SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP), Pemkot Surabaya bersama DWP Surabaya berkomitmen melakukan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang. Acara puncak perayaan HUT DWP ini sendiri diadakan di Convention Hall Arief Rahman Hakim, Kamis (12/12).
Dalam kesempatan tersebut, DWP Surabaya juga memberikan awarding E-Reporting kepada 10 DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan terbaik.
Dewan Penasihat DWP Kota Surabaya, Rini Indriyani dalam sambutannya mengapresiasi seluruh anggota DWP yang telah menunjukkan dedikasi, kebersamaan, dan komitmen yang luar biasa dalam mendukung pembangunan bangsa melalui berbagai program kerja yang positif.
Menurutnya, tema peringatan kali ini, “Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045”, merupakan tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman yang terus berkembang. DWP sebagai organisasi yang menghimpun istri-istri Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis dalam mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.
“Untuk mewujudkan visi besar tersebut, diperlukan penguatan pondasi organisasi yang kokoh, modern, dan inklusif. Transformasi ini harus dimulai dari diri kita sendiri, dengan terus meningkatkan kapasitas, inovasi, dan kolaborasi, baik di tingkat internal organisasi maupun dengan pihak eksternal,” ujar Rini Indriyani.
Ia menyakini dengan semangat kebersamaan dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa, DWP dapat terus berkontribusi secara nyata dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera.
Sementara itu, Ketua DWP Kota Surabaya Shinta Setia Ikhsan mengunggkapkan bahwa momenten pertambahan usia ini menjadi ajang introspeksi dan motivasi untuk meningkatkan peran serta dalam setiap aktivitas DWP.
“Usia ini adalah perjalanan panjang semua organisasi. Sebagai organisasi ASN kita juga memiliki tanggungjawab dalam penguatan pemberdayaan perempuan di segala bidang,” kata Shinta.
Sebelum acara puncak peringatan, Shinta menjelaskan, DWP Kota Surabaya telah banyak melakukan kegiatan sosial dalam bidang pendidikan dan kesehatan. “Kami telah melakukan bakti sosial kepada ibu hamil berisiko tinggi, balita stunting dan juga kegiatan pelatihan tenaga kerja kepada 100 orang dari perwakilan masing-masing kecamatan. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan para penerima manfaat,” imbuhnya.
Di sisi lain, Sekda Kota Surabaya sekaligus Dewan Pembina DWP Kota Surabaya Ikhsan berharap, momentum ini dapat menjadikan DWP terus menjadi wadah inspiratif dan produktif dalam pembangunan, khususnya Kota Pahlawan.”Saya berharap DWP dapat selalu berjalan beriringan dengan pemerintah kota,” pungkasnya. (ST01)



