• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 14 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Profesor ITS Gagas Industri Nasional dengan Pendekatan Klaster Industri

by Redaksi
Selasa, 5 Desember 2023
Prof Dr Ir Sri Gunani Partiwi MT

Prof Dr Ir Sri Gunani Partiwi MT

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – 
Industri nasional saat ini menjadi salah satu pendorong utama bagi kemajuan ekonomi dan pembangunan di Indonesia. Guna meningkatkan kinerja sektor industri dalam negeri, Guru Besar ke-181 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Ir Sri Gunani Partiwi MT mengimplementasikan pendekatan klaster industri dan sistem dinamika sebagai strategi untuk membentuk struktur industri nasional yang kokoh, mandiri, dan berkelanjutan.

Melalui orasi ilmiahnya, perempuan yang akrab disapa Nani itu menyampaikan bahwa sektor industri saat ini masih belum dapat mengolah bahan baku di Indonesia dengan maksimal. Hal tersebut terjadi karena sistem industri yang dikelola belum mandiri dan sehat.

“Diperlukannya konsistensi kebijakan melalui sistem dinamika dan penguatan struktur industri dari pendekatan klaster industri agar industri nasional bisa berkembang,” tuturnya.

Klaster industri yang dimaksud adalah pendekatan konsentrasi geografis berbagai perusahaan dan institusi yang saling berhubungan dalam sektor tertentu. Pendekatan ini dianggap efektif karena setiap pemangku kepentingan yang terlibat dalam sistem merupakan entitas yang saling terkait dan memiliki tujuan yang serupa, yaitu meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Perkuat Konsolidasi, Dubes Ceko Kunjungi ITS untuk Kerja Sama

“Sistem ini jika diterapkan dengan baik, dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas perusahaan,” terangnya.

Perempuan kelahiran Semarang ini menekankan, pendekatan klaster industri harus diiringi dengan penerapan sistem yang dinamis. Sejatinya, industri adalah sektor yang memiliki variabel dan atribut yang dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada lingkungan yang dinamis. Pendekatan dinamis ini akan memberikan inovasi di dalam ilmu sistem akibat fenomena industri yang bersifat spesifik dengan klaster industri yang bersifat kolektif dan aglomerasi di beberapa kasus kewilayahan.

Berkat lahirnya inovasi ini, Guru Besar Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS tersebut berhasil memberikan kontribusi nyata pada beberapa keilmuan Teknik Sistem dan Industri yang ditetapkan oleh Institute of Industrial and Systems Engineering (IISE). Keilmuan tersebut di antaranya operation engineering and management, supply chain management, design and manufacturing management, dan system design and engineering.

BACA JUGA:  Awali Tahun Akademik Baru, ITS Kukuhkan 6.993 Mahasiswa Baru

Selain pada keilmuan, kontribusi nyata ini turut dirasakan juga secara langsung oleh beberapa sektor industri dan instansi pemerintah daerah di Indonesia. Pendekatan sistem dalam perancangan sistem klaster industri dilakukan dengan dua tahapan. Pertama, dilakukannya identifikasi entitas pelaku industri yang berpotensi menjadi stakeholder klaster industri yang kemudian digambarkan pada model stakeholder klaster.

Pada fase terakhir, diperlukan upaya fasilitasi guna mengawali serta memajukan klaster industri. Pada tahap ini, dilakukan analisis rantai pasok, rantai nilai, serta penilaian nilai tambah dari produk yang dihasilkan oleh industri terkait. “Setelah industri tumbuh dan berkembang optimal, diperlukan perancangan sistem pengukuran kinerja yang komprehensif untuk pemantauan,” beber alumnus program doktor Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB ini.

BACA JUGA:  Inovasi Mahasiswa ITS Usung Metode Konstruksi Berkelanjutan

Dalam konteks yang serupa, Nani mengharapkan adanya kelanjutan atas implementasi pengukuran kinerja menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP merupakan metode yang mendukung industri dalam pengambilan keputusan kompleks atau multi-kriteria. “Penerapan metode ini ditargetkan selaras dengan pendekatan klaster industri yang bersifat dinamis,” ujarnya.

Dengan sumbangsih inovasi tersebut, Nani berharap industri nasional ke depannya mampu membentuk struktur yang kuat, mandiri, dan bersaing secara global. Direktur Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) ITS tersebut juga berterima kasih kepada para stakeholder atas dukungan yang diberikan selama ini terhadap penelitian yang dilakukannya. “Semoga kontribusi nyata yang saya berikan ini dapat meningkatkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan di Indonesia,” pungkasnya. (ST05)

Tags: Guru BesarIndustri NasionalITSKlaster IndustriProfesor
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Swedia, Perkuat Kerjasama Bidang Transportasi Hingga Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026

Pendaftaran Paskibraka Surabaya 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkot Surabaya, Waron Hospital, dan Rotary Luncurkan Mobile Clinic untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 13 Februari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Swedia, Perkuat Kerjasama Bidang Transportasi Hingga Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menghadiri seminar Entrepreneur Day di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga.

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Mahasiswa jadi Pengusaha untuk Gerakkan Perekonomian Lokal

Jumat, 13 Februari 2026

Pendaftaran Paskibraka Surabaya 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkot Surabaya, Waron Hospital, dan Rotary Luncurkan Mobile Clinic untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 13 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In