SURABAYATODAY.ID JAKARTA – Manulife Indonesia meluncurkan produk baru untuk solusi asuransi berbasis syariah. Produk tersebut adalah Manulife Perlindungan Diri Syariah (MPDS).
Produk ini dirancang untuk mempersiapkan generasi muda, dimulai dari usia 18 tahun. Mereka dikenalkan produk ini untuk menghadapi berbagai tahapan kehidupan dewasa.
MPDS mencakup perlindungan individu dengan kontribusi terjangkau mulai dari Rp 250 ribu per bulan, dan menawarkan pilihan jangka waktu pembayaran yang dapat disesuaikan, yaitu 5 dan 12 tahun.
Wakil Presiden Direktur dan GM Agency Manulife Indonesia Novita Rumngangun mengatakan Manulife Indonesia berkomitmen untuk mendorong inovasi yang bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah. “Kami menyadari bahwa generasi muda membutuhkan perlindungan yang tepat untuk mengamankan masa depan mereka,” ungkapnya.
Karena itu, Manulife membantu mereka membuat keputusan lebih mudah dan kehidupan lebih baik dengan asuransi berbasis syariah. “Serta menjaga kesejahteraan mereka selama momen signifikan seperti pernikahan, pembelian rumah pertama, memastikan pendidikan anak, dan wakaf.” lanjut Novita Rumngangun,
Ia menjelaskan MPDS juga dilengkapi dengan uang pertanggungan diperkirakan hingga 675 kali jumlah kontribusi bulanan, sebagai pertanggungan jika terjadi risiko kehidupan pada nasabah dalam waktu periode perlindungan. MPDS sendiri diluncurkan di tengah tantangan rendahnya penetrasi syariah di Indonesia.
Menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) pada Desember 2022, solusi syariah berkontribusi sebesar 16,38% dari total kontribusi pasar. Namun, dari segi penetrasi pasar, asuransi syariah hanya berperan sebesar 0,13% dari total pasar asuransi di Indonesia.
Sedangkan Direktur & Chief of Sharia Officer Manulife Indonesia Karjadi Pranoto, menambahkan peluncuran produk ini memiliki kepuasan tersendiri. Dikatakan, pihaknya senang dapat meluncurkan produk yang mencakup manfaat kematian dan manfaat hidup berdasarkan prinsip syariah.
“Dengan semua manfaat yang diberikan oleh MPDS dalam memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dari generasi muda, kami yakin bahwa mereka akan merasa lebih percaya diri mengenai masa depan mereka dan memiliki ketenangan pikiran dalam menghadapi tahapan hidup selanjutnya.” paparnya.
Ia lantas menjabarkan bahwa pada tahun 2023, AASI menargetkan pertumbuhan kontribusi asuransi syariah dari sekitar 9 persen menjadi 11 persen. Melalui peluncuran ini, MPDS menunjukkan komitmen kuat Manulife Indonesia untuk meningkatkan fokus pada pertumbuhan bisnis syariah dan memberikan kontribusi lebih lanjut pada industri asuransi syariah di Indonesia. (ST04)





