• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

by Redaksi
Selasa, 20 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kesiapan Jawa Timur menjadi lumbung talenta digital nasional melalui penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional yang diikuti 2.600 tenaga pendidik secara hybrid di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Surabaya, Selasa (20/1). Adapun peserta sosialisasi tersebut terdiri dari 190 peserta luring yang hadir langsung di Dinas Pendidikan Prov Jatim dan 2.410 peserta daring dari masing-masing satuan unit pendidikan.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki modal strategis untuk berkontribusi signifikan dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan talenta digital.

Dengan jumlah penduduk yang besar, keragaman satuan pendidikan, serta dukungan ekosistem industri dan ekonomi kreatif yang terus berkembang, Jawa Timur dinilai memiliki kapasitas kuat untuk menjadi episentrum lahirnya talenta digital unggul.

“Jawa Timur siap menjadi lumbung talenta digital nasional. Karena itu, pengelolaan talenta harus dimulai sejak pendidikan, dilakukan secara terencana, berbasis data, serta terhubung dengan kebutuhan industri dan arah pembangunan nasional,” tegas Khofifah.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menekankan bahwa percepatan transformasi digital menuntut perubahan paradigma dalam pembangunan. Pendidikan dan pengelolaan sumber daya manusia tidak lagi dapat diposisikan sebagai sektor pendukung, melainkan harus ditempatkan sebagai instrumen utama transformasi bangsa.

BACA JUGA:  Dirjen Dukcapil Kemendagri Luncurkan Gerakan Bersama Percepatan Dokumen  Kependudukan Bagi Penyandang Disabilitas

Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, kekuatan bangsa ke depan sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Dalam konteks tersebut, Khofifah menilai Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional sebagai langkah strategis negara. Program ini tidak hanya berorientasi pada pelatihan teknis, tetapi menjadi bagian dari arsitektur kebijakan jangka panjang untuk membangun ekosistem talenta digital yang berkelanjutan dan inklusif, mulai dari pendidikan dasar hingga dunia kerja.

“Program ini juga menjadi jawaban atas tantangan disrupsi teknologi, kecerdasan artifisial, serta ekonomi berbasis pengetahuan yang kian berkembang. Pengembangan talenta digital diarahkan untuk membekali generasi muda agar mampu bersaing dalam dunia yang semakin kompetitif dan terdigitalisasi, melalui penguatan kapasitas pendidik sebagai aktor kunci transformasi pendidikan,” jelasnya.

Tak hanya itu, program ini diharapkan mampu menyiapkan pelajar Jawa Timur agar memiliki kesiapan memasuki dunia kerja yang menuntut penguasaan keterampilan digital, kemampuan adaptasi, serta kecakapan berpikir kritis dan pemecahan masalah.

“Pengembangan talenta digital kita siapkan untuk menjawab tantangan dunia ke depan. Dunia kerja saat ini dan masa mendatang membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan, terutama penguasaan digitalisasi. Karena itu, pendidikan harus mampu menyiapkan pelajar yang siap kerja, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

BACA JUGA:  Khofifah Berbagi 1.500 Paket Sembako dan Zakat Mal

Sebagai bagian dari penguatan di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong transformasi pendidikan agar tidak lagi berfokus pada hafalan dan capaian kognitif semata.

Pendidikan diarahkan pada penguatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang menumbuhkan kemampuan bernalar kritis, pemecahan masalah, kreativitas, kolaborasi, serta literasi digital sebagai fondasi utama pengembangan talenta digital masa depan.

Gubernur Khofifah menegaskan pendidikan harus dimaknai sebagai proses yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan. Pendidikan tidak hanya memastikan proses belajar berlangsung, tetapi juga harus mampu membuka harapan, menguatkan karakter, serta meningkatkan kualitas hidup.

“Pendidikan tidak cukup hanya berjalan, tetapi harus berdampak. Dari pendidikan yang berdampak inilah kita menyiapkan talenta digital yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, talenta digital yang disiapkan tidak hanya dituntut unggul secara teknis, tetapi juga beretika dan berkarakter Pancasila. Indonesia membutuhkan insan pembelajar sepanjang hayat yang memiliki integritas, tanggung jawab sosial, serta komitmen kebangsaan.

Gubernur Khofifah juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah, dunia pendidikan, dunia usaha dan industri, serta ekosistem inovasi. Menurutnya, desentralisasi pendidikan harus dimaknai sebagai ruang inovasi daerah untuk melahirkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan talenta lokal sekaligus nasional.

BACA JUGA:  Sambung Rasa Bersama GMNI dan ‘Cipayung Plus’, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Sosok Pemimpin Negarawan

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah kembali menegaskan peran strategis pendidik, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai arsitek masa depan bangsa.

Keberhasilan Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional sangat ditentukan oleh tumbuhnya komunitas belajar yang kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

“Melalui sosialisasi ini, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan pengelolaan talenta digital sebagai gerakan bersama. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memastikan setiap kebijakan dan inovasi pendidikan berkontribusi nyata pada lahirnya generasi Jawa Timur yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter, sekaligus menjadi pilar utama Indonesia menuju negara maju dan berdaulat secara digital,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan peran dunia pendidikan daerah dalam menyiapkan talenta digital masa depan.

“Kami berharap melalui program ini kemampuan dunia pendidikan, khususnya di Jawa Timur, semakin menajam dalam sektor digitalisasi. Dengan pengelolaan talenta yang terarah sejak pendidikan, peluang dan kesempatan kerja bagi peserta didik Jawa Timur akan semakin terbuka luas sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” pungkasnya.(ST11)

Tags: Gubernur KhofifahProgram Pengelolaan Talenta DigitalSosialisasiTalenta DigitalTenaga Pendidik
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pemkot Surabaya Sigap Tangani Lansia Tinggal di Gubuk 1×2 Meter di Tambaksari

Kamis, 12 Februari 2026
Foto ilustrasi

Rayakan Imlek di Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Budaya Pecinan

Kamis, 12 Februari 2026
Bunda Literasi Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Ajak Orang Tua Tanamkan Literasi Anak Lewat Membaca Nyaring

Kamis, 12 Februari 2026
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru menggelar panen cabai rawit.

Kendalikan Inflasi Menjelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gencarkan Panen Cabai Lokal

Kamis, 12 Februari 2026

Berita Terkini

Pemkot Surabaya Sigap Tangani Lansia Tinggal di Gubuk 1×2 Meter di Tambaksari

Kamis, 12 Februari 2026
Foto ilustrasi

Rayakan Imlek di Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Budaya Pecinan

Kamis, 12 Februari 2026
Prosesi pemakaman jenazah Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono.

Lepas Kepergian Ketua DPRD Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Lanjutkan Perjuangan untuk Masyarakat Miskin

Kamis, 12 Februari 2026
Bunda Literasi Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Ajak Orang Tua Tanamkan Literasi Anak Lewat Membaca Nyaring

Kamis, 12 Februari 2026
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru menggelar panen cabai rawit.

Kendalikan Inflasi Menjelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gencarkan Panen Cabai Lokal

Kamis, 12 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In