• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Atasi Banjir hingga Urai Kemacetan, Box Culvert di Jalan Babat Jerawat mulai Dikerjakan

by Redaksi
Jumat, 23 Februari 2024
Projek melanjutkan kembali pengerjaan saluran box culvert Jalan Raya Babat Jerawat hingga Jembatan Raci Benowo.

Projek melanjutkan kembali pengerjaan saluran box culvert Jalan Raya Babat Jerawat hingga Jembatan Raci Benowo.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melanjutkan kembali pengerjaan saluran box culvert Jalan Raya Babat Jerawat hingga Jembatan Raci Benowo. Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi seusai melakukan tinjauan di Pasar Simo, Jumat (23/2/2024). Pengerjaan box culvert Jalan Raya Babat Jerawat-Benowo merupakan rangkaian pembangunan saluran dari tahun-tahun sebelumnya.

Bersama sejumlah jajaran Kepala Perangkat Daerah (PD), Wali Kota Eri terlebih dahulu meninjau pengerjaan box culvert di kawasan Pondok Benowo Indah (PBI). Tinjauan Wali Kota Eri ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya, pada Minggu (18/2/2024) lalu.

Selanjutnya, ia bergeser untuk melakukan pengecekan pengerjaan box culvert di Jalan Raya Babat Jerawat Surabaya yang berada di depan PBI. Sebab, selain menjadi penyesuaian saluran, pembangunan box culvert Jalan Babat Jerawat-Benowo juga berfungsi menjadi jalan akses untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut karena saluran box culvert yang dibangun memiliki penutup.

Wali Kota Eri mengatakan bahwa di tahun 2024 ini pengerjaan akan kembali dimulai hingga 500 meter ke depan. Berikutnya, di tahun 2025 pengerjaan akan dilanjutkan hingga Jembatan Raci Benowo. Dan di tahun 2026 jalan akses akan terkoneksi sampai ke Kabupaten Gresik.

BACA JUGA:  Didesain Mirip di Singapura dan Thailand, Kalimas Tawarkan Wisata Romantis

“Tahun 2023 pekerjaan ini berhenti sampai dengan PBI, tapi tahun 2024 ada pekerjaan 500 meter. Nanti di tahun 2025 itu pekerjaan ini akan sampai dengan saluran Kali Raci Benowo. Di 2026 maka jalan ini akan sampai dengan Kabupaten Gresik. Jadi mulai 2026, InsyaAllah mulai dari Banyu Urip sampai Gresik akan terpenuhi (selesai jalan ini),” kata Wali Kota Eri.

Ia menjelaskan, adanya banjir di kawasan PBI dikarenakan air hujan yang masuk ke saluran tidak bisa langsung mengalir karena terhalang oleh Gapura PBI dan patung. Oleh sebab itu, Pemkot Surabaya berencana membongkar gapura dan patung tersebut agar air tidak menggenang di kawasan tersebut. Adanya genangan itu disebabkan oleh saluran yang tidak terkoneksi.

“Air tidak bisa mengalir karena ada gapura PBI dan patung juga, jadi saya bongkar. Saluran tidak bisa menampung dan jalannya mendelong (cekung). Jadi di tahun 2024 ini saya akan berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur sehingga warga di sini tidak terdampak banjir dan tidak kena macet lagi,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pengerjaan Saluran Air Mulai Dipasang Penutup

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi menyampaikan, kedatangan Wali Kota Eri di PBI merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya. Dimana Wali Kota Eri ingin mengetahui progres pemasangan box culvert di kawasan PBI.

“Beliau memberikan arahan dibuatkan box culvert di pintu masuk PBI dan kemudian jalannya ditinggikan. Selain itu, beliau heran kenapa macet? Karena di Jalan Babat Jerawat ada pengerjaan box culvert yang baru sampai di depan PBI. Depan PBI masih dua arah jalannya, kemudian ada pintu masuk PBI, jadi macetnya di situ,” kata Syamsul.

Oleh sebab itu, di tahun 2024 pengerjaan box culvert di Jalan Babat Jerawat akan kembali digarap hingga 500 meter. Dengan demikian, dapat berfungsi menjadi jalan akses untuk mengurai kemacetan. “Diharapkan 500 meter itu, dapat berfungsi sehingga jalannya bisa menjadi jalan dua jalur. Jadi pengendara tidak crossing di pintu masuk PBI lagi agar tidak macet,” ujar dia.

BACA JUGA:  Antisipasi Musim Hujan, Keruk Endapan Lumpur di Box Culvert

Syamsul menjelaskan bahwa pembangunan box culvert di Jalan Babat Jerawat itu merupakan konversi dari irigasi ke drainase, saluran itu ditargetkan pada tahun 2025 akan selesai.

“Tahun ini 500 meter, tahun depan (2025) sisanya kurang lebih 1.500 meter sampai ke Jembatan Raci, InsyaAllah fungsi jalannya sudah bisa dilalui dengan baik, kemudian salurannya kita lakukan normalisasi sampai ke pompa Sumberrjo,” jelasnya.

Sesuai dengan arahan Wali Kota Eri, pembangunan box culvert di Jalan Babat Jerawat akan mulai dilanjutkan. Dengan demikian, diharapkan pada tahun 2026, jalan akses tersebut akan terkoneksi dengan Kabupaten Gresik.

“Tahun 2025 kita tuntaskan di sisi utara menuju Kabupaten Gresik kemudian di tahun 2026 kita lanjutkan ke barat, bagian jalan saja karena salurannya sudah belok ke utara. Tahun 2026 InsyaAllah nyambung Surabaya-Gresik langsung jalannya menjadi dua arah. Kemudian tahun 2027 InsyaAllah Wiyung kita selesaikan,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Antisipasi BanjirBox CulvertSaluran Kali
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In