• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 14 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Integrasikan Distributed Generation, Doktor ITS Gagas Optimisasi Jaringan Distribusi

by Redaksi
Jumat, 16 Agustus 2024
Dr Sujono ST MT saat memaparkan disertasinya terkait Optimisasi Jaringan Distribusi dengan Integrasi Distributed Generation pada Sidang Promosi Doktor Departemen Teknik Elektro ITS.

Dr Sujono ST MT saat memaparkan disertasinya terkait Optimisasi Jaringan Distribusi dengan Integrasi Distributed Generation pada Sidang Promosi Doktor Departemen Teknik Elektro ITS.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Panjangnya saluran distribusi aliran listrik menyebabkan terjadinya kerugian daya yang besar dan turunnya tegangan listrik. Guna atasi masalah tersebut, doktor baru lulusan Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (DTE ITS) menggagas sistem optimisasi jaringan distribusi dengan integrasi Distributed Generation (DG).

Pada Sidang Promosi Doktor DTE ITS, Senin (12/8) lalu, Dr Sujono ST MT menerangkan bahwa DG merupakan sistem yang menempatkan unit pembangkit berskala kecil lebih dekat dengan pusat beban. Unit pembangkit yang dimaksud dapat berupa pembangkit berbasis energi terbarukan seperti matahari, angin, hingga biomassa.

Menurut Sujono, adanya sistem ini dapat memperbaiki tegangan dan efisiensi dalam jaringan hingga mereduksi aliran daya dari jaringan utama.

BACA JUGA:  Jumlah Kecelakaan Arus Mudik Turun 3 Persen

Dijelaskannya, ketika jaringan distribusi terputus dari jaringan utama, keberadaan DG yang optimal mampu mempertahankan keberlanjutan pasokan daya listrik pada sebagian beban. Kondisi ini lebih aman bagi beban vital yang tidak bisa menolerir ketiadaan pasokan daya listrik.

“Biaya operasional DG juga relatif rendah sehingga berpeluang untuk mendapatkan keuntungan yang besar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, lelaki asal Karanganyar ini menjelaskan, optimisasi integrasi DG yang dilakukannya menggunakan pendekatan aproksimasi dengan menerapkan algoritma metaheuristik. Disampaikan Sujono, algoritma ini merupakan metode yang digunakan untuk mencari solusi yang baik dari masalah optimisasi yang kompleks.

BACA JUGA:  Kapolri Ingin Integrasikan Smart City dengan Sistem Command Center

“Algoritma ini juga bagian dari kecerdasan tiruan (ArtificiaI Intelegent),” tambahnya.

Adapun algoritma yang digunakan Sujono meliputi Grey Wolf Optimizer (GWO), Particle Swarm Optimization (PSO), Differential Evolution (DEA), hingga Adaptive Modified with Firefly Algorithm (AMFA). Dari berbagai algoritma tersebut, menurut Sujono, algoritma yang paling efektif dalam memberikan hasil optimal dalam optimisasi DG adalah algoritma AMFA-DE. “Algoritma ini dapat menemukan pola yang lebih akurat dan efisien dalam kumpulan data yang rumit,” ujarnya.

Dalam pengembangannya, dosen Teknik Elektro Universitas Budi Luhur ini menerangkan bahwa teknologi di bidang pengembangan sistem konversi energi yang efisien akan mampu meningkatkan kapasitas pembangkitan daya listrik DG. Teknologi penyimpanan energi yang murah, efisien, dan andal dapat mengakselerasi pemanfaatan DG dalam mendukung pemenuhan permintaan daya listrik pada beban.

BACA JUGA:  TPPS Bojonegoro Fokuskan 8 Aksi Terintegrasi untuk Turunkan Angka Stunting

Melanjutkan penjelasannya, Sujono mengungkapkan, DG berbasis energi terbarukan sangat bergantung pada kondisi alam sehingga terdapat ketidakpastian dalam kemampuan pembangkitan. Untuk itu, menurutnya, diperlukan kajian terkait prediksi kemampuan pembangkitan DG.

Diungkapkan, dirinya mencanangkan pengembangan penelitian tersebut untuk optimisasi penyimpanan energi yang murah, efisien, dan ramah lingkungan serta sistem perlindungan jaringan. (ST05)

Tags: Distributed GenerationDoktor ITSIntegrasiJaringan Distribusi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

PPPK Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separo Gaji

Jumat, 13 Maret 2026

Warga Diimbau Cek Listrik dan Lepas Tabung LPG Sebelum Mudik

Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Surabaya bersama Yayasan Harapan Tama Bersinergi Bagikan 1.000 Peket Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan dan Layanan Publik

Jumat, 13 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Berbagi Kebahagiaan dan Ajak 95 Murid Berkebutuhan Khusus di Madiun Belanja Kebutuhan Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

PPPK Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separo Gaji

Jumat, 13 Maret 2026

Warga Diimbau Cek Listrik dan Lepas Tabung LPG Sebelum Mudik

Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Surabaya bersama Yayasan Harapan Tama Bersinergi Bagikan 1.000 Peket Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan dan Layanan Publik

Jumat, 13 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In