SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar BKN Award. Pada momen ini, Jawa Timur panen penghargaan yakni menerima sebanyak 34 penghargaan yang diberikan untuk 16 pemerintah kabupaten/ kota dan lima penghargaan untuk Pemprov Jatim.
Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyampaikan apresiasinya kepada Provinsi Jatim yang berhasil meningkatkan perolehan penghargaan dari 32 pada tahun 2022 menjadi 39 pada tahun 2023. Tidak hanya meningkat, jumlah ini juga yang terbanyak dari provinsi lain se-Indonesia.
Ia berpesan agar Jatim tidak cepat puas dan prestasi ini terus dilakukan peningkatan. Karena itu, pihaknya menyebutkan pentingnya kesadaran atas apa yang dibutuhkan dari SDM dan tenaga kerja.
Ia mencontohkan, kerap kali instansi membutuhkan big data, tetapi hampir tidak pernah membahas kebutuhan atas data analyst. “Kita sering dengar soal instansi yang membutuhkan big data, tetapi tidak diiringi dengan SDM data analyst yang memadai. Karenanya kita harus memperbaiki dan melakukan adjustment bagi talent dan berbagai usulan yang diberikan,” ujarnya.
“Adjustment ini perlu dilakukan karena kota bisa mudah mengetahui seseorang punya latar pendidikan apa, tetapi belum tau kita tahu kompetensi dan karakternya,” tambahnya.
Di kesempatan itu, Kepala BKD Jatim Indah Wahyuni menyebutkan, penghargaan yang diterima Jatim merupakan bukti bahwa SDM unggul menjadi kunci bagi kemajuan pemerintahan Jatim.
“Sekarang yang menjadi kunci adalah talenta. Maka tugas kita adalah menyiapkan perubahan bagi tata kelola bagi sumber daya manusia. SDM unggul adalah kunci bagi tata kelola dan kemajuan pemerintahan,” tegasnya. (ST02)





