• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

LPAI Jatim Acungi Jempol Kecepatan Layanan Kesehatan di Surabaya

by Redaksi
Kamis, 20 Oktober 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan penyempurnaaan seluruh sektor pelayanan publik kepada masyarakat. Tak terkecuali terhadap Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di seluruh rumah sakit maupun puskesmas.

Pengurus Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Jawa Timur, Isa Anshori memberikan apresiasi terhadap pelayanan kesehatan di Surabaya. Ia berpendapat, bahwa ada perubahan yang cukup baik dalam hal kecepatan pelayanan kesehatan di Kota Pahlawan.

“Yang tadinya misalkan mulai dari pendaftaran sampai dengan penanganan yang biasanya cukup lama, sekarang ini tak lebih dari 15 menit itu sudah ditangani,” kata Isa Ansori, Kamis (20/10).

Pengalaman mendapatkan kecepatan pelayanan kesehatan di Surabaya itu dialami sendiri oleh Isa Ansori. Seperti saat ia memeriksakan sang cucu ke RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) dan istrinya ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut Dr Ramelan (RSPAL) Surabaya. “Misalkan saya di BDH itu tidak sampai 15 menit mulai datang sampai dengan dilayani dokter di tingkat pertama. Kalau di RS swasta saya melihat di RSAL cukup bagus,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gubernur AAL: Kalian Pantas Menyandang Predikat Prajurit Komando dan Berhak Atas Brevet Komando

Sebagai warga Surabaya, Isa juga menilai, bahwa sekarang ini pelayanan kesehatan di Kota Pahlawan lebih mengedepankan terhadap melayani pasien. Sementara terkait proses administrasi dan sebagainya, dilakukan setelah pasien tersebut tertangani.

“Surabaya ini kan kota besar tetapi tidak individualis. Sehingga ini momentum Surabaya menjadi kota yang humanis untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat Surabaya maupun masyarakat yang berobat ke Surabaya,” terangnya.

Ia juga mengakui, ada perubahan yang cukup luar biasa dalam hal kecepatan pelayanan kesehatan di Surabaya dibanding 1-2 tahun sebelumnya. Baginya, kecepatan pelayanan kesehatan itu sangatlah penting untuk memberikan kepastian waktu bagi pasien dan keluarganya.

“Misalkan kalau saya MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), kemudian harus ke rumah sakit (menunggu) sampai 6 jam itu kan berarti saya tidak mendapatkan sesuatu hari ini dengan pekerjaan saya. Dan itu artinya keluarga saya akan menjadi korban,” kata Isa mencontohkan.

BACA JUGA:  Ini Sederet Inovasi Layanan Publik yang Dimiliki Pemkot Surabaya

Nah, dengan kepastian pelayanan yang terukur maksimal 15 menit, Isa berpendapat, bahwa masyarakat dapat memperkirakan berapa waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan layanan di rumah sakit hingga kembali pulang ke rumah. “Menurut saya ini penting. Dan di layanan kesehatan Surabaya sudah mulai seperti itu,” jelasnya.

Di lain hal, Isa juga mendorong adanya penataan dari sisi komunikasi petugas pelayanan kesehatan. Meski demikian, ia memahami betul karena dengan beban kerja yang berat dan tinggi, terkadang membuat petugas kesehatan kelelahan. “Menurut saya faktor komunikasi perlu ditata, sehingga selelah apapun (petugas) tapi bisa dengan sabar senyum melayani masyarakat,” pesan dia.

Di akhir, Isa menyatakan, bahwa perubahan dalam hal pelayanan kesehatan ini telah menjadi salah satu program besar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Yakni, bagaimana menjadikan Surabaya kota yang humanis dalam konteks pelayanan kesehatan.

BACA JUGA:  Rumah Kelahiran Bung Karno Diubah Menjadi Museum

“Sehingga ini akan berdampak pada orang lain untuk melakukan aktivitas lain. Ketika mereka harus ke dokter, rumah sakit, mereka punya kepastian (waktu). Dan dengan kepastian itu dia bisa melakukan aktivitas yang lain yang berguna bagi keluarganya,” imbuhnya.

Di waktu terpisah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, bahwa apresiasi yang diberikan terhadap kecepatan pelayanan kesehatan ini bukanlah bentuk kepuasan bagi Pemkot Surabaya. Karena baginya, hal tersebut telah menjadi kewajiban pemkot untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Terima kasih tapi ini bukan kepuasan kami, tapi kewajiban kami untuk melayani. Kalau masih ada yang mendapat pelayanan itu agar disampaikan ke (aplikasi) WargaKu,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Layanan KesehatanLPAI JatimPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono

Komisi B DPRD Surabaya Dukung Satpol PP Tindak Tegas RHU Bandel Jual Mihol Saat Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In