• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wali Kota Eri Beber Hasil Rakernas APEKSI 2024: Ada Penyatuan Aplikasi, Usulan PPPK hingga Transportasi ART

by Redaksi
Jumat, 7 Juni 2024
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan beberapa hasil penting dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2024. Rakernas XVII Apeksi tersebut diadakan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada tanggal 1-6 Juni 2024.

Pertama, ia menyampaikan terkait dengan pengembangan aplikasi. Dikatakan, seluruh anggota APEKSI sepakat tidak lagi mengembangkan aplikasi baru. Tetapi memanfaatkan aplikasi yang sudah ada di kota lain untuk kemudian direplikasi.

“Seluruh kota tidak ada lagi yang mengembangkan aplikasi, kita jadikan satu aplikasi. Yang ada di kota lain, Surabaya tidak ada, maka kita memakainya. Yang di Surabaya ada, tapi kota lain tidak ada, maka mereka memakainya,” katanya, Jumat (7/6).

Eri menekankan bahwa pengembangan aplikasi ini akan diserahkan kepada APEKSI dan selanjutnya dikoreksi bersama serta disampaikan kepada kementerian untuk direvisi dan digunakan di seluruh kota di Indonesia. “Tapi kita akan menyesuaikan dengan geografis dan penduduknya,” ujar dia.

BACA JUGA:  Jumlah Desa Mandiri di Jatim Tahun Ini Naik Signifikan

Pada Rakernas di Balikpapan, Eri juga mengungkapkan jika Surabaya terpilih sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Tahun 2025. Ia pun menyambut baik keputusan ini dan melihatnya sebagai peluang menggerakkan ekonomi Surabaya.

“Insyaallah seperti yang kemarin hadir (di Balikpapan) sudah ribuan. Sehingga nanti (di Surabaya) kita menyiapkan hotel, tempat wisata, dan UMKM,” kata Wali Kota Eri yang juga Ketua Apeksi periode 2023-2025 ini.

Selain itu, Wali Kota Eri juga menyampaikan beberapa rekomendasi yang diberikan anggota APEKSI kepada  kementerian. Salah satunya terkait dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Kami menyampaikan bahwa semua tenaga honorer yang sudah masuk database harus bisa terangkat semua ke P3K,” ujar mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Siapkan Rangkaian Meriah HJKS ke-732, Ada Great Sale hingga Pawai Bunga

Tak hanya itu, dalam Rakernas XVII Apeksi, juga dibahas terkait transportasi massal. Wali Kota Eri mengungkapkan jika Mass Rapid Transit (MRT) sempat disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara pembukaan Rakernas APEKSI. Di mana biaya pembangunan transportasi ini mencapai sekitar Rp2,3 triliun per kilometer.

“MRT itu satu kilometernya Rp2,3 triliun. Kalau APBD Surabaya (bangun MRT) 5 Km doang habis (APBD), tidak ada dana (pengentasan) kemiskinan. Karena itulah kenapa orang-orang selalu bertanya, kok tidak dibangun, karena tidak mungkin,” bebernya.

Karena itulah, kenapa Wali Kota Eri tidak ingin membangun MRT sebagai solusi mengatasi kemacetan di Surabaya. Selain tidak tersedianya lahan, untuk membangun MRT juga membutuhkan biaya yang besar.

“Saya berpikirnya adalah lahan tidak ada, dan kedua adalah harganya. Saya tidak akan mengorbankan Surabaya untuk popularitas demi MRT,” tegas dia.

Namun demikian, kata dia, ada opsi penggunaan Advanced Rapid Transit (ART) sebagai solusi mengatasi masalah transportasi. Selain pembangunannya lebih mudah, biaya ART juga lebih murah dibandingkan dengan MRT dan LRT (Light Rail Transit).

BACA JUGA:  Di Welcoming Dinner Raker Komwil IV APEKSI, Gubernur Khofifah Harap Lahirkan Rekomendasi Strategis

“Kalau LRT ketemunya itu Rp 800 miliar per kilometer. Tapi ternyata, ada ART, itu seperti MRT tapi pakai magnet. Nah ternyata harganya Rp 500-600 miliar per 7 kilometer, saya langsung menyampaikan ke Kementerian Perhubungan,” ungkap dia.

Menurut dia, transportasi ART ini pertama kali akan diterapkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Untuk itu, Wali Kota Eri berharap, transportasi ART juga bisa diterapkan di Kota Pahlawan.

“Jadi (ART) ini akan diterapkan di IKN, insyaallah Surabaya kedua. Kita sudah hubungi Pak Menhub, saya ingin minta konsep beliau, nanti kita lakukan FS (Feasibility Study) di Surabaya. Semoga (pembangunan) di 2025 atau 2026 sudah jalan,” pungkasnya. (ST01)

Tags: APEKSIAplikasiEri CahyadiRakernas
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In