• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Syuting Film ‘Soera Ing Baja’ Wali Kota Surabaya Perankan Soekarno

by Redaksi
Senin, 31 Oktober 2022
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi syuting film dokumenter ‘Soera Ing Baja’ di di Jalan Kalisosok Kidul, Surabaya. Ia memerankan Soekarno.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi syuting film dokumenter ‘Soera Ing Baja’ di di Jalan Kalisosok Kidul, Surabaya. Ia memerankan Soekarno.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali memerankan sosok Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno. Kali ini di film terbaru berjudul ‘Soera Ing Baja’.

Film dokumenter yang diproduksi TVRI Jawa Timur ini rencananya ditayangkan pada 10 November 2022.

Dalam film tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi memerankan adegan di saat Presiden Soekarno datang ke Kota Surabaya, Jawa Timur. Kala itu, kedatangan sang proklamator ini untuk mendinginkan Arek-Arek Suroboyo.

Scene yang diperankan Eri Cahyadi tersebut, digarap di Jalan Kalisosok Kidul, Surabaya, Minggu (30/10). “Film ini terkait dengan perjuangan 10 November 1945,” kata Eri Cahyadi, Senin (31/10).

Ia memaparkan film yang diperankannya tersebut. Kala itu tentara sekutu Inggris datang ke Kota Pahlawan untuk mengambil senjata Arek-Arek Surabaya yang direbut dari tentara Jepang. Namun, Arek-Arek Suroboyo enggan menyerahkan dan justru melawan tentara sekutu.

BACA JUGA:  Warga Bojonegoro Nobar Timnas di Pendopo Malowopati

“Karena itu tentara sekutu meminta Presiden Soekarno untuk datang ke Surabaya dan menyampaikan kepada Arek-Arek Suroboyo agar menyerahkan senjata kepada sekutu yang direbut dari Jepang,” kata Eri.

Ia menceritakan, bahwa saat itu tidak ada sosok pemimpin yang mau didengarkan Arek-Arek Suroboyo. Baik itu pemimpin di Kota Surabaya maupun Jawa Timur. Hingga akhirnya sekutu meminta bantuan Presiden Soekarno agar menenangkan Arek-Arek Suroboyo.

“Sekutu meminta kepada memimpin Surabaya dan Provinsi Jawa Timur saat itu tidak mempan, dan rakyat Surabaya terus bertempur. Sehingga kemudian sekutu meminta bantuan kepada Soekarno,” terangnya.

BACA JUGA:  Pelajar SMP Dipukul Oknum Linmas Berakhir Damai

Alhasil, kedatangan Presiden Soekarno ke Kota Pahlawan pun akhirnya berhasil meredam gencatan senjata. Arek-Arek Suroboyo mau mendengarkan Putra Sang Fajar untuk menghentikan perlawanan terhadap tentara sekutu.

“Setelah diadakan rembug di Gedung Negara Grahadi, Presiden Soekarno kembali ke Jakarta. Tapi Arek-Arek Suroboyo saat itu tetap tidak ingin menyerahkan senjatanya dan malam harinya terjadilah pertempuran lagi yang menewaskan Jenderal Mallaby di Surabaya,” terangnya.

Eri berpendapat, bahwa kedatangan Presiden Soekarno ke Kota Surabaya ini sebagai bentuk pengakuan politik. Dengan hadirnya Sang Proklamator di Kota Pahlawan, maka tentara sekutu mengakui bahwa Soekarno adalah Presiden Indonesia yang diturut oleh rakyat Surabaya.

BACA JUGA:  Ribuan Prajurit dan PNS Brigif 2 Marinir Jalani Rapid Test

“Di situlah Pak Soekarno datang memberikan ketenangan kepada Arek-Arek Suroboyo, dengan dilihat secara dunia bahwa sekutu meminta bantuan kepada Soekarno sebagai Presiden RI. Itulah bentuk political will atau pengakuan politiknya di sana,” jelas dia.

Mantan Kepala Badan Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini juga mengaku sempat grogi saat memerankan sosok Presiden Soekarno dalam Film berjudul Soera Ing Baja tersebut.

“Agak grogi sedikit, lha yang diperankan Pak Soekarno (Presiden Pertama RI). Tapi sudah pernah memerankan Koesno, jadi agak tenang sedikit,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Film DokumenterSoekarnoSoera Ing BajaSyuting FilmWali Kota Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In