• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Surabaya Segera Jalin Sister City dengan Prancis

by Redaksi
Senin, 16 Oktober 2023
Sekretaris Daerah Surabaya Ikhsan bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN Fabien Penone di lobby lantai 2, gedung Balai Kota.

Sekretaris Daerah Surabaya Ikhsan bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN Fabien Penone di lobby lantai 2, gedung Balai Kota.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Ikhsan menyambut kedatangan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN Fabien Penone di lobby lantai 2, gedung Balai Kota, Senin (16/10/2023). Pertemuan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemerintah Prancis ini adalah kali kedua yang digelar pada Juli 2023.

Dubes Prancis Fabien Penone ingin menindaklanjuti rencana kerjasama di bidang pendidikan yang disebutkan pada pertemuan sebelumnya oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Selain di bidang pendidikan, juga akan ada hubungan kerja sama lainnya dari Pemerintah Prancis dengan pemerintah Indonesia.

Sekda Kota Surabaya Ikhsan mengatakan, sebelumnya Wali Kota Eri Cahyadi menyebutkan bahwa dirinya ingin Kota Surabaya menjalin hubungan sister city dengan kota-kota yang ada di Prancis. “Pak Wali Kota (Eri Cahaydi) menyampaikan, bahwa ingin sekali ada sister city antara kota yang ada di Prancis. Diharapkan, ini akan bisa segera terwujud,” kata Ikhsan.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Target Investasi Tahun 2025 Rp 42 Triliun

Dalam pertemuan kali ini, selain ingin menjalin hubungan erat dengan Kota Surabaya, Dubes Prancis Fabien Penone juga ingin bertemu dengan mahasiswa dan mahasiswi asal Prancis yang menjalani studi di Universitas Airlangga (UNAIR) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Ikhsan berharap, para mahasiswa asal Prancis yang sedang studi di Kota Surabaya saat ini, ke depan bisa membawa ilmu bermanfaat dan menjadi duta budaya Indonesia di lingkungannya. Sebelumnya, para mahasiswa asal Prancis itu juga sempat diajak berkunjung ke perkampungan, tempat wisata, makanan khas, hingga belajar tentang budaya di Kota Pahlawan.

“Semoga ini (para mahasiswa/mahasiswi) bisa menjadi duta untuk Surabaya di negara Prancis. Kami berharap, nanti ketika datang lagi ke Surabaya, lebih banyak lagi mengajak keluarga dan temannya untuk belajar di Kota Surabaya,” ujar Ikhsan.

BACA JUGA:  Kejar Target Herd Immunity, Vaksinasi Massal di Surabaya Terus Digeber

Ia menambahkan, tak hanya pertukaran mahasiswa dan mahasiswi, akan tetapi ke depannya Prancis dan Kota Surabaya bisa menjalin pertukaran dosen. “Sehingga kemudian akan lebih banyak lagi pertukaran mahasiswa dan dosen, dengan begitu ilmunya yang akan sama antara Surabaya dengan Prancis,” imbuhnya.

Sedangkan Fabien Panone mengatakan, sangat senang bisa kembali ke Kota Surabaya. Pertemuan kali ini untuk menindaklanjuti kerjasama di bidang pendidikan, khususnya di sektor universitas, saintifik, dan pertukaran mahasiswa.

Menurut Fabien, hubungan bilateral Indonesia dan Prancis saat ini kian erat. Karena, pada saat ini Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi prioritas bagi Prancis untuk menjalin hubungan kerjasama. Setidaknya ada empat alasan, yang pertama adalah berkenaan dengan ekonomi, kreatifitas dinamis, dan kekuatan demokrasi.

“Alasan yang kedua adalah, pentingnya dari segi wilayah khususnya di ASEAN dan pentingnya peranan Indonesia di dalam ASEAN. Alasan ketiga adalah konteks tekanan geopolitik lokal, dan keempat yakni permasalahan global yang dapat dipecahkan bersama antara Indonesia dan Prancis,” papar Fabien.

BACA JUGA:  Surabaya Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Edukasi Warga dan Kolaborasi Lintas OPD

Fabien menambahkan, pada 8 November 2023 mendatang juga akan ada penyelenggaraan pameran pendidikan tinggi Eropa di Kota Surabaya. Dia berharap, pada momen tersebut bisa menjadi awal mula pertukaran mahasiswa Indonesia, khususnya Kota Surabaya di universitas-universitas Eropa.

“Institut Francais Indonesia (IFI) khususnya di seluruh jaringan kami di Indonesia, khususnya di Surabaya, juga membantu dalam hal informasi yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh mahasiswa Indonesia yang berada di sini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam kesempatan ini Fabien tak sendiri, dia didampingi Konsulat Kehormatan Prancis Kota Surabaya Hans Jayanata, Direktur Institut Francais Indonesia (IFI) Surabaya Sandra Vivier, serta puluhan mahasiswa asal Prancis lainnya. (ST01)

Tags: Kedubes PrancisPemkot SurabayaPendidikanSister City
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In