• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 21 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemkot Surabaya Gelar GPM di Lidah Wetan

by Redaksi
Rabu, 20 Mei 2026
Gerakan Pasar Murah di kantor Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri.

Gerakan Pasar Murah di kantor Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM). Kali ini, Pemkot menggelar GPM di Kantor Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, pada Rabu (20/5/2026) pagi.

Kepala Bidang Pangan DKPP Kota Surabaya, Muhammad Khusnul Amin mengatakan, GPM adalah kegiatan yang digelar secara rutin oleh Pemkot setiap sebulan sekali. Tujuannya untuk mengendalikan inflasi sekaligus menekan harga bahan kebutuhan pokok di Kota Surabaya.

“Selain itu juga untuk membantu masyarakat agar mendapatkan harga bahan pokok di bawah harga pasar,” kata Khusnul Amin saat ditemui di Kantor Kelurahan Lidah Wetan.

Khusnul menjelaskan, di GPM kali ini Pemkot menyediakan berbagai jenis bahan kebutuhan pokok. Mulai minyak goreng, beras, bawang putih, bawang merah, cabai rawit merah, gula, daging sapi dan ayam, serta lainnya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Beri Surat Peringatan Pembongkaran Bangunan di Sungai Kalianak

Menurut Khusnul, harga minyak goreng di GPM kali ini relatif murah daripada harga di pasaran. Contohnya, lanjut dia, harga Minyakita dijual dengan harga di bawah pasaran yakni Rp15.700 hingga Rp15.000 per liter. Sedangkan harga beras premium juga dijual lebih miring dari pasaran sesuai harga eceran tertinggi (HET).

“Untuk beras premium 3 kilogram di pasaran harganya Rp77 ribu kita jual Rp74 ribu. Sedangkan beras SPHP kita jual di bawah harga pasar,” ujarnya.

BACA JUGA:  Surabaya Raih Nilai Tertinggi Nasional dalam Indeks Reformasi Birokrasi 2024

Mantan Camat Asemrowo itu menyebutkan, GPM kali ini pemkot menyediakan kurang lebih 20 karton Minyakita atau sekitar 240 liter. Sedangkan untuk beras, Pemkot menyediakan sebanyak satu mobil pickup yang terdiri dari beras premium dan medium dengan ukuran 3 kilogram dan 5 kilogram.

“Kita bawa beras banyak karena itu kebutuhan pokok masyarakat. Kita jual sampai habis. Pembelian beras tidak ada batasan karena bawa banyak stok beras. Pembatasan hanya Minyakita, minimal 2 liter untuk satu warga,” sebutnya.

Dirinya berharap, kegiatan ini bisa terus dijalankan ke depannya, karena GPM banyak membantu warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Harapannya ke depan bisa membantu warga, bisa terus berjalan dan ditingkatkan. Karena ini berjalan setiap bulan,” harapnya.

BACA JUGA:  Rangkul Semua Elemen Masyarakat, Totalitas Selamatkan Warga dari Covid-19

Sementara itu, warga Lembah Harapan, Kelurahan Lidah Wetan, Wartini Asih mengaku sangat terbantu adanya GPM yang digelar Pemkot Surabaya. Adanya kegiatan ini, ia memborong sejumlah bahan pokok seperti beras hingga minyak goreng.

“Harganya lebih murah, mumpung ada pasar murah beli beras dan lainnya. Terbantu sekali, buat kami rakyat kecil,” katanya.

Selain Wartini, ada juga Nuraini yang terbantu dengan GPM yang digelar Pemkot. Di kesempatan ini, ia memborong sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga cabai. “Sering-sering diadakan seperti ini (GPM), kami sangat senang sekali karena sangat membantu,” tutupnya. (ST01)

Tags: Gerakan Pasar MurahHarga Bahan PokokLidah WetanPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti

Pemkot Surabaya Gelar Bimtek Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Tepat Sasaran Lewat Sistem Terintegrasi

Rabu, 20 Mei 2026
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

Surabaya Masuk Kandidat Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok Nasional

Rabu, 20 Mei 2026
Konsorsium Taiwan-Indonesia Science Technology Innovation Centre (TI-STIC) yang berlangsung di Auditorium Research Centre ITS.

ITS Dorong Inovasi Teknologi Waste to Energy bersama Mitra Taiwan

Rabu, 20 Mei 2026

Pemkot Surabaya Gandeng Pelindo dan Pusvetma Perketat Pengawasan Hewan Kurban, 61 Lapak Sudah Diperiksa

Rabu, 20 Mei 2026

Berita Terkini

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti

Pemkot Surabaya Gelar Bimtek Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Tepat Sasaran Lewat Sistem Terintegrasi

Rabu, 20 Mei 2026
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

Surabaya Masuk Kandidat Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok Nasional

Rabu, 20 Mei 2026
Konsorsium Taiwan-Indonesia Science Technology Innovation Centre (TI-STIC) yang berlangsung di Auditorium Research Centre ITS.

ITS Dorong Inovasi Teknologi Waste to Energy bersama Mitra Taiwan

Rabu, 20 Mei 2026

Pemkot Surabaya Gandeng Pelindo dan Pusvetma Perketat Pengawasan Hewan Kurban, 61 Lapak Sudah Diperiksa

Rabu, 20 Mei 2026
Gerakan Pasar Murah di kantor Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri.

Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemkot Surabaya Gelar GPM di Lidah Wetan

Rabu, 20 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In