• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 24 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Ta’lim, Tadris, Ta’dib dan Tarbiyah, Inilah Pesan Khofifah Saat Resmikan Asrama Ponpes Al Fattah Sidoarjo

by Redaksi
Minggu, 9 Oktober 2022
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan gedung asrama putra di Pondok Pesantren Al Fattah, Sidoarjo.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan gedung asrama putra di Pondok Pesantren Al Fattah, Sidoarjo.

SURABAYATODAY.ID, SIDOARJO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan empat hal dalam proses belajar mengajar, terutama.bagi  santri. Keempatnya ialah ta’lim (pengajaran), tadris (pembelajaran), ta’dib (kesantunan) dan tarbiyah (pengasuhan). Empat konsep pendidikan tersebut dilaksanakan dengan tujuan membentuk manusia yang berakhlakul karimah sekaligus pinter dan bener.

“Semua lembaga pendidikan punya tugas dan fungsi terkait empat item ini,” pesan Gubernur Khofifah usai meresmikan gedung asrama putra di Pondok Pesantren Al Fattah, Sidoarjo, Minggu, (9/10).

Menurut Khofifah, ketika di pesantren yang berbasis asrama, maka tarbiyah atau proses pengasuhan bisa berjalan lebih intens . Kemudian Ta’dib, atau proses keberadaban atau  kesantunan bisa dijaga, diintroduksi dan diamalkan secara lebih intens.

“Karena itu harapannya adalah ketika ada  profesional  dari berbagai  sektor maka penguatan dari sisi kesantunan atau keberadaban  sangatlah  penting. Termasuk kekuatan dari pengasuhan itu juga penting,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dari 20 Persen, Kasus Positivity Rate Jatim Kini Capai 6 Persen

Empat item  format pendidikan ini , kata Gubernur Khofifah, jika dikemas dalam pendidikan di pesantren menjadi sebuah lembaga yang dapat menghadirkan Islam rahmatan lil alamin. Artinya, Islam yang meneteskan dan menyemai damai dan kasih bagi seluruh alam. Artinya, membangun hubungan harmoni  antara manusia dengan manusia juga antara manusia dengan alam.

“Menyemai kasih bagi lingkungan hidup berarti tidak merusak lingkungan. Misalnua untuk mewujudkan  target net zero emisi, maka bagaimana hubungan antara manusia dengan alam itu bisa dibangun . Sederhananya misalnya dengan nandur, hubungan manusia dengan alam dibangun dengan melakukan katakan efisiensi dari teknologi yang bisa memberikan kemudahan-kemudahan dari aksesibilitas seluruh kehidupan masyarakat. Ini hubungan manusia dengan alam,” urainya.

Menurutnya, di pesantren hubungan antara manusia dengan Allah serta hubungan antara manusia dengan manusia sudah kuat. Tinggal bagaimana membangun keseimbangan serta menguatkan hubungan antara manusia dengan alam.

BACA JUGA:  Begini Cara Khofifah Persempit Gerak Rentenir di Jatim

“Kalau menghadirkan Islam rahmatan lil alamin, maka sesungguhnya hubungan antara manusia dengan alam juga harus menjadi satu kesatuan dari pola pembelajaran dan pola dakwah kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, selain membangun hubungan antara manusia dengan alam, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya membangun hubungan manusia dengan manusia  dengan penuh kasih dan menjauhkan dari penggunaan kekerasan. Khofifah mengajak santri untuk menyemai kasih, bangun kedamaian, bangun persatuan, dan kuatkan persaudaraan. “Ini bagian dari hubungan manusia dengan manusia. Jauhi kekerasan, bangun saling kasih antar sesama” tandasnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatah Muhammad Fauzan berharap, pesantren menjadi pelopor untuk menjadi lembaga yang menerapkan nilai-nilai rahmatan lil alamin. Dengan mengedepankan akhlak yang baik supaya tidak terjadi kekerasan baik itu di lembaga Didik maupun di rumah tangga. “Dengan dukungan SDM dan sarana prasarana dari Pemprov Jatim kita bisa mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Refleksi 2023 dan Harapan Wali Kota Eri di 'Shio Naga Kayu' Tahun 2024

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya  Sukadiono. Mengacu pada rahmatan lil alamin, maka tidak hanya pembelajaran saja yang diberikan kepada santri, melainkan pembelajaran akhlak juga harus ditanamkan kepada para santri di pesantren. “Tidak hanya mengajar saja tetapi implementasi juga dilakukan sehingga santri-santri menjadi pribadi yang membawa rahmat, dapat menyatu dengan sesama manusia dan alam” jelasnya.

Adapun acara peresmian gedung bagi santri putra di Ponpes Al Fattah yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah turut dihadiri dan disaksikan anggota DPRD Provinsi Jatim Komisi C Khulem Junaedi, Ketua Yayasan PP Al Fattah, Nurul Huda, Para Pengurus Ponpes PP Al Fattah dan Para Santri PP Al Fattah. (ST02)

ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Surabaya Tancap Gas Digitalisasi Parkir, 711 Petugas Parkir Sudah Terintegrasi Sistem Non-Tunai

Jumat, 24 April 2026

Pemkot Surabaya Targetkan Skema Pengalihan Arus untuk Atasi Banjir Surabaya Selatan Rampung Tahun Ini

Jumat, 24 April 2026

Bangkitkan Semangat Literasi di Hari Buku Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Budaya Membaca untuk Wujudkan SDM Berdaya Saing Global

Kamis, 23 April 2026
Isye Adhy Karyono

Isye Adhy Karyono Buka Workshop, Bekali Guru PAUD Tangani ABK di Lingkungan Sekolah

Kamis, 23 April 2026

Berita Terkini

Surabaya Tancap Gas Digitalisasi Parkir, 711 Petugas Parkir Sudah Terintegrasi Sistem Non-Tunai

Jumat, 24 April 2026

Pemkot Surabaya Targetkan Skema Pengalihan Arus untuk Atasi Banjir Surabaya Selatan Rampung Tahun Ini

Jumat, 24 April 2026

Bangkitkan Semangat Literasi di Hari Buku Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Budaya Membaca untuk Wujudkan SDM Berdaya Saing Global

Kamis, 23 April 2026
Isye Adhy Karyono

Isye Adhy Karyono Buka Workshop, Bekali Guru PAUD Tangani ABK di Lingkungan Sekolah

Kamis, 23 April 2026
Dr Ir Arman Hakim Nasution MEng

Pakar Strategi Bisnis ITS Paparkan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 23 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In