• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Surabaya Cross Culture Didaftarkan ke Kharisma Event Nusantara

by Redaksi
Kamis, 20 Juli 2023
Salah satu penampilan peserta Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival (SCCIFAF) tahun 2023.

Salah satu penampilan peserta Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival (SCCIFAF) tahun 2023.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival (SCCIFAF) telah menjadi ajang tahunan di Kota Pahlawan. Meski sempat vakum selama 3 tahun karena pandemi Covid-19, event tersebut kembali digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di tahun 2023.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bahwa pemkot berencana mendaftarkan SCCIFAF ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN). Keinginan itu didasari karena ingin mengembangkan event tersebut agar lebih luas seperti halnya Festival Rujak Uleg.

“Yang kita daftarkan ada Festival Rujak, yang sudah masuk. Terus Parade Bunga dan Insyaallah Cross Culture ini,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (20/7).

BACA JUGA:  Lahan Eks TRS Jadi Tempat Konser, Ita Purnamasari dan Boomerang Bakal Tampil 17 Agustus

Eri Cahyadi juga mengakui, bahwa delegasi yang ikut dalam Surabaya Cross Culture di tahun 2023 ini tidak sebanyak dari sebelumnya. Hal ini dikarenakan SCCIFAF sempat terhenti 3 tahun karena adanya pandemi Covid-19.

“Kalau kemarin (sebelum pandemi) yang ikut banyak, tapi setelah pandemi belum banyak delegasi yang datang di Surabaya. Mungkin insyaallah setelah tahun depan kita daftarkan bisa masuk KEN seperti Rujak Uleg,” jelasnya.

Melalui event SCCIFAF ini, Wali Kota Eri menyatakan ingin menunjukan budaya Surabaya kepada para delegasi yang berasal dari berbagai daerah dan mancanegara. Karena menurutnya, Surabaya ini memiliki banyak budaya tarian dengan berbagai ragam.

BACA JUGA:  Peringatan World Habitat Day, Inilah yang Disampaikan Presiden Joko Widodo

“Setelah itu saya ingin menunjukkan  bahwa Surabaya ini punya talenta yang  mulai dari anak kecil hingga dewasa. Dan yang terpenting adalah ketika kita tampil bersama dengan seluruh delegasi dari luar negeri, maka Surabaya juga punya kemampuan untuk itu,” bebernya.

Bahkan, Wali Kota Eri mengungkap, jika Surabaya juga mendapatkan permintaan untuk mengirimkan delegasinya agar tampil di Negara Uzbekistan dan India. Hal tersebut menunjukkan jika budaya seni asal Kota Surabaya ini juga diakui oleh negara-negara lain.

“Jadi mereka betul-betul merasa budaya Surabaya ini juga bisa tampil di luar sana. Bahkan dari Kochi Jepang, itu juga minta kita (Surabaya) tampil di sana,” ungkap dia.

BACA JUGA:  35 Pejabat Pemkot Surabaya Dimutasi

Saat ditanya tarian seperti apa yang akan ditampilkan ke luar negeri, Wali Kota Eri menyebut, jika tarian itu seperti di antaranya Tari Remo, Gito Maron dan sebagainya. Namun, kata dia, tarian yang akan ditampilkan ke luar negeri tentu ada modifikasinya.

“Tapi saya ada bangganya ketika semua budaya seni yang kita tampilan menarik dari pihak luar negeri untuk diajak kita berkolaborasi di sana. Berarti mengakui, tarian kita, budaya kita juga Alhamdulillah nyaman, enak dilihat dan filosofi – filosofinya ada,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiKharisma Event NusantaraSurabaya Cross Culture
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In