• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

4 Komoditi Unggulan Perkebunan di Jatim, Apa Saja Itu?

by Redaksi
Kamis, 16 November 2023
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

SURABAYATODAY.ID, MALANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan sub sektor perkebunan merupakan salah satu penyumbang PDRB terbesar pada sektor pertanian. Pada tahun 2022 pertumbuhan PDRB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai Rp 303,2 triliun.

“Dari angka tersebut, sebesar Rp 44,1 trilliun merupakan kontribusi dari sub sektor perkebunan atau berkontribusi sebesar 14,54 % dari total PDRB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan,” ungkapnya.

Hal ini disampaikannya saat membuka Gebyar Pembangunan Perkebunan Jawa Timur Tahun 2023 yang diikuti 800 insan perkebunan di Hotel Grand Mercure Malang, Kamis (16/11).

BACA JUGA:  KRI Bima Suci Kembali Jalankan Misi Diplomasi dan Muhibah Duta Bangsa

Khofifah menjelaskan, terdapat empat komoditi unggulan perkebunan di Jawa Timur. Pertama, tebu yang menjadi bahan baku pembuatan gula kristal putih (GKP). Pada tahun 2022, Jatim masih menjadi Provinsi penghasil tebu terbesar nasional, dengan produksi gula kristal putih (GKP) sebesar 1,1 juta ton atau sebesar 49,55% dari produksi nasional sebesar 2,4 juta ton.

Kedua, tembakau. Pada tahun 2022, produksi Tembakau di Jatim mencapai angka sebesar 97,9 ribu ton atau sebesar 43,42 % dari produksi nasional sebesar 225 ribu 555 ton.

BACA JUGA:  Khofifah Resmikan Gedung Rawat Jalan dan Kamar Operasi MOT RS Mata Jatim

Selanjutnya, kopi. Dikatakan, Jawa Timur adalah salah satu produsen terbesar kopi nasional bersama Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Utara, dan Aceh dengan produksi sebesar 68.916 ton.

Keempat, Kakao yang merupakan bahan baku bahan olahan cokelat ini, menempatkan Jawa Timur pada salah satu Provinsi penghasil Kakao dengan produksi 33.002 ton pada tahun 2022.

“Capaian tersebut tentu sangat menggembirakan, mengingat di saat yang sama lahan perkebunan semakin lama semakin menyusut karena adanya kebijakan alih fungsi lahan. Belum lagi dampak perubahan iklim dalam beberapa tahun terakhir sangat berdampak kepada produksi dan produktivitas tanaman perkebunan,” terangnya. (ST02)

BACA JUGA:  Dosen ITS Masuk Top 100 Asian Scientist 2024
Tags: Gubernur KhofifahKomoditi UnggulanPerkebunan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In