• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Politik dan Pemerintahan

Wagub Emil Ajak Anak Muda Temukan Solusi Berkelanjutan untuk Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

by Redaksi
Sabtu, 20 Mei 2023

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak anak-anak muda untuk mencari solusi permasalahan demi pembangunan berkelanjutan. Khususnya dalam hal kemiskinan dan ketahanan pangan.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Summer Program National University of Singapore (NUS) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat (19/5).

Dijelaskan, sepertiga dari masyarakat Jawa Timur masih bekerja dalam sektor agrikultural. Yang mana pendapatan mereka menjadikan mereka bagian dari masyarakat yang tergolong menengah ke bawah.

“Ada banyak permasalahan untuk agrikultur kita. Dari harga, ancaman inflasi, sampai tantangan keberadaan lahan untuk anak muda yang ingin menginovasi sistem agrikultur kita,” ujarnya.

BACA JUGA:  Entas Kemiskinan dan Pengangguran, Eri Cahyadi: Petakan Program Prioritas

Selain itu, adanya fakta bahwa sepertiga penduduk Jatim adalah mereka yang bekerja di agrikultural menurut Emil terlalu banyak. Sehingga, meyakinkan mereka untuk beralih profesi dan mencoba kesempatan lain sangat vital.

“Tapi kita punya cita-cita untuk menjadi lumbung pangan nasional. Jadi saya bertanya ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan apakah kita bisa menjaga produksi beras kita. Jawabannya bisa. Tapi prosesnya bisa rumit,” ungkapnya.

“Jadi, apakah saya punya jawaban untuk semua permasalahan? Tidak. Tapi dengan bisa mengidentifikasi masalah, kita sudah setengah jalan. Maka saya menantang kalian untuk mencari jawaban ini dan membantu kami,” lanjut Emil.

BACA JUGA:  Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Padangan Bojonegoro Bantu Petani Tanam Padi

Pemerintah sendiri, sebut mantan Bupati Trenggalek itu, selama ini telah berusaha mencapai pembangunan berkelanjutan lewat regulasi, monitoring, dan penyediaan fasilitas. Lebih dari itu, pemerintah juga mengadakan sistem yang dapat membantu masyarakat.

“Bahkan saat saya masih jadi bupati, kami ada program memberikan insentif untuk anak-anak miskin yang mau masuk sekolah. Ini bukan mengajarkan malas, tapi mereka biasanya lebih memilih bekerja daripada sekolah,” tuturnya.

Emil mengatakan, jika setiap anak bisa mengenyam pendidikan, probabilitas mereka tinggi untuk mengubah hidup mereka dan keluarga menjadi lebih baik. Sebab, kesempatan akan lebih terbuka bagi mereka yang berpendidikan.

BACA JUGA:  Antusias Pendaftar Meningkat, Bupati Bojonegoro Tambah Jumlah Penerima Beasiswa Prestasi

Lebih jauh, dirinya menjelaskan ada banyak hal yang dapat dilakukan generasi mudah untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Di antaranya adalah mengungkap isu korupsi, kekurangan sistem edukasi, dan menjadi pemimpin unik yang jujur.

Untuk mewujudkannya, dibutuhkan dukungan dari orang dewasa, orang tua, dan pemerintah. Tak hanya itu, mereka juga butuh riset sosial dan brand projects untuk kredibilitas.

“Berada di posisi saya sekarang ini saya sadar bahwa godaan untuk menyenangkan semua orang itu kuat, tapi tidak bisa kita lakukan jika ingin melakukan sesuatu yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Emil. (ST02)

 

 

Tags: Dinas Pertanian dan Ketahanan PanganEmil Dardak ElestiantoKemiskinanKetahanan PanganProgram National University of SingaporeUniversitas Airlangga
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Konflik Global Memanas, Pemkot Surabaya Kunci Inflasi Lewat Intervensi Pasar

Kamis, 5 Maret 2026

Voucher Parkir Suroboyo Hadir dengan Standar Peruri, Dishub Bidik Sistem Parkir Lebih Transparan

Kamis, 5 Maret 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi dan Rehabilitasi 51 SMA, SMK, dan SLB Wilayah Lamongan dan Gresik Senilai Rp 69,7 Miliar

Kamis, 5 Maret 2026

Sekdaprov Adhy Karyono Dampingi Deputi KemenPAN-RB Tinjau Layanan Publik di Jatim, Perkuat Inovasi dan Kualitas Pelayanan

Kamis, 5 Maret 2026

Berita Terkini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Konflik Global Memanas, Pemkot Surabaya Kunci Inflasi Lewat Intervensi Pasar

Kamis, 5 Maret 2026

Voucher Parkir Suroboyo Hadir dengan Standar Peruri, Dishub Bidik Sistem Parkir Lebih Transparan

Kamis, 5 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Idul Fitri dan Nyepi 2026 Berdekatan, Wali Kota Eri Cahyadi Ingatkan Warga Jaga Toleransi

Kamis, 5 Maret 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi dan Rehabilitasi 51 SMA, SMK, dan SLB Wilayah Lamongan dan Gresik Senilai Rp 69,7 Miliar

Kamis, 5 Maret 2026

Pemkot Surabaya-Kejati Jatim: Teken PKS Optimalisasi Pemulihan Aset

Kamis, 5 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In