SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Sekitar 86 orang pedagang lesehan yang berjualan di pasar kota menggelar tasyakuran, Senin (9/1) malam. Kegiatan ini dilakukan sebelum pindah lokasi di Pasar Wisata hari ini.
Pembina Paguyuban Pedagang Lesehan, Samsul Ma’arif mengatakan, puluhan pedagang yang menggelar tasyakuran tersebut rata-rata berjualan sore hari. “Karena besok sudah pindah ke Pasar Wisata, kami gelar tasyakuran sebagai wujud rasa syukur dan mendapat barokah dari Allah SWT agar di pasar yang baru dagangan kami laris dan banyak pembeli,” harapnya.
Dia menyatakan hampir semua pedagang menyambut baik pemindahan yang dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro. Para pedagang berharap, Pasar Wisata nantinya menjadi jujugan masyarakat.
Menurutnya, semua pedagang lesehan yang pindah berjualan semua jenis dagangan kecuali daging sapi dan kambing. Yakni, mulai daging ayam, ikan laiut, sayuran, tahu dan tempe, mrancangan, dan masih banyak lagi.
“Harapan kita kedepan mudah-mudahan program yang disiapkan Pemkab Bojonegoro berjalan maksimal,” lanjutnya.
Pihaknya optimistis dengan rencana Dinas Perdagangan dan UMKM yang memberikan fasilitas, membebaskan biaya selama tiga bulan ke depan. Apalagi ada himbauan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) agar berbelanja di Pasar Wisata. (ST10)





