SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya merencanakan pengunaan aksara Jawa. Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony mendorong penggunaan tulisan aksara Jawa secara luas, di antaranya kawasan tempat usaha.
“Selama ini kan intruksi wali kota baru di sekitar Balai Kota dan kantor kelurahan, ditambah kantor OPD, untuk memperingati Hari Aksara,” ujarnya, Jumat (27/10).
Menurut AH Thoni, tulisan, aksara Jawa, akan menjadi ramai, ketika toko-toko di mall, bahkan pasar tradisional, kemudian deretan tempat usaha dipinggir jalan, juga memakai tulisan aksara Jawa.
Legislator Partai Gerindra tersebut menambahkan, perluasan terhadap pengenalan tulisan aksara Jawa ini bisa menjadi objek untuk menambah pendapatan melalui program padat karya.
“Padat karya yang sedang ditumbuhkan oleh pemkot, bisa memproduksi aksara Jawa ini,” terangnya.
Kemudian, menurut AH Thoni, orang tua yang selama ini mendapatkan bantuan permakanan dari Pemkot Surabaya bisa diberdayakan untuk mengajar aksara Jawa di lingkungannya.
“Yang banyak tahu ini kan para orang tua. Jadi mereka ini bisa berdaya dan berkarya,” jelasnya. (ST10)





