• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 17 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Capaian MCP Bojonegoro Terus Naik, Terbaik di Tata Kelola Dana Desa 

by Redaksi
Kamis, 14 September 2023
Sesuai penilaian KPK, Kabupaten Bojonegoro terus mengalami kenaikan capaian MCP. Pada 2020, capaian MCP Bojonegoro di angka 66, naik pada 2021 ke angka 86,6, dan pada 2022 mencapai angka 95,32. 

Sesuai penilaian KPK, Kabupaten Bojonegoro terus mengalami kenaikan capaian MCP. Pada 2020, capaian MCP Bojonegoro di angka 66, naik pada 2021 ke angka 86,6, dan pada 2022 mencapai angka 95,32. 

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Sebagai langkah pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melaksanakan Rapat Monitoring dan Evaluasi Monitoring Center Prenvention (MCP) untuk Pemkab Bojonegoro Tematik APBD 2023-2024 pada Rabu (13/9). Ada tiga poin penting yang menjadi topik, yaitu Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Pendapatan Daerah, dan Aset Daerah.

Kegiatan yang difasilitasi Inspektorat Pemkab Bojonegoro ini guna menindaklanjuti surat KPK Nomor: B/7066/KSP.00/70-74/09/2023 perihal Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tematik. Rapat dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, Sekretaris Daerah, Asisten Setda, Staf Ahli, dan seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Bojonegoro.

BACA JUGA:  Kunjungi Kampung Maibo, Gubernur Khofifah siap Jadi Ibu Asuh Bagi Anak-Anak yang Bersekolah di Jatim

Sesuai penilaian dari KPK RI, Kabupaten Bojonegoro terus mengalami kenaikan capaian MCP. Pada 2020, capaian MCP Bojonegoro masih berada di angka 66. Kemudian pada 2021 naik ke angka 86,6. Lalu pada 2022, nilai MCP Pemkab Bojonegoro mencapai angka 95,32.

Capaian ini mengantarkan Pemkab Bojonegoro berada pada urutan kelima se-Jawa Timur. Angka capaian yang diperoleh Kabupaten Bojonegoro ini juga berada di atas rata-rata nasional.

Terdapat 8 area intervensi yang menjadi penilaian oleh KPK RI. Yakni Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Dana Desa.

BACA JUGA:  Bojonegoro Era Baru, Pembangunan Pesat dan Menjadi Green Smart City

Hasil dari penilaian 8 area intervensi tersebut hingga  Rabu (13/9) untuk perencanaan dan penganggaran APBD berada di angka 46,25. Pengadaan barang dan jasa berada di angka 50,68, Sedang perizinan berada di angka 65,22, pengawasan (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) berada di angka 56,84, manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) berada di angka 34,92. Serta Optimalisasi Pajak Daerah berada di angka 53,45, Manajemen Aset Daerah berada di angka 56,13, dan Tata Kelola Dana Desa berada di angka 91,50.

Sementara ini, Kabupaten Bojonegoro mendapatkan nilai tertinggi pada area intervensi Tata Kelola Dana Desa.

BACA JUGA:  ITS Tiga Terbaik Se-Indonesia, Meroket di Peringkat 1.089 World Class University

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemkab Bojonegoro dengan KPK RI. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya transparansi sebagai landasan utama dalam pemerintahan.

“Transparansi adalah pondasi utama yang harus kita junjung tinggi. Dalam rapat koordinasi hari ini, harapannya adalah meningkatkan pencapaian dan pengendalian MCP KPK di tahun 2023. Kami berharap semua tindakan yang kami lakukan dapat berjalan dengan lancar dan baik,” ujarnya.

Rapat ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi kinerja Pemkab Bojonegoro terutama dalam tiga aspek, yaitu Pengadaan Barang dan Jasa, Pendapatan Daerah, dan Aset Daerah.(ST10)

Tags: Dana DesaKPKMonitoring Center PrenventionPemkab BojonegoroTata Kelola
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻, 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi bagi Pendatang

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Hormati Nyepi 2026, Wali Kota Eri Cahyadi Imbau Takbiran di Sekitar Pura Tak Gunakan Pengeras Suara Luar

Selasa, 17 Maret 2026

Antisipasi Lonjakan Pengunjung Lebaran 2026, Dishub Surabaya Siapkan Skema Parkir KBS

Selasa, 17 Maret 2026

Berita Terkini

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻, 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi bagi Pendatang

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Hormati Nyepi 2026, Wali Kota Eri Cahyadi Imbau Takbiran di Sekitar Pura Tak Gunakan Pengeras Suara Luar

Selasa, 17 Maret 2026

Antisipasi Lonjakan Pengunjung Lebaran 2026, Dishub Surabaya Siapkan Skema Parkir KBS

Selasa, 17 Maret 2026

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Beserta 35 Ribu Lebih Jemaah Laksanakan Qiyamul Lail dan Sahur Bersama di Masjid Al Akbar Surabaya

Selasa, 17 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In