• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Harapan di HJKS ke-732: Surabaya Terus Perkuat Pendidikan Humanis untuk Anak

by Redaksi
Kamis, 8 Mei 2025
Foto ilustrasi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama para pelajar di sela upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional beberapa waktu lalu.

Foto ilustrasi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama para pelajar di sela upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional beberapa waktu lalu.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Memasuki usia ke-732, Surabaya diharapkan terus meneguhkan komitmennya sebagai kota yang ramah anak melalui pendekatan pendidikan yang humanis, inklusif dan memberdayakan. Harapan ini salah satunya disampaikan oleh Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur, M Isa Ansori.

“Gemerlap Surabaya menapaki usianya yang semakin tua, terlihat semakin cantik dan melayani. Berbagai fasilitas publik dibangun sebagai upaya mempertemukan semua kelompok masyarakat agar bisa bertemu dan terlayani,” ujar Isa Ansori, Kamis (8/5).

Ia menilai bahwa Surabaya sebagai Kota Layak Anak, sudah sejak lama menjadi pelopor pendidikan inklusif yang menekankan ketegasan dan disiplin positif. Bahkan, kata dia, pendidikan yang digaungkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sejalan dengan karakter khas Kota Pahlawan, yakni tangguh, kreatif dan humanis.

BACA JUGA:  Tinjau Stadion GBT, Menpora: Layak Masuk Daftar Venue Piala Dunia U-20

“Pendekatan ini bukan hanya tentang pembelajaran di kelas, tetapi juga tentang menyelamatkan masa depan anak-anak dengan memahami keunikan mereka, termasuk mereka yang memiliki perilaku luar biasa atau berasal dari keluarga kurang mampu,” tutur Isa.

Sebagai bentuk konkret, Isa mengungkapkan bahwa Surabaya telah mengembangkan program Kampung Anak Negeri yang menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat ke arah positif. Anak-anak yang gemar berkelahi, misalnya, diarahkan melalui pelatihan olahraga seperti tinju dan bela diri, untuk menyalurkan energi mereka secara positif.

“Di sini, anak-anak yang gemar berkelahi dilatih dalam olahraga seperti tinju atau beladiri. Dengan bimbingan pelatih yang peduli, energi mereka tersalurkan ke dalam disiplin, sportivitas, dan rasa percaya diri,” sebut Isa.

BACA JUGA:  Warning! Jika Terlibat Pungli, Satpol PP Bakal Dipecat

Selain itu, ia menilai bahwa program Asrama Bibit Unggul, juga menjadi tonggak penting dalam pemberdayaan anak-anak berprestasi. Termasuk pula terhadap anak-anak penyandang disabilitas.

“Di asrama ini, anak-anak dari berbagai latar belakang mendapatkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan bakat dan karakter,” kata Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Jawa Timur ini.

Menurut Isa, kombinasi antara pendidikan formal dan pembinaan karakter dalam program-program ini memungkinkan anak-anak dari latar belakang kurang mampu atau dengan perilaku negatif tetap mendapatkan hak atas pendidikan dan pengembangan diri.

“Surabaya, kota yang kini berusia 732 tahun, telah lama menjadi pelopor pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ungkap Dewan Penasehat Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Surabaya tersebut.

BACA JUGA:  Jika Izin di SSW Alfa Lambat, Tunjangan Kinerja Pejabat Bakal Diturunkan

Karena itu, di momen Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 ini, Isa mendorong keberlanjutan dan penguatan program-program pendidikan yang berorientasi pada kesejahteraan anak. “Di usianya yang ke-732, Surabaya diharapkan terus menjadi kota yang melayani warganya dengan pendekatan humanis,” jelas dia.

Isa juga berharap, melalui Kampung Anak Negeri, Asrama Bibit Unggul, serta inspirasi dari praktik baik lokal dan internasional, Surabaya dapat terus menjadi pelopor kota yang melayani dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (ST01)

Tags: HJKS ke-732Pemkot SurabayaPendidikan Humanis
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Perkuat Bank Jatim Lewat Kolaborasi Keuangan Syariah, Ekosistem Halal dan Penguatan Layanan Remitansi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Kamis, 30 April 2026
Prof Ir Hera Widyastuti MT PhD

Pakar ITS Sebut Perlintasan KA Tidak Sebidang Efektif Cegah Kecelakaan

Kamis, 30 April 2026

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026

Berita Terkini

Breeding Satwa Berhasil, Koleksi Komodo Kebun Binatang Surabaya Tembus Lebih dari 50 Ekor

Kamis, 30 April 2026

Perkuat Bank Jatim Lewat Kolaborasi Keuangan Syariah, Ekosistem Halal dan Penguatan Layanan Remitansi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Kamis, 30 April 2026
Prof Ir Hera Widyastuti MT PhD

Pakar ITS Sebut Perlintasan KA Tidak Sebidang Efektif Cegah Kecelakaan

Kamis, 30 April 2026

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In