• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Tangani TBC, Pemkot Surabaya Libatkan Seluruh Elemen

by Redaksi
Kamis, 20 Oktober 2022
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat pertemuan Monitoring dan Evaluasi Tim Percepatan Penanggulangan TBC di Graha Sawunggaling.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat pertemuan Monitoring dan Evaluasi Tim Percepatan Penanggulangan TBC di Graha Sawunggaling.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot telah membentuk tim percepatan pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Surabaya. Agar pencegahan TBC maksimal, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meminta jajarannya melakukan kroscek melalui fasilitas kesehatan yang ada di kelurahan dan kecamatan.

Hal itu disampaikannya saat pertemuan Monitoring dan Evaluasi Tim Percepatan Penanggulangan TBC di Graha Sawunggaling. Dalam pertemuan itu, Eri Cahyadi didampingi jajaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Dinas Kesehatan Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

BACA JUGA:  Duta Trantibum di Sekolah Langkah Surabaya Menuju Kota Layak Anak Dunia

Eri Cahyadi mengatakan, dalam penanganan penyakit TBC, menurutnya sama dengan pencegahan kasus Covid-19. Sebelum pasien dinyatakan suspek TBC, ia ingin jajarannya mengetahui terlebih dahulu kawasan mana saja yang paling banyak kasusnya.

“Pada intinya, penanganan TBC ini seperti Covid-19. Kalau kita sudah tahu berapa banyak kasus Covid-19 atau TBC, itu langsung kita tangani dengan obat. Kalau sudah begitu, ke depannya akan sembuh semua 100 persen,” kata Eri Cahyadi, Kamis (20/10).

Justru, lanjut dia, ketika kasus TBC semakin banyak ditemukan di Surabaya, maka akan semakin bagus. Dengan kroscek secara langsung, maka penderita TBC di Kota Pahlawan akan semakin banyak yang disembuhkan.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Mutasi Lagi! 69 Pejabat Duduki Posisi Baru

“Di sisi lain, ketika tidak ditemukan kasus TBC malah tambah bagus. Tetapi yang saya khawatirkan itu malah ke depannya bisa jadi gunung es. Setelah dinyatakan kasusnya sedikit, tiba – tiba meledak. Inilah yang kita inginkan agar turun langsung untuk kroscek,” papar dia.

Ia pun menyatakan ingin, penanganan TBC juga sama dengan kasus stunting, gizi buruk dan kemiskinan. Ketika semua struktur yang ada di kecamatan dan kelurahan itu turun, maka masalah tersebut akan cepat diselesaikan. (ST01)

BACA JUGA:  Pemprov Jatim Raih Penghargaan Predikat Sangat Baik Implementasi Sistem Merit Manajemen ASN 2024
Tags: Dinas KesehatanKementerian KesehatanPemkot SurabayaTBCTuberkulosis
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In