• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Cangkang Kerang Hijau Bisa Diolah Jadi Kerupuk, Begini Cara Bikinnya

by Redaksi
Rabu, 2 Desember 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Persoalan lingkungan hidup di antaranya adalah pengelolaan limbah. Banyak upaya dilakukan agar limbah bisa digunakan sebagai hal bermanfaat, bahkan menguntungkan.

Salah satunya yang dilakukan tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka adalah Latifatul Fajriah dan Intan Mei Setyaningrum dari Departemen Teknik Fisika, serta Fadhilah Rosyidatul ‘Arifah dari Departemen Teknik Material dan Metalurgi

Ketiganya mencetuskan gagasan pembuatan kerupuk yang berasal dari cangkang kerang hijau. Kerupuk itu kemudian dinamakan Kecarang.

Latifatul Fajriah mengatakan dipilihnya membuat kerupuk karena makanan ini  salah satu yang cukup digemari masyarakat Indonesia. Hal itu yang membuat Kecarang memiliki potensi bisnis yang menjanjikan untuk kedepannya

BACA JUGA:  "WargaKu” Milik Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Lagi, Kini dari Kemenpan-RB

“Apalagi ada kandungan kalsium pada cangkang kerang hijau,” katanya.

Ia menjelaskan banyak warga yang telah membudidayakan kerang hijau. Di antaranya di daerah Tuban.

Karena itu ia lantas tertarik mengolahnya menjadi kerupuk. Sebab cangkang kerang hijau kurang dimanfaatkan. “Dengan diolah menjadi kerupuk  Kecarang dapat menjadi solusi akan permasalahan limbah tersebut dan dapat memberikan nilai tambah,” terangnya.

Dijelaskan Latifatul Fajriah, Kecarang memiliki potensi bisnis yang menjanjikan. Selain harganya yang terjangkau, Kecarang juga akan tersedia pada beberapa varian rasa.

BACA JUGA:  Bupati Bojonegoro Ajak Perangkat Desa Ikuti Program Beasiswa RPL Jenjang S2

“Seperti rasa BBQ, keju, pedas,” ungkap mahasiswa yang biasa disapa Latif ini.

Menurutnya, satu kemasan produk Kecarang yang berisi 120 gram dapat dijual seharga Rp 10.000. “Sedangkan biaya produksi tiap kemasannya hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 4.300,“ ujar gadis asal Tulungagung ini.

Tahapan proses pembuatannya diawali dengan perebusan dan pencucian cangkang kerang hijau. Setelah dikeringkan, cangkang kerang hijau dihaluskan sampai menjadi tepung. Langkah berikutnya, tepung tersebut dibuat adonan dengan menambahkan air, tepung tapioka, gula, dan garam pada komposisi tertentu.

Setelah sudah merata, adonan dikukus dalam waktu tertentu yang kemudian didinginkan ke dalam kulkas. Tahap berikutnya, adonan diiris terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam oven. Baru setelah kering, Kecarang dapat digoreng dan ditambahkan berbagai rasa.

BACA JUGA:  PDAM Surabaya Bedah Rumah Tidak Layak Huni dan Bangun Jamban Sehat

Dari gagasan tersebut, Latif bersama dengan timnya telah berhasil mendapatkan juara ketiga dalam ajang Business Competition GEMNAS Batch 3 Universitas Negeri Padang tahun 2020 yang diikuti oleh 80 tim mahasiswa seluruh Indonesia, akhir Oktober lalu.

Latif berharap jika semoga gagasan ini nantinya dapat segera direalisasikan. Selain itu, diharapkan juga dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berkarya di dunia bisnis. (ST01)

Tags: CangkangITSKerang HijauKerupuk
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In