• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Kolaborasi Pemkot Surabaya dan UPN Veteran Jatim Sukses Berdayakan Kemandirian Ekonomi Keluarga

by Redaksi
Rabu, 7 Agustus 2024
Kegiatan Gelar Produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor Kecamatan Gubeng di Alun-Alun Balai Pemuda Surabaya.

Kegiatan Gelar Produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor Kecamatan Gubeng di Alun-Alun Balai Pemuda Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) mengadakan Gelar Produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Kecamatan Gubeng. Gelar produk UPPKA ini dilaksanakan di Alun-alun Balai Pemuda Surabaya, Selasa (6/8).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemkot dengan Universitas Pembangunan Negeri (UPN) Veteran Jawa Timur. Tujuannya mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga melalui UPPKA.

“Kerjasama ini telah memasuki tahun ke delapan. Setiap tahun kita melaksanakan pendampingan selama tiga bulan hingga benar-benar siap dan menghasilkan,” ungkap Ketua Dekranasda Surabaya, Rini Indriyani.

Ia menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, terutama para akseptor dan keluarga mereka yang dengan sukarela menjalankan program-program tersebut. Menurutnya, keputusan untuk menjadi akseptor bukanlah hal yang mudah dan memerlukan banyak diskusi dengan keluarga.

BACA JUGA:  Festival Rujak Uleg Lolos Kharisma Event Nusantara 2025

“Ada perubahan signifikan dari tahun lalu. Peserta tahun ini lebih muda-muda. Ini menunjukkan perkembangan yang baik. Kami berharap dengan program akseptor ini bisa menurunkan angka stunting,” tuturnya.

Rini juga menyebut bahwa stunting tidak hanya disebabkan kurangnya gizi. Tetapi bisa karena faktor usia ibu saat hamil, jarak antar kehamilan, hingga jumlah kehamilan. Karena itu, program ini berfokus pada perencanaan keluarga yang baik.

“Dengan pendampingan ini, kita dapat merencanakan keluarga dengan lebih baik. Sehingga bisa mendidik anak-anak menjadi lebih baik lagi dari orang tuanya,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ada 11.316 Pengaduan Selama 2021 di Aplikasi WargaKu Surabaya

Sementara itu, Ketua Pusat Program Studi Ekonomi dan Sosial UPN Veteran Jawa Timur sekaligus Ketua Tim Pembina UPPKA, Ignatia Martha menyampaikan tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan ibu-ibu dalam mengelola pangan sehat. Termasuk pula untuk meningkatkan percaya diri mereka dan mendukung kemandirian ekonomi keluarga.

“Kami berharap ibu-ibu dari 10 kelompok di Kecamatan Gubeng ini mampu melanjutkan usaha mereka dan meningkatkan pendapatan mereka dalam enam bulan ke depan,” ujar Martha.

Menurutnya, gelar produk ini merupakan sesi terakhir dari 3 bulan pendampingan dan pelatihan yang diberikan. Pada tahun ini, topik yang diangkat adalah pangan sehat non beras, dengan fokus pada umbi-umbian sebagai alternatif karbohidrat.

BACA JUGA:  Di Gelaran AICIS 2023, Gubernur Khofifah Sebut Jadi Pertemuan Budaya dan Pemikiran untuk Perdamaian, Keharmonisan dan Kesejahteraan

“Tahun ini, kami mengambil topik pangan sehat non-beras. Kami fokus pada umbi-umbian sebagai sumber karbohidrat yang lebih baik dengan protein nabati dan hewani yang beragam,” lanjut dia.

Pihaknya berharap, kegiatan ini ke depan bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif kepada ibu-ibu, terutama para akseptor KB di Kecamatan Gubeng Surabaya. “Harapan kami, kegiatan ini dapat terus berjalan dan produk yang dihasilkan tetap eksis di masa depan,” tutupnya. (ST01)

Tags: Ekonomi KeluargaKolaborasiPemkot SurabayaUPN Veteran Jatim
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In