• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Komisi D DPRD Surabaya Matangkan Revisi Perda Perlindungan Anak

by Redaksi
Senin, 9 Januari 2023
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – DPRD Surabaya bakal melakukan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak. Perda ini sebelumnya sudah disahkan tahun 2011 silam dan akan disesuaikan dengan kondisi yang sekarang.

Bahkan DPRD Surabaya sudah membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang membahas revisi perda ini. Pansus tersebut dihandle Komisi D.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah mengatakan Pansus diketuai Tjujuk Supariono,  Wakil ketua Ajeng Wirawati dan sekertaris adalah Dyah Katarina. Menurutnya, revisi perda ini adalah sebagai upaya berkelanjutan terhadap perlindungan perempuan dan anak di Kota Pahlawan.

BACA JUGA:  Komisi D Terima Pengaduan Masyarakat Bendungan Karangnongko

“Produk hukum ini dibuat untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak yang di Surabaya yang disesuaikan dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Dikatakan, dengan payung hukum yang sebelumnya disahkan tahun 2011, dalam kurun 11 tahun tentunya perlu penyesuaian. “Perlu ada perubahan-perubahan yang harus disesuaikan antara isi perda dengan kondisi sekarang,” lanjut Khusnul.

Politisi perempuan ini.menambahkan perubahan perda ini juga sangat mendesak. Alasannya, angka kasus kekerasan perempuan dan anak di Surabaya ada tren kenaikan.

BACA JUGA:  Gelar Silaturahmi Bersama Awak Media, Dandim Bojonegoro Tegaskan TNI Netral pada Pemilu 2024

Pada 2020 lalu, terjadi 116 kasus. Kemudian pada 2021 ada 138 kasus, dan tahun ini hingga 18 Desember mencapai 178.

Ia menjelaskan kasus kekerasan perempuan dan anak seperti fenomena gunung es. “Sebenarnya kasusnya cukup banyak, tapi tidak terungkap di permukaan,” ujarnya.

Ditegaskan, dengan adanya revisi, yang menjadi titik berat adalah bukan pada jumlah kasusnya. Tapi pada penanganannya. Semakin banyak yang terungkap, berarti kesadaran masyarakat untuk berani mengungkap masalah ini semakin baik.

“Sebab masih ada stigma salah di masyarakat, kalau kasus kekerasan di keluarga itu aib. Seharusnya tidak demikian,” papar dia.

BACA JUGA:  Polda Jatim Lakukan Pembatasan dan Pengetatan Lalu Lintas Ternak, Pasar Hewan dan RPH

Khusnul berharap ada kesadaran masyarakat yang semakin tinggi. Yakni memunculkan keberanian masyarakat untuk melapor jika ada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Nah, sebagai perlindungan atas keberanian itu, perlu dibackup dengan payung hukum. “Karena itu, dibutuhkan perda perlindungan perempuan dan anak yang kuat pula,” urainya.

Khusnul pun menginginkan pansus segera menggarap dan menyelesaikan revisi perda ini. Targetnya agar perda segera disahkan. (ADV-ST01)

Tags: DPRD SurabayaKomisi DPanitia KhususPerda Perlindungan Perempuan dan Anak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono

Komisi B DPRD Surabaya Dukung Satpol PP Tindak Tegas RHU Bandel Jual Mihol Saat Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In