• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wagub Emil Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan

by Redaksi
Jumat, 22 Oktober 2021
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

SURABAYATODAY.ID, NGANJUK – Masih dalam suasana peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober lalu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kembali menekankan pentingnya kebijakan-kebijakan seputar ketahanan pangan bagi suatu daerah. Menurutnya, akses terhadap pangan, sandang, dan keamanan adalah tugas paling dasar dari setiap pemimpin daerah terhadap masyarakatnya.

“Karenanya, sudah menjadi komitmen Pemprov Jatim untuk menyediakan pangan berkualitas yang mudah diakses oleh masyarakat,” ungkap Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak dalam 7th Global Forum of Milan Urban Food Policy Pact – United Cities and Local Government (MUFPP – UGLC) yang dihadiri secara virtual di Command Center Kabupaten Nganjuk.

BACA JUGA:  Genap Satu Tahun Dilantik Presiden Prabowo, Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol di Grahadi

Wagub yang akrab disapa Emil ini menyebutkan, bahwa kebijakan pangan yang baik dari suatu daerah adalah indikator penting bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

“Kebijakan publik adalah hal paling utama bagi terwujudnya sustainable society. Karenanya, ketersediaan pangan ini harus dipastikan bahwa semua lapisan masyarakat memiliki akses terhadap sistem pangan yang sehat,” sebut Emil.

Dalam paparannya, Emil menegaskan bahwa upaya-upaya Jatim dalam memerangi kesulitan pangan di masa pandemi sangat detail dan dilakukan tepat sasaran.

Selama 2020-2021, terdapat 3,8 juta masyarakat terdampak Covid-19. Kondisi tersebut berimbas pada meningkatnya jumlah bantuan pangan dari Pemprov Jatim yang disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

BACA JUGA:  Wagub Emil: Suara Anak Muda Tentukan Arah Masa Depan Bangsa

“Dalam program ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima kartu dengan saldo dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang dapat digunakan untuk mendapat sejumlah sembako. Bantuan pangan dari Pemprov Jatim meningkat di angka 3,8 juta, dan bantuan itu kami salurkan dalam bentuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” paparnya.

“Pemprov Jatim memfasilitasi para penerima manfaat dengan kartu yang dapat mereka gunakan untuk mendapatkan bantuan pangan berupa sembako di kios-kios tertentu,” lanjutnya.

Tak hanya memastikan ketahanan pangan tercukupi, Emil menyebut, Pemprov Jatim juga mengupayakan kesejahteraan para petani di seluruh Bumi Majapahit. Pihaknya bersyukur, bahwa produktivitas petani sama sekali tidak menurun di masa Pandemi Covid-19.

BACA JUGA:  Gelontorkan Bansos, BLT dan Zakat Produktif pada 519 Penerima Manfaat di Madiun Raya

Atas hal itu, Emil mengatakan bahwa langkah BPNT dengan memanfaatkan hasil panen yang disortir dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) terdekat. Langkah itu merupakan upaya untuk memastikan agar petani-petani lokal juga mendapatkan pasar pada panen mereka.

“Karena itu, sumber pangan kami sortir dari Gapoktan di daerah itu. Ini adalah upaya kami untuk menciptakan pasar bagi para petani lokal, mengingat kesejahteraan petani juga merupakan prioritas Jatim,” jelasnya. (ST02)

Tags: Global Forum of Milan Urban Food Policy PactKetahanan PanganMUFPPUGLCUnited Cities and Local GovernmentWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Foto dokumentasi festival rujak uleg

Surabaya Sulap HJKS ke-733 Jadi Magnet Wisata, Festival Rujak Uleg Rasa “Piala Dunia” hingga Light Parade Meriah

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In