• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

ITS Hadirkan Ohau, Air Purifier Alami Berbasis Mikroalga

by Redaksi
Jumat, 20 Oktober 2023
Ilustrasi air purifier berbasis mikroalga bernama Ohau, karya sivitas akademika ITS, yang ditempatkan di dalam ruangan.

Ilustrasi air purifier berbasis mikroalga bernama Ohau, karya sivitas akademika ITS, yang ditempatkan di dalam ruangan.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dosen dan mahasiswa dari Departemen Desain Produk Industri (Despro) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menciptakan air purifier alami yang memanfaatkan mikroalga sebagai penyaring utama bernama Ohau. Hasil produk ini berhasil diciptakan atas dukungan langsung dari ITS dan mitra perusahaan yakni Panasonic.

Kepala Departemen Despro ITS Bambang Tristiyono menyatakan, produk ini dilahirkan sebagai upaya ITS untuk mengurangi potensi pencemaran udara di dalam ruangan. Dilansir dari World Health Organization (WHO), setiap tahunnya sekitar 3,2 juta orang mengalami kematian prematur yang disebabkan oleh penyakit yang terkait dengan pencemaran udara di dalam ruangan.

BACA JUGA:  Harga Cabai Naik, Ini Langkah Pemkot Surabaya

“Hal tersebut dapat terjadi karena zaman ini produktivitas di dalam ruangan lebih besar daripada di luar ruangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bambang memaparkan bahwa solusi dari permasalahan tersebut tentunya menghadirkan air purifier dalam ruangan. Namun, ia menambahkan bahwa mikroalga merupakan salah satu aspek yang dapat mendorong performa penyaringan udara pada air purifier di pasar.

“Dalam sebuah penelitian, mikroalga dapat menyerap 10 hingga 15 kali lipat karbon dioksida (CO2) dibandingkan tanaman darat,” paparnya.

Lebih jelasnya, air purifier karya Despro ITS ini terdiri dari dua modul utama, yakni modul penjernih udara dan mikroalga. Modul penjernih udara terbuat dari plastik Akrilonitril Butadiena Stiren (ABS), sedangkan untuk modul mikroalga terbuat dari tabung akrilik bening. Ohau tersebut ke depannya dapat dioperasikan melalui aplikasi yang saat ini sedang dikembangkan oleh ITS.

BACA JUGA:  ITS dan Dinas Pendidikan Jatim Teken Kerja Sama

“Aplikasi ini nanti diperkirakan dapat mengendalikan suhu, intensitas penyaringan, hingga memeriksa keadaan alat,” terang Bambang.

Berkolaborasi dengan Departemen Biologi dan Teknik Elektro ITS juga, produk ini ditujukan untuk pengguna yang tinggal di daerah berpolusi dengan iklim panas. Selain itu, lingkungan ruangan yang memiliki sirkulasi udara buruk dan pengguna pendingin ruangan disarankan oleh Bambang untuk memiliki produk tersebut.

Karya yang telah digagas oleh Despro ITS ini mencapai penghargaan luar biasa, yakni juara terbaik kategori Design Solution with Advanced Technology dalam ajang Indonesia Industrial Design Student Award (IIDSA) ke-4, belum lama ini. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Aliansi Desain Produk Industri Indonesia (ADPII).

BACA JUGA:  ITS Beraudiensi dengan RSUD Mojokerto Siapkan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan

Bambang berharap produk yang bermanfaat ini dapat dikembangkan lebih jauh lagi dari segi fungsi dan estetikanya. Ia juga berharap untuk bisa mendapatkan dukungan yang kuat dari segenap sivitas akademika ITS dan mitra perusahaan lainnya, khususnya Panasonic.

“Semoga karya seperti ini bisa dikembangkan lebih baik dan dapat diproduksi secara massal,” harapnya. (ST02)

Tags: Air PurifierITSMikroalgaOhau
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In