karakter orang tua terhadap pola asuh anak,” ujar dia.

Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani menyampaikan bahwa dalam program SOTH, pemerintah kota bersinergi bersama TP PKK dalam memperbaiki pola asuh orang tua kepada anak, serta membenahi pemberian gizi kepada balita. “SOTH adalah untuk ibu-ibu muda yang memiliki anak usia 0-6 tahun. Karena menjadi orang tua tidak ada sekolahnya, sehingga kami usahakan tumbuh kembang anak-anak maksimal dan terpantau melalui SOTH,” kata Bunda Rini.

Pada tahun 2023, SOTH angkatan ke-1, telah terselenggara di 153 kelurahan se-Surabaya. Sedangkan di tahun 2024, lebih dari 2.000 RW terlibat dalam pelaksanaan SOTH angkatan ke-2. Pendampingan dalam pelaksanaan SOTH turut melibatkan para stakeholder dan sejumlah perguruan tinggi di Kota Pahlawan.

“Jadi yang terlibat bukan hanya pengelola SOTH. Tetapi RT, RW, PKK, dan KSH bergerak bersama. SOTH adalah contoh program yang juga digerakkan oleh kebersamaan warga untuk mewujudkan anak-anak yang berkarakter, sehat, dan cerdas,” pungkasnya. (ADV-ST01)

Tags: Eri CahyadiKisah InspiratifPemkot SurabayaPola AsuhRini IndriyaniSOTHSpeech Delay
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In