SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan ‘Kampoeng Mandiri’ RW V, di Wisma Kedung Asem Indah, Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut Surabaya.
Khofifah berharap, adanya Kampung Mandiri ini dapat terupgrade menjadi Kampung Devisa. Tentunya, dirinya juga mengingatkan terdapat syarat untuk produk-produk yang diproduksi.
“Hal ini dilakukan agar UMKM yang ada di Kampung Mandiri dapat meningkat menjadi Kampung Devisa,” ungkapnya.
Lebih lanjut mantan Menteri Sosial RI tersebut berharap, Kampung Mandiri di kawasan Kedung Baruk ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh kampung-kampung lainnya. Tidak hanya di Surabaya dan Jawa Timur melainkan di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga meninjau Green school,serta beberapa UKM dan home industri Ecoprint yang ada di wilayah tersebut.
Sementara itu, Ketua Program Kampoeng Mandiri RW V Wisma Kedung Asem Indah, Kelurahan Kedung Baruk, Kec. Rungkut Kota Surabaya Didik Edi Susilo mengatakan, adanya Kampung Mandiri ini diciptakan tak lepas dari Gubernur Khofifah yang menelurkan ide menginisiasi adanya Desa Mandiri di Jawa Timur.
“Jejak ibu luar biasa, bermanfaat bagi masyarakat. Kalau nanti Desa Mandiri dan Kampung Mandiri bisa berpasangan di Jawa Timur akan menjadi daerah yang makmur,” ujarnya.
Didi menyatakan, warga Kampung Mandiri RW V, Wisma Kedung Asem Indah, Kel. Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Kota Surabaya siap menjadi mentor untuk menciptakan Kampung Mandiri di Jawa Timur. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat yang tinggal diwilayah perkampungan dapat mandiri dan memberikan nilai tambah.
“Sehingga masyarakat maju mengikuti jaman, dan tentunya ini berkelanjutan. Disini swadaya masyarakat tinggi, apalagi kami bekerjasama dengan Pelindo yang membina kami untuk mendatangkan tamu dari luar negeri singgah ditempat kami,” kata Didi. (ST02)





