• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 11 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

DLH Bojonegoro: Air Berbau Belerang di Desa Jari Tak Layak Konsumsi tapi Aman Bagi Tumbuhan

by Redaksi
Rabu, 10 Mei 2023

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro memastikan hasil uji analisa air berbau belerang yang keluar dari tanah di Desa Jari Kecamatan Gondang tidak layak dikonsumsi. Namun demikian, air tersebut tidak berpengaruh terhadap kualitas tanah dan tanaman.

Kepala DLH Bojonegoro Dandi Suprayitno menyampaikan pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi beberapa waktu lalu dan melakukan pengujian analisa kandungan air. Hasilnya menunjukkan ada beberapa parameter analisa air di Desa Jari Kecamatan Gondang parameter telah melampaui baku mutu / ambang batas sesuai dengan PP Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran VI.

BACA JUGA:  Kuliner Gratis, 85 Rombong Meriahkan Rangkaian Hari Jadi Bojonegoro

“Parameter yang melampaui baku mutu antara lain TDS yang merupakan zat terlarut dan TSS merupakan padatan yang ada pada larutan namun tidak terlarut. TSS dan TDS dapat menyebabkan air menjadi keruh.  Kekeruhan tersebut dikarenakan timbulnya gelembung sehingga partikel tanah bercampur pada air,” terangnya.

Selain itu, Dandi menjelaskan poin kedua hasil dari analisa BOD adalah kebutuhan oksigen untuk mikroorganisme agar dapat melakukan penguraian dan COD adalah kebutuhan oksigen yang diperlukan untuk mengurai seluruh bahan limbah yang ada pada air.

BACA JUGA:  Buka Kongres III Pergunu, Gubernur Khofifah Tekankan Peran Guru Dalam Peningkatan Kualitas SDM Bangsa

“Penyebab tingginya BOD bisa disebabkan karena proses pembusukan dari dedaunan yang jatuh. Sedangkan penyebab tingginya COD bisa disebabkan karena penggunaan pupuk kimia,” jelasnya.

Dandi juga menambahkan bahwa total coliform merupakan kelompok mikroba atau bakteri biasanya ditemukan di lingkungan (misalnya tanah atau tumbuh-tumbuhan). Penyebab nilai total coliform tinggi bisa disebabkan oleh kotoran dari hewan.

“Sedangkan hasil analisa tanah sesuai dengan PP Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran VIII sudah sesuai dengan baku mutu,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Cetak Bibit Atlet, Kejuaraan Bulutangkis Kajari Bojonegoro Cup 2025 Resmi Digelar

Menurut Dandi Suprayitno bisa disimpulkan hasil uji analisa menunjukkan beberapa parameter melebihi baku mutu yang menunjukkan bahwa kandungan air tersebut tidak layak dikonsumsi. Tetapi air tersebut tidak berpengaruh terhadap tanah dan tanaman.

“Dikarenakan kandungan logam pada air tersebut sudah sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan. Untuk kandungan logam pada tanah juga sudah sesuai dengan baku mutu. Tapi perlu diingat tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” pungkasnya.(ST10)

 

Tags: BelerangDLH BojonegoroPemkab Bojonegoro
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wagub Emil Dorong Penerima Manfaat PKH Jadi Anggota KDMP, Optimis Berdayakan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Mobil Dinas Pemkot Surabaya Dipakai Mudik

Selasa, 10 Maret 2026
Kepala BPKAD Surabaya, Wiwiek Widayati

Pemkot Surabaya Luncurkan SASETBOYO, Aplikasi Digital untuk Buka Akses Investor ke Aset Daerah

Selasa, 10 Maret 2026

Picu Kemacetan, Pasar Tumpah di Simo Katrungan Surabaya Ditertibkan Satpol PP

Selasa, 10 Maret 2026

Berita Terkini

Wagub Emil Dorong Penerima Manfaat PKH Jadi Anggota KDMP, Optimis Berdayakan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Mobil Dinas Pemkot Surabaya Dipakai Mudik

Selasa, 10 Maret 2026
Kepala BPKAD Surabaya, Wiwiek Widayati

Pemkot Surabaya Luncurkan SASETBOYO, Aplikasi Digital untuk Buka Akses Investor ke Aset Daerah

Selasa, 10 Maret 2026

Picu Kemacetan, Pasar Tumpah di Simo Katrungan Surabaya Ditertibkan Satpol PP

Selasa, 10 Maret 2026

Ratusan Masyarakat Antusias Padati Pasar Murah di GOR Bung Karno Nganjuk

Selasa, 10 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In