• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 26 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Ranking Stunting Surabaya Turun, dari Urutan 3 Menjadi 34

by Redaksi
Selasa, 21 Desember 2021
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani di salah satu Balai RW di Kelurahan Asemrowo yang saat itu digelar gerakan masyarakat peduli anak stunting.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani di salah satu Balai RW di Kelurahan Asemrowo yang saat itu digelar gerakan masyarakat peduli anak stunting.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani mengunjungi salah satu balai RW di Kelurahan Asemrowo melaksanakan Gerakan Masyarakat Peduli Anak Stunting (Germas Pas).

Di tempat itu, Eri menyatakan bahagia. Sebab, Kota Surabaya ranking stuntingnya turun. Surabaya menduduki nomor urut 34 dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur yang angka stuntingnya tertinggi.

“Padahal, kemarinnya angka stunting di Surabaya menduduki nomor urut 3 se Jawa Timur,” katanya.

Ia menyatakan atas keberhasilan itu, yang hebat adalah masyarakatnya. “Siapa yang hebat? Ya Pak Camatnya atau Bu Camatnya dan lurahnya. Siapa yang lebih hebat lagi? Ya masyarakatnya,” tegas Eri.

BACA JUGA:  Hari Pertama Masuk Kerja, Pemkot Surabaya Pastikan Pelayanan Publik Berjalan 100 Persen

Dikatakan, dirinya selalu mengatakan bahwa membangun sebuah kota tidak bisa sendirian. Membangun kota harus dengan hati nurani, warganya harus ikut bergerak dan saling membantu.

“Insya Allah itu yang akan saya bangun di Surabaya,” tambahnya.

Meski begitu, ia berharap tiga bulan ke depan Surabaya zero stunting, tidak ada lagi bayi stunting dan gizi buruk. Ia berharap semua pihak untuk bersama-sama membantu supaya Surabaya zero stunting.

Sementara itu, Indah, salah satu bunda yang memiliki anak stunting yang dikunjungi Wali Kota Eri bersama Ketua TP PKK Surabaya mengaku senang. Ia tidak menyangka bakal dikunjungi wali kota. Bagi dia, ini akan menjadi semangat baru untuk terus telaten dan sabar dalam mendidik dan mengasuh anaknya.

BACA JUGA:  Masing-Masing Kabupaten/Kota Pasang Target Turunkan Angka Kemiskinan

“Tentu senang banget, tidak pernah menyangka bakal dikunjungi Pak Eri sampai ke rumah,” ujarnya sambil menggendong anaknya.

Menurutnya, program penanganan anak stunting di Kota Surabaya ini sudah sangat bagus. Sebab, didampingi mulai awal hingga akhir atau sampai sembuh dan menjadi anak yang normal.

Ia mengaku juga sampai kenal dengan para petugas di Puskesmas karena setiap kali ada masalah pada anaknya, langsung dibawa ke puskesmas.

“Mulai saya hamil sampai hari ini, saya selalu konsultasi dan didampingi oleh teman-teman puskesmas. Tentunya ini sangat berharga bagi saya, sehingga saya merasa menangani anak saya ini tidak sendirian,” pungkasnya. (ST01)

BACA JUGA:  Entaskan Pengangguran, Penyusunan RPJPD Surabaya 2024-2045 Utamakan Bonus Demografi
Tags: Eri Cahyadi34PKK SurabayaStunting
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah saat menerima Wakil Menteri Kelautan Dan Perikanan / Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa Laksamana TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan Ashaf bersama jajaran di Gedung Negara Grahadi Surabaya,

Gubernur Khofifah Terima Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa

Minggu, 26 April 2026

Peringati Hari Kesiapsiagan Bencana, Gubernur Khofifah Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem

Minggu, 26 April 2026

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026 dari Kemendes RI

Sabtu, 25 April 2026
Arumi Bachsin dalam acara "Inagurasi 10 Kartini Muda Penggiat Kriya dan Fashion Jawa Timur 2026".

Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Ajak Kartini Muda Penggiat Fashion dan Kriya Inovatif Terapkan Sustainable Design

Sabtu, 25 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah saat menerima Wakil Menteri Kelautan Dan Perikanan / Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa Laksamana TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan Ashaf bersama jajaran di Gedung Negara Grahadi Surabaya,

Gubernur Khofifah Terima Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa

Minggu, 26 April 2026

Peringati Hari Kesiapsiagan Bencana, Gubernur Khofifah Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem

Minggu, 26 April 2026

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026 dari Kemendes RI

Sabtu, 25 April 2026
Arumi Bachsin dalam acara "Inagurasi 10 Kartini Muda Penggiat Kriya dan Fashion Jawa Timur 2026".

Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Ajak Kartini Muda Penggiat Fashion dan Kriya Inovatif Terapkan Sustainable Design

Sabtu, 25 April 2026

Jawa Timur Raih Penghargaan National Governance Awards 2026 Kategori Outstanding Province in Supporting Koperasi Desa Merah Putih Program

Sabtu, 25 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In