• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 20 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Ekonomi Jatim Triwulan III 2025 Tumbuh 1,70%

by Redaksi
Selasa, 11 November 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah dan fluktuasi ekonomi global, perekonomian Jawa Timur pada kwartal III menunjukkan kinerja yang tangguh dan tumbuh secara inklusif. Bahkan mengungguli perekonomian nasional.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 November 2025, secara quarter to quarter (q-to-q) terhadap kwartal II 2025 perekonomian Jatim tumbuh 1,70%.

“Angka ini adalah pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Pulau Jawa. Ini menunjukkan daya tahan dan soliditas ekonomi Jatim yang luar biasa,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Selasa  (11/11/2025).

“Di tengah fluktuasi ekonomi dunia, Jawa Timur mampu membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga pertumbuhan yang stabil dan inklusif,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Wapres Gibran Apresiasi Semangat Pendamping dan Nasabah PNM Mekaar di Bondowoso

Sementara itu, secara year on year (y-o-y) terhadap kwartal III 2024, perekonomian Jatim tumbuh 5,22%. Pertumbuhan tersebut tercatat di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang secara (q-to-q) terhadap kwartal II 2025 tumbuh 1,43%, sementara secara (y-on-y) tumbuh 5,04%.

“Dengan angka tersebut, Jatim tercatat penyumbang perekonomian terbesar kedua di Pulau Jawa sebesar 25,65%, dan nasional sebesar 14,54%,” terang Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut disampaikannya, Industri Pengolahan tercatat penyumbang sumber pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 1,87%. Sedangkan pertumbuhan tertinggi terjadi pada Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 9,18%. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PMTB sebesar 5,25%.

BACA JUGA:  Khofifah Ajak Pramuka Jatim Hidupkan Ruh Kepanduan untuk Wujudkan Ketahanan Bangsa

Sementara dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Jasa Perusahaan sebesar 9,89%. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 7,19%.

“Faktor pendorong pertumbuhan ekonomi (q-to-q) adalah pertumbuhan sektor pertanian. Karena masuk masa puncak panen tebu dan masuk masa panen tembakau,” ujarnya.

Selain itu peningkatan distribusi listrik dan gas untuk industri dan rumah tangga, peningkatan progres proyek infrastruktur dan peningkatan realisasi investasi.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi y-on-y adalah peningkatan realisasi investasi, peningkatan jumlah wisawatan nusantara, dan peningkatan ekspor luar negeri.

Pertumbuhan komponen ekspor barang dan jasa didorong oleh meningkatnya ekspor komoditas perhiasan/permata ke luar negeri.

Selain itu, perdagangan ke luar provinsi juga mengalami peningkatan karena program misi dagang antara Jawa Timur dengan beberapa provinsi seperti Kalimantan Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Selatan

BACA JUGA:  Maknai Peringatan Isra’ Mikraj, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Tingkatkan Kedisiplinan, Keimanan dan Ketaqwaan

“Terakhir di Nusa Tenggara Timur mampu mencatatkan transaksi tertinggi sepanjang sejarah misi dagang yaitu mencapai Rp 1,882 triliun,” ujar Gubernur Khofifah.

Data BPS juga mencatat kinerja ekspor Jawa Timur selama periode Januari-September 2025 meningkat 20,23% (c-to-c) atau tercatat senilai USD 3,86 Miliar. Adapun neraca perdagangan Jawa Timur mengalami surplus sebesar USD 1,33 Miliar.

“Hal ini membuktikan bahwa daya saing produk ekspor Jawa Timur meningkat. Negara tujuan ekspor Non Migas masih didominasi Swiss, Tiongkok dan Amerika,” pungkasnya. (ST11)

Tags: Ekonomi JatimGubernur KhofifahPerekonomian JatimTriwulan III
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno

Cak Ji Jadi Plh Wali Kota Saat Eri Cahyadi Haji, DPRD Yakin Sistem Tetap Jalan

Selasa, 19 Mei 2026
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri

Ketua DPRD Surabaya Dorong Kadin Perkuat Investasi dan UMKM

Selasa, 19 Mei 2026
Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani saat di Pondok Pesantren Zainul Hasan Gonggeng, Kabupaten Probolinggo.

Gubernur Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Al Jailani Kunjungi Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Selasa, 19 Mei 2026
Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Domisili SPMB

Selasa, 19 Mei 2026

Berita Terkini

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno

Cak Ji Jadi Plh Wali Kota Saat Eri Cahyadi Haji, DPRD Yakin Sistem Tetap Jalan

Selasa, 19 Mei 2026
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri

Ketua DPRD Surabaya Dorong Kadin Perkuat Investasi dan UMKM

Selasa, 19 Mei 2026
Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani saat di Pondok Pesantren Zainul Hasan Gonggeng, Kabupaten Probolinggo.

Gubernur Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Al Jailani Kunjungi Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Selasa, 19 Mei 2026
Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Domisili SPMB

Selasa, 19 Mei 2026
Kepala (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati pada press conference di Diskominfo Surabaya.

Dispendik Surabaya Pastikan Lulusan SD Tertampung di Semua SMPN dan Swasta

Selasa, 19 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In