• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Semarak Bojonegoro Night Carnival, Representasikan Budaya Majapahit hingga Era Penjajahan Jepang

by Redaksi
Kamis, 20 Oktober 2022
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama para Forkopimda dengan busana kerajaan dalam Bojonegoro Night Carnival (BNC). Bupati Anna memerankan Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama para Forkopimda dengan busana kerajaan dalam Bojonegoro Night Carnival (BNC). Bupati Anna memerankan Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Puncak perayaan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-345, Kamis (20/10) malam berlangsung meriah. Melalui Bojonegoro Night Carnival (BNC), Pemkab menunjukkan eksistensi Bojonegoro sejak era Kerajaan Majapahit.

Teatrikal penobatan Ratu Tribhuwana Tunggadewi ditampilkan di BNC ini. Para penggawa Majapahit diperankan dari Bupati Anna Mu’awanah, jajaran Forkopimda, pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan kepala desa.

Kegiatan karnaval bertema sejarah Majapahit ini sebagai upaya melestarikan serta mengembangkan sejarah dan seni budaya tradisional Bojonegoro. Selain itu juga agar dikenang dan dikenal masyarakat.

Dengan mengambil tema “Suryaning Bojonegoro”, BNC merupakan penggambaran dan eksistensi Bojonegoro pada masa Kerajaan mulai era Ratu Tribuwana Tunggadewi sampai dengan bupati Bojonegoro pada masa penjajahan Jepang.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam balutan kostum Ratu Tribhuwana Tunggadewi menuturkan, raja dan rakyat itu bagaikan singa dan hutan di kerajaan. Kalau singa selalu diganggu, maka tidak lagi segan untuk menjaga hutan.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Gelar Program DASH di 1.213 Sekolah untuk Cegah Kenakalan Remaja hingga Bullying

Hutan pun demikian, jika selalu ditebangi maka tidak mampu menahan air hujan. Sehingga, bencana longsor dan banjir akan melanda.

“Wahai rakyatku yang aku sayangi. Raja dan rakyat harus nyawiji (selaras) dalam ketulusan budi dan kehalusan hati karena persatuanlah yang diperkokohkan. Selama matahari terbit dari Timur dan terbenam ke arah Barat. Bojonegoro tetap menjadi bumi nusantara,” ujarnya saat sabda pandhita ratu.

Bupati Bojonegoro memerankan Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani (Raja Majapahit ke-III). Sementara Kapolres memerankan Dyah Hayam Wuruk Sri Rajasanagara (Raja Majapahit ke-IV). Dandim 0813 memerankan Wikramawardhana (Raja Majapahit ke-V).

Sedangkan Kepala Kejaksaan Negeri memerankan Wijaya Parakramawardhana Dyah Kertawijaya (Raja Majapahit ke-VII), Ketua Pengadilan Negeri memerankan Rajasawardhana Dyah Wijayakumara (Raja Majapahit ke-VIII), Kepala Bakorwil memerankan Girisawardhana Dyah Suryawikrama (Raja Majapahit ke-IX) dan Ketua DPRD memerankan Sri Wijayarajasa (Anggota Sapta Prabhu/Dewan Petimbangan Kerajaan). Selain itu Ketua Pengadilan Agama memerankan Singawikramawardhana (Raja Majapahit ke-X).

BACA JUGA:  DPRD Bojonegoro Gelar Rapat Paripurna Penetapan Properda

Para peserta karnaval bukan hanya memerankan para raja Majapahit, melainkan dari OPD serta para stakeholder juga memerankan peranan dari Kerajaan Demak, Kerajaan Pajang, Kerajaan Mataram Islam, Keraton Surakarta Hadiningrat, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kabupaten Jipang, Kabupaten Rajekwesi, dan Kabupaten Bojonegoro.

Kerajaan Majapahit adalah sebuah kemaharajaan yang pernah berkuasa di kawasan Jawa Timur pada 1293-1527 Masehi. Kemaharajaan Majapahit dianggap sebagai monarki terbesar dalam sejarah Indonesia. Kekuasaannya terbentang dari Jawa, Sumatera hingga Semenanjung Melayu.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Perubahan Perjalanan Kereta Api

Semarak Bojonegoro Night Carnival juga turut dimeriahkan dengan 85 rombong kuliner gratis untuk warga. Antusiasme warga sangat luar biasa memadati semua rute yang dilalui BNC.

Salah satunya Herman beserta keluarga asal Kecamatan Kota.

“Ini sengaja ngajak rombongan keluarga buat nonton. Seru bisa lihat para pemimpin Bojonegoro secara langsung. Suasana baru, sih,” ujarnya saat ditemui di titik awal keberangkatan pawai.

Sementara rute BNC mulai dari Jalan P. Mastumapel – Jalan Majapahit (Timur Pasar) – Jalan KH Mansyur – Jalan MH. Thamrin – Jalan P. Sudirman – Jalan Teuku Umar – Jalan WR Supratman – Jalan Jaksa Agung Suprapto – Jalan Trunojoyo – Jalan Imam Bonjol – Jalan P. Mastumapel (finish). (ST10)

Tags: Bojonegoro Night CarnivalHari Jadi Bojonegoro ke-345Kerajaan MajapahitPemkab BojonegoroPenjajahan Jepang
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Tak Sekadar Wisata Alam, Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In