• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Kelurahan Gayungan Surabaya Terbaik di Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Se-Jatim

by Redaksi
Senin, 17 Juli 2023
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa atas raihan Kelurahan Gayungan sebagai kelurahan terbaik I dalam Puncak Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XX dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-51 tahun 2023 di Pendopo Ronggo Jumeno Caruban, Kabupaten Madiun.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa atas raihan Kelurahan Gayungan sebagai kelurahan terbaik I dalam Puncak Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XX dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-51 tahun 2023 di Pendopo Ronggo Jumeno Caruban, Kabupaten Madiun.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan Kategori Kelurahan Terbaik I dalam Puncak Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XX dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke 51 Tahun 2023 di Pendopo Ronggo Jumeno Caruban, Kabupaten Madiun, Minggu (16/7) malam.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wali Kota Eri atas sinergi kuat dan gotong royong yang telah ditunjukkan hingga di tingkat kelurahan. Di mana, Kelurahan Gayungan, Kecamatan Gayungan, Surabaya meraih penghargaan dengan Kategori Kelurahan Terbaik I.

Wali Kota Eri menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi pelecut semangat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memperkuat proses pembangunan bersama seluruh elemen masyarakat. Seperti dalam upaya menyelesaikan persoalan stunting, kemiskinan, dan lain sebagainya.

“Jadi setiap kota di cek kelurahan mana saja yang menjadi pilot projek, dipertemukan di seluruh Jawa Timur. Alhamdulillah mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur dan Surabaya mendapatkan nomor satu gotong royong untuk tingkat kota di Jawa Timur dan terbaik,” katanya, Senin (17/7).

Ke depan, Eri mengaku untuk memasifkan gotong-royong bersama seluruh elemen masyarakat, Pemkot Surabaya berencana membentuk Kampung Pancasila. Sebab, ia menyampaikan bahwa Kampung Madani, selanjutnya akan menjadi Kampung Pancasila.

BACA JUGA:  Vaksinasi di Stadion Tambaksari Diserbu Pekerja Luar Kota, Reaksi Wali Kota: Jangan Kayak Gitu

“Itu adalah bentuk dari gotong royong, jadi dalam satu kampung tidak ada kemiskinan, stunting, gizi buruk dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Gayungan, Pramudita Yustiani mengatakan dalam penilaian Puncak Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XX, terdapat empat aspek. Di antaranya, adalah aspek kemasyarakat, aspek ekonomi, aspek sosial budaya, dan agama, serta aspek lingkungan.

“Untuk aspek kemasyarakatan, gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan semakin diperkuat. Hansip di lingkungan perkampungan dan perumahan mendapat pelatihan cara membela diri oleh Babinsa dan Kamtibmas. Bahkan, pembangunan Pos Kamling juga dilakukan swadaya oleh warga,” kata Pramudita Yustiani.

Dari aspek kemasyarakatan, Pramudita Yustiani mengaku bahwa pihaknya juga memiliki Omah Rembuk dan Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga)  yang ada Balai RW. Selanjutnya, pada aspek ekonomi, Kelurahan Gayungan bersama PKK Surabaya terus menonjolkan produk-produk dari pelaku UMKM di wilayahnya.

“Prinsipnya UMKM yang sudah maju di kelurahan, ikut membantu mendampingi pelaku UMKM yang masih merintis. Seperti untuk makanan dan minuman (mamin), serta untuk fashion. Untuk fashion, di lingkungan kami ada desainer yang karya-karya telah digunakan hingga internasional,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Luncurkan SASETBOYO, Aplikasi Digital untuk Buka Akses Investor ke Aset Daerah

Pada aspek ekonomi ini, Kelurahan Gayungan bersama PKK Surabaya juga menjalin kerjasama dengan Yayasan Siswa Budi dalam mengembangkan batik dengan siswa disabilitas. “Ada beberapa warga Gayungan yang berkebutuhan khusus, PKK kemudian berkolaborasi dengan yayasan tersebut untuk pengembangan potensi minat dan bakat. Siswa SMA itu mengajari kami juga dan para KSH (Kader Surabaya Hebat),” ungkapnya.

Selanjutnya, pada aspek sosial budaya dan agama, Kelurahan Gayungan turut menggandeng stakeholder di wilayahnya. Ia memaparkan, bahwa keluarga miskin (gamis) mengambil dan mengolah sampah dari hotel, restoran, maupun rumah makan yang berada di lingkungan Kelurahan Gayungan. Seperti sampah rumah basah yang dimanfaatkan menjadi maggot dan eco enzym.

“Ada pula hotel yang membantu memberikan bantuan dana pendidikan bagi yang kurang mampu. Kemudian ada sekolah swasta yang juga memberikan bantuan dana pendidikan. Ada rumah ibadah yang juga memberikan beras kepada lansia yang tidak bisa bekerja,” jelasnya.

Sedangkan dalam upaya penurunan kasus stunting di wilayah Kelurahan Gayungan, para stakeholder ikut membantu dalam upaya tersebut. Mereka memberikan susu kepada balita stunting. “Lalu untuk bidang budaya, kita memiliki kelompok seni Surya Sumirat yang melatih karang taruna dan masyarakat di pendopo kelurahan. Yakni belajar MC berbahasa Jawa,  Ludruk, dan kesenian Jawa lainnya,” terangnya.

BACA JUGA:  Harsiarnas ke-90, Khofifah Ajak Insan Penyiaran Berikan Informasi Berkualitas untuk Jaga Kondusifitas di Tahun Politik

Untuk aspek lingkungan, Pramudita Yustiani menyampaikan, para penduduk yang tinggal di wilayah perumahan melakukan aksi “Bersih Hati, Bersih Lemari”. Dimana, sebelum adanya program “Garage Sale” yang dibesut oleh Pemkot Surabaya dan PKK Surabaya, warga telah mengumpulkan barang bekas layak pakai untuk diberikan kepada keluarga miskin di lingkungan Kelurahan Gayungan.

“Ini masih berlangsung dan diberikan secara bergantian di setiap RW di Kelurahan Gayungan. Kita benar-benar memberikan tas, baju, mainan, atau boneka secara gratis,” katanya.

Lebih lanjut, Kelurahan Gayungan juga memiliki 3 kelompok tani. Lahan kosong di wilayah tersebut, yang mendapatkan izin dari pemiliknya dimanfaatkan oleh warga untuk dilakukan proses pertanian maupun perkebunan. Selain itu, pihaknya juga memiliki alat pembakar sampah tanpa asap.

“Ke depannya, dalam menjaga gotong royong di Kelurahan Gayungan kami mengedepankan revolusi mental. Karenanya, kami terus memberikan pendampingan agar warga tidak mudah terhasut dengan informasi hoax. Ketika warga hendak melaporkan sesuatu hal selalu melampirkan bukti. Warga diharapkan mau untuk belajar, tidak mudah terbawa emosi, dan saling menghargai,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Bulan Bakti Gotong RoyongKelurahan GayunganPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In