• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Di Kota Pahlawan Digencarkan Skrining Kesehatan

by Redaksi
Rabu, 30 Oktober 2024

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya terus berupaya meningkatkan siklus hidup masyarakat  dengan mengimplementasikan Integrasi Layanan Kesehatan (ILP). Kepastian hak kesehatan masyarakat tersebut diperkuat pemkot, seperti adanya Puskesmas Pembantu (Pustu) di tiap kelurahan, hingga layanan kesehatan RW 1 Nakes 1 (R1 N1) yang bertujuan untuk mempermudah dan mendekatkan pelayanan medis kepada masyarakat Kota Pahlawan.

Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Chandra Kusumawardhani mengatakan, ILP merupakan salah satu program yang dicanangkan secara nasional, di seluruh kabupaten/kota. ILP merupakan satu bagian dari sistem transformasi kesehatan dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif .

“Secara nyata, integrasi layanan adalah dari kunjungan rumah posyandu keluarga,’ katanya, Rabu (30/10).

Menurutnya, posyandu sekarang tidak lagi hanya berdasarkan usia balita, remaja, atau lansia tetapi bisa melayani semua sasaran siklus hidup atau usia. Kemudian merevitalisasi puskesmas pembantu di tiap kelurahan dan puskesmas induk.

Nantinya, ILP akan mengutamakan skrining kesehatan sehingga bisa mendeteksi terlebih dahulu potensi penyakit masyarakat agar dapat dilakukan intervensi lebih awal. Skrining tidak hanya dilakukan terhadap beberapa penyakit menular, tetapi juga terhadap penyakit tidak menular lainnya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Segera Lakukan Operasi Pasar untuk Redam Lonjakan Harga Telur

“Sasarannya adalah siklus hidup skrining, dan adanya hak jadwal skrining masyarakat diharapkan bisa terdeteksi sejak dini. Kesadaran masyarakat memeriksakan kesehatannya cukup tinggi,” ujar dia.

Ketika Pemkot Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah melakukan revitalisasi kesehatan, masyarakat banyak mendatangi Pustu untuk skrining kesehatan. Bahkan, ada beberapa skrining yang dapat dilakukan di posyandu keluarga. “Di lihat dari antusiasme masyarakat ternyata partisipasi masyarakat cukup bagus. Dari 2700 posyandu, ada 382 yang bertransformasi menjadi posyandu keluarga. Target kami bisa mencapai 100 persen pada tahun 2025,” ungkap dia.

Dengan semakin gencarnya melakukan skrining, hasil deteksi dini potensi penyakit pun semakin meningkat. Karenanya, dengan semakin banyaknya temuan kasus maka akan mempermudah rencana intervensi kebijakan  kesehatan. Masyarakat Kota Surabaya pun bisa langsung datang ke Pustu atau Puskesmas terkat untuk melakukan skrining.

“Tidak ada syarat tertentu untuk melakukan skrining, bisa langsung hadir. Sedangkan untuk warga luar Kota Surabaya bisa mengakses layanan terdekat karena tercatat sebagai warga domisili, karena sifatnya adalah pemantauan wilayah sekitar sehingga dipersilahkan,” terangnya.

Meski demikian, ILP tidak menunggu adanya pasien, para Kader Surabaya Hebat (KSH) bersama tenaga kesehatan juga melakukan jemput bola, dengan melakukan kunjungan rumah. “Ini sudah berjalan, para KSH sudah melakukan setiap bulan dan datanya tercatat di aplikasi Sayang Warga. Sebab, upaya promotif dan preventif rutin dilakukan untuk memberikan edukasi dan melakukan skrining berdasarkan siklus hidup,” tegasnya.

BACA JUGA:  HUT Kemerdekaan RI, Beli Emas di Pegadaian Guru dan ASN Dapat Cash Back

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sawah Pulo Kota Surabaya, dr. Gerryd Dina Soepardi mengatakan, dalam upaya memperkenalkan ILP di kawasan Kelurahan Ujung, pihaknya berkolaborasi dengan lintas sektor. Saat ini masyarakat bisa mengakses Pustu tidak hanya ketika sedang sakit, tetapi saat belum mengetahaui potensi penyakit yang menyerangnya.

“Tenaga kesehatan di Kota surabaya melayani hal tersebut, masyarakat akan dilakukan skrining, minimal ada 14 skrining wajib yang harus mereka terima supaya kita bisa mendekati dini,” kata dr. Gerryd.

Ke-14 skrining tersebut merupakan layanan sekunder. Antara lain, skrining hipotiroid terhadap bayi baru lahir apakah memiliki tiroid atau tidak, thalasemia terkait dengan kelainan darah, anemia, stroke, serangan jantung, hipertensi, PPOK (penyakit paru obstruksi kronis) yang terjadi pada lansia akibat gaya hidup sebelumnya, TBC, hepatitis, diabetes melitus, skrining kanker paru, payudara, serviks, dan usus.

“14 skrining itu minimal, sebetulnya ada sekitar 75 skrining yang alangkah lebih baik bisa dilakukan. Minimal bisa melakukan skrining 1 tahun sekali. Skrining dapat diakses oleh masyarakat Surabaya di Pustu atau Puskesmas secara gratis, sedangkan warga luar Surabaya bisa skrining di wilayah domisilinya, tetapi akan dikenakan biaya retribusi pendaftaran,” terangnya.

BACA JUGA:  Warga Ber-KTP Surabaya tapi Berdomisili di Luar Kota Diupdate Ulang

Guna menunjang angka harapan hidup dalam mengimplementasikan ILP, di Surabaya tidak hanya tersedia layanan kesehatan di Puskesmas dan Pustu, tetapi juga didukung dengan layanan kesehatan R1 N1.

“Tujuan transformasi ini adalah mendekatkan layanan kepada masyarakat, jadi tidak perlu antre atau jauh-jauh. Warga sangat antusias, terlihat dari angka kunjungan setiap bulan mengalami peningkatan, kasus harian yang ditemukan tidak hanya kasus sakit, tetapi juga kasus sehat,” ujar dia.

dr. Gerryd menjelaskan, dalam kurun waktu satu bulan, skrining kesehatan bisa menyasar 500 orang. Angka kenaikan skrining tersebut karena masyarakat semakin sadar dan peduli dengan kesehatannya, seperti melakukan tes terhadap potensi penyakit  diabetes melitus, hipertensi, dan anemia.

“Target kami dalam sehari harus melakukan skrining minimal 10 orang sehat. Itu menjadi informasi sangat penting untuk Puskesmas melakukan kebijakan kesehatan berdasarkan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Pemkot SurabayaSiklus HidupSkrining Kesehatan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN, Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Terima Dubes Uzbekistan di Grahadi, Jajaki Kerja Sama Sister Province Jawa Timur – Samarkand

Sabtu, 14 Februari 2026
Penertiban puluhan tiang kabel fiber optik yang tidak mengantongi izin.

Satpol PP Surabaya Tertibkan 45 Tiang Fiber Optik Tak Berizin

Sabtu, 14 Februari 2026

Pemkot Surabaya Bidik Penjahit Lokal Garap Kerudung ASN

Sabtu, 14 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN, Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Terima Dubes Uzbekistan di Grahadi, Jajaki Kerja Sama Sister Province Jawa Timur – Samarkand

Sabtu, 14 Februari 2026
Penertiban puluhan tiang kabel fiber optik yang tidak mengantongi izin.

Satpol PP Surabaya Tertibkan 45 Tiang Fiber Optik Tak Berizin

Sabtu, 14 Februari 2026

Pemkot Surabaya Bidik Penjahit Lokal Garap Kerudung ASN

Sabtu, 14 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Swedia, Perkuat Kerjasama Bidang Transportasi Hingga Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In