• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 1 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemprov Jatim Akan Terapkan Teknologi Modifikasi Cuaca

by Redaksi
Rabu, 4 Januari 2023
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono usai bertemu dengan tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono usai bertemu dengan tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Untuk mengurangi intensitas curah hujan dan pencegahan bencana hidrometorologi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengusulkan permohonan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Jawa Timur selama masa siaga darurat bencana hidrometeorologi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan TNI Angkatan Udara (AU).

“Kami kedatangan dari tim yang merancang TMC atas usulan Pemprov Jatim agar menggunakan teknologi tersebut untuk mengurangi potensi-potensi hujan yang kemudian bisa mengakibatkan kerugian,” kata Sekdaprov Jatim Adhy Karyono di ruang kerja kantor Gubernur Jatim, Rabu (4/1).

BACA JUGA:  Bupati Jember Hendy Siswanto Sakit, Firjaun Ditunjuk Jadi Plt

Ia menjelaskan, TMC adalah usaha campur tangan manusia dalam pengendalian sumber daya air (SDA) di atmosfer untuk menambah atau mengurangi curah hujan pada daerah tertentu guna meminimalkan bencana alam yang disebabkan iklim dengan memanfaatkan parameter cuaca.

“Saat ini, kita tidak lagi berfokus pada banjirnya, melainkan kita juga berusaha mencegah hujan yang diperkirakan BMKG itu curah hujan paling tinggi dan berpotensi banjir sehingga dapat dicegah dengan cara memodifikasi cuaca menggunakan teknologi bernama TMC,” tuturnya.

Skema kerja teknologi tersebut, kata Adhy, selama ini dikenal menggunakan pesawat yang dihantarkan bahan semai berupa NaCl ke awan melalui udara. Namun ada cara lainnya yakni dengan penyampaian bahan semai ke dalam awan dari darat menggunakan wahana Ground Based Generator (GBG) dan wahana pohon Flare untuk sistem statis.

BACA JUGA:  Temui Kader Surabaya Hebat, Eri Cahyadi Jelaskan Isu Pemecatan

Kedua metode ini, lanjutnya, memiliki prinsip kerja yang sama yakni menghantarkan bahan semai ke dalam awan dengan memanfaatkan keberadaan awan orografik dan awan yang tumbuh di sekitar pegunungan sebagai targetnya.

“Teknologi TMC dampaknya sangat luar biasa karena dapat mencegah potensi banjir serta mengurangi kerugian masyarakat dan pemerintah. Ini yang dilakukan tim dari pusat terdiri dari BNPB, BMKG dan BRIN,” urainya.

“Saat ini basecampnya ada di LANUD Malang dan kita mendukung karena merupakan permintaan dari Pemprov Jatim. Kami tidak ingin masyarakat di sini pasrah ketika hujan dan terjadi banjir,” tambah Adhy.

BACA JUGA:  MASKI Diajak Bersinergi dan Kolaborasi di Pembangunan

Selain itu, ia mengaku bahwa potensi banjir mulai berkurang di DKI Jakarat karena modifikasi bantuan alat teknologi cuaca yang digunakan, yakni TMC. Maka, Adhy menegaskan Jawa Timur juga ingin menerapkan teknologi tersebut sehingga dan prakiraan cuaca dapat di deteksi. (ST02)

Tags: BMKGBNPBPemprov JatimTeknologi Modifikasi Cuaca
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Inovasikan Desain Kemasan lewat Teknologi AI, Sukses Raih Doktor di ITS

Jumat, 1 Mei 2026

Paripurna DPRD Jatim “Bedah” Gaji Direksi BUMD, Tak Sejalan dengan Kinerja

Kamis, 30 April 2026
KRI Bima Suci unsur Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II yang sedang mengemban misi muhibah diplomasi duta bangsa bersama Satgas Lattek Kartika Jala Krida saat sandar di Changi Naval Base, Singapura.

KRI Bima Suci Tiba di Singapura dalam Pelayaran Muhibah

Kamis, 30 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan pertemuan  dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Yang Mulia Raden Dato' Muhammad Iman Hascarya Kusumo.

Gubernur Khofifah Melakukan Pertemuan  dengan Dubes RI Untuk Malaysia YM. Raden Dato’ Muhammad Iman Hascarya Kusumo, Ini yang Dibahas

Kamis, 30 April 2026

Berita Terkini

Inovasikan Desain Kemasan lewat Teknologi AI, Sukses Raih Doktor di ITS

Jumat, 1 Mei 2026

Paripurna DPRD Jatim “Bedah” Gaji Direksi BUMD, Tak Sejalan dengan Kinerja

Kamis, 30 April 2026
KRI Bima Suci unsur Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II yang sedang mengemban misi muhibah diplomasi duta bangsa bersama Satgas Lattek Kartika Jala Krida saat sandar di Changi Naval Base, Singapura.

KRI Bima Suci Tiba di Singapura dalam Pelayaran Muhibah

Kamis, 30 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan pertemuan  dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Yang Mulia Raden Dato' Muhammad Iman Hascarya Kusumo.

Gubernur Khofifah Melakukan Pertemuan  dengan Dubes RI Untuk Malaysia YM. Raden Dato’ Muhammad Iman Hascarya Kusumo, Ini yang Dibahas

Kamis, 30 April 2026
Pelepasan calon jemaah haji berlangsung khidmat di gedung Graha PWI Jawa Timur di Surabaya.

Pengurus PWI Jawa Timur Lepas Keberangkatan 11 Orang Calon Jemaah Haji yang Terdiri dari wartawan dan pengurus PWI

Kamis, 30 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In