• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 26 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Cegah Pungli, Eri Minta Lurah dan Camat Buat Edaran Urus Adminduk Gratis

by Redaksi
Selasa, 9 September 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Ia pun meminta seluruh lurah dan camat masif melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak ada lagi praktik pungli di wilayah kerja masing-masing.

Penegasan itu disampaikan langsung Wali Kota Eri Cahyadi saat memberikan arahan kepada jajarannya di Graha Sawunggaling, Selasa (9/9/2025). Kegiatan tersebut diikuti lurah, camat, kepala bagian, kepala dinas, asisten, hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya.

“Saya minta semua kelurahan, kecamatan buat spanduk, edaran, untuk perpindahan KK/KTP dan lain-lain tidak dipungut biaya. Jika ada oknum atau siapapun meminta mengatasnamakan kelurahan, kecamatan dan pengurus kampung, segera laporkan. Kita harus berani mengajak orang untuk melapor,” kata Wali Kota Eri.

BACA JUGA:  Risma Protes, Anak-Anak Jangan Dilibatkan Demo

Arahan ini merupakan tindak lanjut dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wali Kota Eri di Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, Senin (8/9/2025). Dalam sidak tersebut, ia menemukan oknum staf kelurahan yang melakukan pungli dengan melibatkan Ketua RT terkait pengurusan KK warga.

Karena itu, Wali Kota Eri menegaskan tidak akan memberi toleransi jika praktik pungli kembali ditemukan. Sebab menurutnya, praktik pungutan liar dapat menurunkan kepercayaan publik kepada pemerintah.

“Kemarin ketika saya langsung turun, ada yang laporan lewat Instagram dan Whatsapp, saya tindaklanjut, tidak mengajak siapa-siapa, ternyata ada pungli di sana yang memang harus kita selesaikan. Jika terjadi lagi, maka tidak ada lagi pengampunan, langsung pecat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Jelang Sertijab, Pangkoarmada II Laksanakan Tradisi Inspeksi Kapal Perang

Nah, sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas praktik pungli, ia meminta seluruh kepala Perangkat Daerah (PD) hingga staf untuk menandatangani surat pernyataan. Jika ada staf yang terbukti melakukan pungli, maka sanksinya adalah pemecatan.

“Seluruh staf yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya hari ini membuat surat pernyataan. Jika melakukan pungli, dan bisa dibuktikan dengan adanya saksi atau bukti, maka langsung saya pecat. Apakah itu ASN (Aparatur Sipil Negara) atau Non-ASN,” jelasnya.

Untuk memasifkan langkah pencegahan, Wali Kota Eri juga menginstruksikan lurah dan camat membuat surat edaran yang disampaikan langsung ke setiap rumah warga. Dalam edaran itu ditegaskan bahwa seluruh layanan administrasi kependudukan (Adminduk) di kelurahan maupun kecamatan tidak dipungut biaya.

BACA JUGA:  Lolos Pimnas ke-34 Terbanyak Ketiga, ITS Siapkan Strategi Terbaik

“Warga Surabaya tidak boleh takut, kalau ada yang meminta, segera laporkan. Kalau tidak seperti ini, gak bisa bersih. Jadi kalau sudah ada surat pernyataan, risikonya dipecat,” katanya.

Wali Kota Eri berharap, dengan langkah tegas tersebut, praktik pungli atau gratifikasi benar-benar hilang di lingkup Pemkot Surabaya. “Sehingga saya berharap, dengan ini maka tidak ada lagi pungli. Karena Surabaya itu dibangun dengan kebersamaan,” pungkasnya. (ST01)

Tags: AdmindukEri CahyadiPungliWali Kota Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

BRIDA Surabaya Dorong Metode Silvofishery untuk Perkuat Ekosistem Pesisir

Senin, 25 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Sapa dan Dialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro

Senin, 25 Mei 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono saat menerima audiensi Koso Nippon.

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Koso Nippon, Bahas Program Review untuk Perkuat Efektivitas Program Pemerintah

Senin, 25 Mei 2026
Pro

Program “Kemis Mlipis” Curi Perhatian” Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026

Berita Terkini

BRIDA Surabaya Dorong Metode Silvofishery untuk Perkuat Ekosistem Pesisir

Senin, 25 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.

Gubernur Khofifah Sapa dan Dialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro

Senin, 25 Mei 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono saat menerima audiensi Koso Nippon.

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Koso Nippon, Bahas Program Review untuk Perkuat Efektivitas Program Pemerintah

Senin, 25 Mei 2026
Pro

Program “Kemis Mlipis” Curi Perhatian” Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026

Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen

Senin, 25 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In