• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Mahasiswa KKN Unugiri Ajarkan Pengolahan Sampah Jadi Pupuk Cair

by Redaksi
Sabtu, 19 Agustus 2023
Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro dalam KKN di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro.

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro dalam KKN di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Banyak cara kreatif untuk mengatasi permasalahan sampah di lingkungan masyarakat. Salah satunya dilakukan warga Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Bersama mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro, warga Stanak menjadikan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Enrico Sufiandi, ketua Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unugiri kelompok 51 mengatakan bahwa permasalahan sampah makin meningkat. Aktivitas rumah tangga menjadi penyumbang sampah terbesar. Kondisi demikian yang kemudian memicu mahasiswa mencari solusi.

“Salah satunya dengan melakukan pemanfaatan sampah basah menjadi pupuk kompos cair yang berguna bagi para petani di desa Sranak yang mayoritas penduduknya petani,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kadin Kominfo Bojonegoro Beri Penjelasan Terkait Polemik Anggaran untuk Media Online

Sementara itu, Zainur Rokhim pemateri pada sosialisasi pemanfaatan sampah menjadi pupuk kompos menyampaikan bahwa tidak ada kata sampah dalam hidup. Karena apapun barangnya semua bisa menjadi pupuk cair yang bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos.

Bahan yang bisa digunakan dalam pembuatan kompos cair antara lain kulit bawang merah, kulit bawang putih, sisa-sisa sayur, dan lain sebagainya dalam bentuk basah. Sehingga bisa difermentasi menjadi pupuk.

“Dengan cara fermentasi selama berbulan-bulan bahkan ada yang setahun lamanya,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Imigrasi Terapkan Autogate di T2 Bandara Internasional Juanda

Zainur juga menjelaskan bahwa banyak produk pupuk kompos yang bisa dibuat dari bahan-bahan sampah basah. Yakni antara lain, PSB (photosintesis bacteria), nitrogen, fosfor, kalium, pupuk daun, obat pengusir tikus, pupuk nutrisi buah dan lainnya yang mudah didapat dari toko pertanian.

Terpisah, warga Desa Sranak Kecamatan Trucuk Sukamto mengungkapkan kegiatan pelatihan ini sangat membantu masyarakat, khususnya para petani. Karena bisa jadi jalan alternatif dalam penggantian pupuk subsidi dari pemerintah. “Semoga ke depan pupuk kompos cair ini bisa dikembangkan oleh masyarakat agar menjadi petani mandiri dan produktif,” terangnya.

BACA JUGA:  Semarak Agustusan Para Lansia di Griya Werdha, Ikuti Lomba Makan Kerupuk Gigi Palsu Terlepas

Permasalahan pengelolaan sampah memang bukan hanya tanggungjawab individu saja, namun diperlukan kerja sama antara berbagai pihak baik masyarakat maupun dari pemerintah daerah.

Sementara itu Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga melakukan berbagai upaya dalam mengelola sampah menjadi produk yang berguna. Di antaranya memberikan pelatihan membuat paving block dari plastik kresek dan pelatihan budidaya manggot BSF yang dilakukan, Kamis (23/2) silam.

Dalam pelatihan tersebut diberikan kepada pengelola bank sampah yang ada di Kabupaten Bojonegoro yang tercatat ada sebanyak 171 bank aampah.(ST10)

Tags: Bojonegoro KKNKecamatan TrucukPengelolaan SampahPupuk CairUnugiri
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Tak Sekadar Wisata Alam, Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Tak Sekadar Wisata Alam, Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In