• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Masih Banyak Kearifan Lokal Surabaya Tersebar di Masyarakat

by Redaksi
Rabu, 29 Desember 2021
Permainan egrang menjadi salah satu kearifan lokal Surabaya yang kini hilang. Melalui entri ensiklopedia kearifan lokal Surabaya, hal tersebut dituangkan dalam naskah.

Permainan egrang menjadi salah satu kearifan lokal Surabaya yang kini hilang. Melalui entri ensiklopedia kearifan lokal Surabaya, hal tersebut dituangkan dalam naskah.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair), Komunitas Begandring dan Roode Brug Soerabaia menyusun 10 Naskah Entri Ensiklopedia Kearifan Lokal Surabaya. Naskah tersebut sudah diserahkan ke Pemkot Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair, Prof Purnawan Basundoro menyampaikan, 10 entri ensiklopedia kearifan lokal Surabaya tersebut menjadi sebuah langkah awal. Sebab, masih banyak entri-entri lain yang belum tertulis utuh dan dialihmediakan yang tersebar di masyarakat.

“Kami sepakat bahwa ini merupakan kerja bersama untuk Kota Surabaya. Dan, jika ini terwujud, sebuah ensiklopedia yang besar akan jadi pertama untuk tataran sebuah kota,” kata Prof Purnawan Basundoro.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya dan MKKS SMP Swasta Evaluasi Sekolah yang Minim Siswa

Di sisi lain, guru besar ilmu sejarah tersebut menilai, bahwa inisiatif menyusun ensiklopedia ini merupakan sebuah ide yang luar biasa. Apalagi, dalam proses penyusunannya, tak hanya dilakukan Dispusip bersama FIB Unair, tetapi juga melibatkan berbagai komunitas dan elemen masyarakat.

“Karena itu, ensiklopedia ini jangan hanya terbatas dicetak, tapi kami mendorong pemkot untuk menyediakan satu jendela di web sehingga nanti entri-entri lain bisa dimasukkan. Masyarakat bisa melihatnya,” papar dia.

Purnawan juga berharap ke depan ensiklopedia ini juga harus menjadi sesuatu yang dinamis. Artinya, dapat berkembang terus dan entri di dalam bertambah.

BACA JUGA:  Dari Pagelaran Surabaya Vaganza, Wali Kota Eri Cahyadi: Ini Wujud Kebangkitan Ekonomi!

“Pada hari ini kita mulai dengan 10 entri, tetapi dalam 2-3 sampai puluhan tahun ke depan, entri kita ini harus terus bertambah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Roode Brug Soerabaia, Ady Setyawan menyatakan mengapresiasi langkah yang dilakukan Dispusip dalam upaya menjaga memori kolektif atau ingatan bersama melalui naskah ensiklopedia. Menurut dia, memori kolektif inilah yang dapat membentuk jati diri sebuah kota.

“Memori kolektif inilah yang membentuk jati diri kota. Jangan sampai generasi selanjutnya itu tidak tahu siapa Gombloh atau Benteng Kedung Cowek,” kata Ady.

BACA JUGA:  Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Aksi Bersih Pasar Digelar di Pasar Keputran Utara

Apalagi, Ady menilai, dalam proses menyusun naskah ensiklopedia tersebut, terjalin suatu kerja sama yang baik antara pemerintah, komunitas dan akademis. Karenanya, pihaknya berharap, langkah sinergi ini dapat terus terjalin dan berkelanjutan.

“Memang butuh kolaborasi seperti ini. Semoga ini tetap terjaga dan kita terus semangat menggali (informasi) lebih banyak lagi untuk kota kita Surabaya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: EnsiklopediaKearifan Lokal SurabayaPemkot SurabayaUnair
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In