• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 10 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Di Muskerwil dan Peluncuran SAHARA Nasyiatul Aisyiyah Jatim, Wagub Emil Dorong Penguatan Ketahanan dan Perlindungan Keluarga

by Redaksi
Senin, 27 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA  – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Minggu (26/4).

Bertemakan “Gerakan Perempuan Muda Untuk Masa Depan Berkelanjutan”, acara ini sekaligus wadah peluncuran Sahabat Aduan dan Ruang Aman Nasyiah (SAHARA) yang diinisiasi oleh Nasyiatul Aisyiyah. Di mana, ini merupakan fasilitas bagi perempuan untuk menyampaikan aduan, mendapatkan pendampingan, serta akses ruang aman yang terintegrasi lewat hotline pengaduan 0813 2963 143.

Dalam sambutannya, Wagub Emil menekankan bahwa peluncuran SAHARA ini penting sebagai solusi berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Terlebih masalah keluarga yang seringkali berdampak pada kehidupan pendidikan, pekerjaan, juga kesehatan mental individu.

BACA JUGA:  Datangi RSSA, Emil Jenguk Korban Insiden Stadion Kanjuruhan

“Fokus dengan pekerjaan saja seringkali masih susah, apalagi kalau ditambah masalah keluarga. Nah, kadang-kadang masalah keluarga takut di-share dengan orang lain, sehingga saya takut bahwa tidak ada tempat untuk masyarakat bercerita. Maka, SAHARA ini jadi sangat penting untuk wadah berkeluh-kesah,” kata Wagub Emil.

Kehadiran SAHARA sebagai ruang yang aman, responsif, dan terpercaya menurutnya juga sejalan dengan program-program Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program ini diyakininya dapat menyelesaikan akar masalah seperti pernikahan dini dan kekerasan dalam rumah tangga.

BACA JUGA:  Survei Status Gizi Balita Indonesia, Target dan Capaian Prevalensi Stunting Alami Penurunan

“Tingginya angka-angka kejadian itu berkorelasi dengan peristiwa-peristiwa yang sudah terlambat ditangani. Bahkan sebagai pemerintah, sudah tidak mungkin kami sendiri, kami perlu dukungan. Karena belum tentu juga masyarakat berani menyampaikan masalahnya kepada pemerintah lewat dinas-dinas terkait,” ujarnya.

Sebagai mitra yang terus berkolaborasi dengan pemerintah setempat, Nasyiatul Aisyiyah dipercaya dapat menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga, dirinya mendukung penuh kehadiran SAHARA.

“Penyelesaiannya harus gradual, tidak bisa langsung, karena mereka membutuhkan proses untuk bisa terbuka dan mendapatkan pendampingan. Tapi insya Allah, kita yakin layanan ini bisa memastikan akses perempuan dan anak terhadap perlindungan yang cepat, tanggap, dan responsif,” tuturnya.

BACA JUGA:  Wagub Emil Apresiasi Film 'Cocote Tonggo' Tampilkan Kebudayaan dan Realitas Kehidupan Masyarakat Jawa

Lebih jauh, ia juga mengingatkan pentingnya melihat persoalan sosial tidak hanya sebatas data statistik, melainkan sebagai realitas kasuistik berbeda yang dialami individu dengan latar belakang masing-masing.

“Kalau kita bicara angka, itu makro. Tapi setiap kasus itu ada manusia dengan persoalan dan penderitaannya sendiri. Seandainya saja banyak layanan seperti SAHARA sejak awal, mungkin cerita-cerita ini akan berbeda. Itulah yang ingin dicapai melalui SAHARA hari ini,” pungkasnya.(ST02)

Tags: KetahananMuskerwilNasyiatul Aisyiyah JatimPerlindungan KeluargaSAHARAWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata, Warga dari Berbagai Daerah Serbu Surabaya

Minggu, 10 Mei 2026
Gubernur Khofifah di sela penyaluran Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau  ke Pekerja Pabrik Sampoerna Rungkut II.

Gubernur Khofifah Salurkan Rp2,508 Miliar BLT Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau  ke Pekerja Pabrik Sampoerna Rungkut II

Sabtu, 9 Mei 2026

819 Petugas Parkir Surabaya Terapkan Parkir Digital, Pemkot Perluas Pembayaran Non Tunai

Sabtu, 9 Mei 2026

Selama HJKS, Tarif Parkir Cuma Rp 733

Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Terkini

Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata, Warga dari Berbagai Daerah Serbu Surabaya

Minggu, 10 Mei 2026
Gubernur Khofifah di sela penyaluran Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau  ke Pekerja Pabrik Sampoerna Rungkut II.

Gubernur Khofifah Salurkan Rp2,508 Miliar BLT Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau  ke Pekerja Pabrik Sampoerna Rungkut II

Sabtu, 9 Mei 2026

819 Petugas Parkir Surabaya Terapkan Parkir Digital, Pemkot Perluas Pembayaran Non Tunai

Sabtu, 9 Mei 2026

Selama HJKS, Tarif Parkir Cuma Rp 733

Sabtu, 9 Mei 2026

Kota Lama Surabaya Jadi Lokasi Syuting Film Zona Merah, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sabtu, 9 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In