• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Wali Kota Eri Disambati Penyandang Disabilitas Tentang Permakanan

by Redaksi
Sabtu, 3 September 2022
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyalami penyandang disabilitas dalam  Sambat Nang Cak Eri' di Lobby Balai Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyalami penyandang disabilitas dalam Sambat Nang Cak Eri' di Lobby Balai Kota Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar kegiatan ‘Sambat Nang Cak Eri’ di Lobby Balai Kota Surabaya, Sabtu (3/9). Kegiatan tersebut dihadiri warga Surabaya yang ingin menyampaikan usulan hingga sambatan (keluhan) langsung kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Eri Cahyadi mengatakan, bahwa terdapat sejumlah persoalan yang disampaikan langsung oleh warga. Di antaranya adalah adanya seorang penyandang disabilitas yang mengeluh soal bantuan permakanan yang diberikan. Ia pun mengaku sebelumnya sempat membahas persoalan ini dengan legislatif.

“Kalau saya cenderungnya tidak perlu ada bantuan permakanan untuk disabilitas. Karena apa? Ketika orang tua atau keluarganya mempunyai pendapatan yang layak, maka sebenarnya disabilitas ini juga mendapatkan makanan yang layak,” katanya.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Bersyukur Surabaya Level 1, Pakar Epidemiologi Nilai Pantas

Karena itu, Eri menyatakan segera mengevaluasi bantuan permakanan bagi penyandang disabilitas tersebut. Apalagi, dalam sehari, disabilitas hanya diberikan makanan satu kali yang dinilainya juga tidak mendidik.

“Maka disabilitas yang pendapatannya di bawah, yang harus disentuh adalah orang tuanya dengan pekerjaan. Sehingga dia memiliki pendapatan yang layak untuk keluarganya,” kata Cak Eri panggilan lekatnya.

Ia pun lantas memaparkan, bahwa sebenarnya adanya gizi buruk atau bayi stunting, salah satunya juga disebabkan keluarganya tidak memiliki pendapatan yang layak. Sehingga keluarga tersebut pada akhirnya tidak bisa memenuhi kebutuhannya.

BACA JUGA:  Bangun Rumah Sakit di Gununganyar, Rencananya Gandeng KPBU

“Ini berarti apa? jangan lagi diberikan tambahan bantuan (permakanan). Tapi pemerintah kota langsung menyentuh orang tuanya,” tegasnya.

Di sisi lain, ia menyatakan bahwa pemerintah juga harus membuka luas lapangan pekerjaan. Dengan cara ini diharapkan keluarga penyandang disabilitas dapat terlibat di dalamnya. Sehingga diharapkan pula ke depan mereka memiliki pendapatan yang layak dan tidak lagi menggantungkan hidupnya kepada pemerintah.

“Karena jangan sampai nanti wali kota ganti, pemerintahan ganti, mereka ini tidak punya penghasilan yang layak. Maka hari ini tugas kita adalah memberikan penghasilan yang layak kepada setiap orang tuanya,” ujarnya.

Kepada penyandang disabilitas tersebut, Eri juga menawarkannya menjadi mentor atau tenaga pendidik di rumah anak prestasi. Nantinya, rumah tersebut akan menjadi ruang berkumpulnya penyandang disabilitas untuk mengembangkan bakat dan minatnya.

BACA JUGA:  Abmas ITS Kenalkan Teknologi AI untuk Tunanetra

“Kita sudah siapkan rumah yang memang tempat untuk berkumpulnya komunitas disabilitas. Ada beberapa (disabilitas) yang kita jadikan mentor dan guru dengan pembiayaan dari pemerintah kota,” ungkap dia.

Menurut dia, para mentor inilah yang nantinya memberikan semangat kepada para penyandang disabilitas lain. Sehingga mereka diharapkan pula mempunyai keinginan untuk terus maju dan tidak minder.

“Jadi Insya Allah rumah ini awal September kita resmikan. Karena saya lihat kemarin masih ada beberapa perbaikan-perbaikan tambahan,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Penyandang DisabilitasPermakananWali Kota Eri Cahyadi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026
Jajaran direksi turun langsung melayani pelanggan yang hadir di kantor pusat yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Moestopo Nomor 2, Surabaya.

Spesial Hari Konsumen Nasional, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sajikan Layanan Nyaman untuk Pelanggan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In