• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Tidak Ada Perpeloncoan, Lulusan SD Banyak yang Mondok

by Redaksi
Selasa, 18 Juli 2023
Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tingkat sekolah dasar di salah satu SDN di Surabaya.

Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tingkat sekolah dasar di salah satu SDN di Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pelajar jenjang SD-SMP baik negeri maupun swasta di Kota Surabaya mulai memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin (17/7). MPLS menjadi awal pengenalan bagi peserta didik sebelum mereka mulai mengikuti tahun ajaran baru di sekolah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, bahwa dari pantauan hari pertama MPLS, para orang tua terutama jenjang SD, terlihat antusias. Orang tua banyak yang datang mengantarkan dan bahkan menunggu anak mereka di sekolah.

“Pantauan MPLS banyak orang tua yang antar anaknya. Jadi belum waktunya pulang, orang tua menunggu, mobilnya antre, mereka menunggu putranya. Sehingga kami juga ikut menjaga, seperti yang ada di SDN Kaliasin. Kalau yang lainnya SMP seperti biasa,” katanya, Selasa (18/7).

BACA JUGA:  Surabaya Miliki UPTD PPA, Percepat Penyelesaian Kasus Kekerasan Seksual dan Perundungan 

Eri memastikan bahwa tidak ada perundungan atau perpeloncoan bagi peserta didik dalam kegiatan MPLS SD-SMP di Surabaya. Penekanan terkait hal ini sebelumnya telah disampaikannya kepada seluruh kepala sekolah jenjang SD-SMP sederajat di Kota Pahlawan.

“Di Surabaya tidak ada (perpeloncoan),” tegasnya.

“Tapi bagaimana dia (siswa) mengenal suasana sekolah bisa nyaman dengan teman, itu malah yang kita anjurkan. Dan itu ada penilaian dari Dinas Pendidikan yang diberikan kepada masing-masing kepala sekolah,” sambungnya.

Di sisi lain, Wali Kota Eri menyatakan telah telah melakukan pengecekan ke sekolah negeri dan swasta terkait jumlah peserta didik yang mendaftar. Dari pengecekan itu, ia mengaku jika jumlah pendaftar tidak sama dengan lulusan yang ada.

BACA JUGA:  Peringatan Hari Otonomi Daerah, Terobosan Baru Siap Diusung di Surabaya

“Kita kemarin lakukan cek ke sekolah-sekolah negeri dan swasta, masih banyak pendaftar, jumlah lulusannya sekian, yang daftar sekian. Jadi ada yang ke mana, kita lagi mendata. Ada yang di pondok, ada yang di mana,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa pada tahun ajaran baru 2023/2024 ini, banyak sekolah swasta yang jumlah siswanya menurun. Jika pada tahun ajaran sebelumnya, jumlah peserta didik mencapai tiga kelas, kini hanya dua setengah kelas.

“Sekarang itu identik banyak ke pondok-pondok modern, banyak yang ke sana,” katanya.

Karenanya, Wali Kota Eri berharap, lembaga pendidikan SD-SMP swasta di Surabaya dapat lebih meningkatkan kualitas sekolahnya. Baik itu peningkatan dari segi infrastruktur sekolah maupun tenaga pendidik.

BACA JUGA:  Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Serbuan Vaksinasi Merdeka di Lapangan Thor Surabaya

“Saya berharap dengan kualitas yang baik, baik dari segi infrastruktur maupun guru, maka itu bisa membuka peluang agar murid masuk ke sekolah itu. Tapi sekarang trendnya berbeda, lebih banyak yang sekolah ke pondok. Jadi anaknya langsung tinggal di sana,” paparnya.

Wali Kota Eri menilai bahwa banyak orang tua yang menitipkan anaknya ke pondok modern karena ingin membentuk karakter sang anak. Menurutnya, hal itu dilakukan karena para orang tua lebih yakin dengan sistem yang ada pendidikan agamanya dan kebangsaan.

“Mungkin kita juga akan ubah nanti sistem sekolah sambil melihat, karena kok (banyak siswa) larinya ke sana (pondok modern),” pungkasnya. (ST01)

Tags: Masa Pengenalan Lingkungan SekolahMPLSPerpeloncoanPerundungan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pemkot Surabaya menerima barang rampasan negara senilai Rp 167.031.000 dari Komisi Pemberantasan Korupsi melalui mekanisme penetapan status penggunaan dan hibah.

Pemkot Surabaya Terima Hibah Apartemen dari KPK

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pelebaran jalan di Jalan Stasiun Wonokromo.

Atasi Kemacetan di Stasiun Wonokromo, Pemkot Surabaya Lakukan Pelebaran Jalan

Selasa, 21 April 2026

Bakal Jadi Wisata Baru, Wali Kota Eri Cahyadi Lakukan Penataan Kawasan Kali Tebu

Selasa, 21 April 2026

Peringati Hari Kartini, Pemkot Surabaya Gelar Baksos Nakes Menyapa Warga: Dekatkan Layanan Kesehatan ke Pintu Rumah

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Pemkot Surabaya menerima barang rampasan negara senilai Rp 167.031.000 dari Komisi Pemberantasan Korupsi melalui mekanisme penetapan status penggunaan dan hibah.

Pemkot Surabaya Terima Hibah Apartemen dari KPK

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pelebaran jalan di Jalan Stasiun Wonokromo.

Atasi Kemacetan di Stasiun Wonokromo, Pemkot Surabaya Lakukan Pelebaran Jalan

Selasa, 21 April 2026

Bakal Jadi Wisata Baru, Wali Kota Eri Cahyadi Lakukan Penataan Kawasan Kali Tebu

Selasa, 21 April 2026

Peringati Hari Kartini, Pemkot Surabaya Gelar Baksos Nakes Menyapa Warga: Dekatkan Layanan Kesehatan ke Pintu Rumah

Selasa, 21 April 2026

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In