SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat pengerjaan proyek drainase di sejumlah titik untuk mengantisipasi potensi genangan saat puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, percepatan pembangunan drainase menjadi prioritas. Ia menargetkan sebagian besar proyek dapat diselesaikan sebelum akhir tahun, bahkan sejumlah titik ditargetkan rampung pada akhir November.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, meminta Pemkot melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh proyek drainase yang sedang berjalan. “Kami mendorong Pemerintah Kota untuk melakukan pemantauan secara menyeluruh dan berkelanjutan terhadap percepatan proyek drainase,” ujar Eri Irawan di Surabaya, Selasa (4/11/2025).
Eri menegaskan percepatan pembangunan drainase sangat mendesak karena Surabaya sudah memasuki awal musim hujan. Menurutnya, saluran yang berfungsi optimal akan membantu mencegah munculnya genangan maupun banjir di berbagai kawasan.
“Sistem drainase harus benar-benar siap ketika curah hujan meningkat. Karena itu, penyelesaian pekerjaan perlu dipastikan tepat waktu dan tepat kualitas agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Selain ketepatan waktu, Eri juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pengerjaan. Ia meminta pelaksana proyek memastikan seluruh saluran berjalan optimal sebelum proyek dinyatakan rampung. “Walaupun diburu target waktu, kualitas pembangunan tidak boleh dikorbankan. Seluruh kontraktor harus memastikan saluran berfungsi baik sebelum pekerjaan dinyatakan selesai,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong dinas terkait untuk turun langsung ke lapangan, memantau progres, dan mengatasi setiap kendala yang muncul. Menurutnya, pengawasan yang maksimal akan menjamin manfaat proyek dapat segera dirasakan masyarakat.
Eri juga mengajak koordinasi lintas instansi diperkuat, termasuk dengan melibatkan masyarakat dalam pengawasan. Ia mengingatkan agar sisa material proyek dibersihkan pasca-pekerjaan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Drainase yang baik tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal keselamatan dan kenyamanan warga. Setelah proyek selesai, pastikan lokasi bersih agar tidak membahayakan pengguna jalan,” pungkasnya. (ADV-ST01)







