• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

ITS Dukung Kemajuan Ekonomi Syariah di Indonesia Lewat TRACE

by Redaksi
Sabtu, 16 November 2024

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak henti-hentinya melahirkan inovasi baru guna mendukung ekosistem halal di Indonesia. Baru-baru ini, ITS bekerja sama kembali dengan Bank Indonesia (BI) meluncurkan laman bernama Telusur dan Pantau Halal Indonesia (TRACE), sistem pengawas kehalalan bahan baku produk dari mulai peternakan hingga ke tangan konsumen melalui teknologi pindai QR Code.

Inovasi yang merupakan bagian dari penelitian halal di ITS ini berfokus pada pemantauan bahan baku yang memungkinkan transparansi di setiap rantai produksi makanan. Ketua tim peneliti TRACE Prof Nur Aini Rakhmawati SKom MSc Eng PhD mengungkapkan bahwa hal tersebut akan memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen terkait produk yang mereka beli. “Kami ingin memastikan kualitas dan kehalalan makanan di setiap gigitannya,” tuturnya.

Inovasi TRACE mengutamakan pengawasan pada bahan baku daging atau unggas dari suatu produk makanan. Menurut dosen yang kerap disapa Iin ini, daging dan unggas memiliki risiko tertinggi dalam hal kepatuhan halal terhadap kompleksitas proses penyembelihan dan penanganannya. “Selain itu, kami tidak melakukan penelusuran penuh untuk tetap menjaga kerahasiaan formula bisnis,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Mahasiswa ITS Inovasikan Konsep Gedung Eco-Quake

Melalui laman yang dapat diakses pada https://trace.halal.go.id/, Iin beserta timnya menyediakan informasi lengkap mengenai bahan baku daging di setiap rantai produksinya. Mulai dari tempat penyembelihan, rumah potong hewan (RPH), pelaku usaha pertama, kedua dan seterusnya hingga menjadi suatu produk makanan di pasaran. “Informasi tersebut dapat langsung muncul hanya dengan memindai QR Code pada kemasan produk,” lanjut Wakil Kepala Pusat Kajian Halal ITS ini.

Dalam pengoperasiannya, sistem Halal Traceability menerapkan QR Code-Based Agreement, yaitu pemindaian QR Code setiap melewati tahap produksi untuk meninjau kehalalannya. Seperti proses perpindahan daging dari RPH ke pelaku usaha pertama. Proses tersebut harus melalui pemindaian QR Code untuk menghimpun data produksi usaha ke laman TRACE.

BACA JUGA:  Bersama Kemensos, ITS Beri Pelatihan Pembuatan Kapal Bagi Masyarakat Mamberamo Raya Papua

Guna memperluas jangkauan produk yang terintegrasi pada laman tersebut, Iin dan timnya berkolaborasi dengan BI. Kolaborasi ini pun menggandeng dua lembaga nasional yakni Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Kementerian Pertanian RI. Dalam hal ini, produk-produk yang telah tersertifikasi halal di BPJPH akan otomatis terintegrasi dengan TRACE.

Dikembangkan selama setahun, TRACE ini pun telah diluncurkan di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 sebagai Program Utama Nasional Ekonomi Syariah, beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, Iin juga berkesempatan untuk mempresentasikan inovasi ini dalam gelaran The 6th Indonesia International Halal Lifestyle Conference (INHALIFE) 2024, belum lama ini. “Kami memperoleh banyak tanggapan positif sebab model pengawasan halal ini masih baru di Indonesia,” ujar guru besar Departemen Sistem Informasi ITS ini menambahkan.

BACA JUGA:  Naik Motor, Wagub Emil Buka Navy Jazz Traffic Festival 2022

Iin mengaku bahwa inovasi tersebut dapat berhasil berkat kerja sama dengan rekan-rekan dosen satu timnya. Di antaranya adalah Dini Adni Navastara SKom MSc, Siska Arifiani SKom MKom, dan Adhatus Solichah Ahmadiyah SKom MSc yang semuanya merupakan dosen Departemen Teknik Informatika ITS. Selain itu timnya juga beranggotakan mahasiswa Departemen Teknik Informatika ITS, yakni Naily Khairiya, Amanda Salwa Salsabila, Muhammad Arif Faizin, Muhammad Choirun Niam, dan Ulfah Lailatul Khoiriah.

Melalui TRACE, Iin bersama tim ingin memperlihatkan bahwa status halal bukan hanya persoalan agama, tetapi juga keamanan pangan. Dengan transparansi yang ditawarkan, kepercayaan konsumen terhadap suatu produk pun akan meningkat. “Harapannya inovasi ini dapat meluas cakupan nasionalnya sehingga bisa terintegrasi dengan berbagai kalangan usaha produk makanan,” tandasnya penuh harap. (ST05)

Tags: Ekonomi SyariahITSTRACE
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In