• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 13 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Senangnya Para Drivel Ojol Perempuan Diberi Pelatihan Nyablon

by Redaksi
Jumat, 19 Agustus 2022
Para pengemudi ojek online perempuan saat mengikuti pelatihan sablon yang dilaksanakan Dinas Sosial Kota Surabaya.

Para pengemudi ojek online perempuan saat mengikuti pelatihan sablon yang dilaksanakan Dinas Sosial Kota Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya melakukan pemberdayaan terhadap para pengemudi ojek online (ojol) perempuan di Kota Pahlawan. Mereka diberi pelatihan sablon, menjahit, dan membuat kue.

Salah satu ojol itu bernama Vidia Krismala. Ojol perempuan berusia 48 tahun, warga kawasan Jalan Kapas Madya Kota Surabaya itu mengatakan, bahwa ia senang karena mendapatkan perhatian dari Pemkot Surabaya melalui Dinsos Kota Surabaya.

Menurutnya, adanya pelatihan bagi para pengemudi ojol perempuan bisa mengurangi pekerjaan di luar rumah. “Jadi bisa mengurangi pekerjaan kita di jalan. Kita bisa menghasilkan atau membantu keuangan keluarga, karena sejak awal saya tidak ingin bekerja di jalanan terus. Kita bisa bekerja sambil mengawasi anak-anak di rumah, jadi bisa berbagi waktu,” katanya.
Vidia yang telah berprofesi sebagai ojol sejak tahun 2018 ini mengaku, ia meminta tambahan waktu untuk pelatihan sablon. Sebab, ia ingin terus mengembangkan hasil pelatihan dengan tetap dilakukan pendampingan oleh para instruktur.

BACA JUGA:  Eri Cahyadi Terima Baznas Award 2022

“Setelah dari sini saya ingin bisa menghasilkan suatu karya yang bisa langsung dipasarkan. Karena saya ingin mandiri, ingin mendapat penghasilan dari rumah, dan ingin membiayai pendidikan anak-anak. Sebab, saya tidak ingin bekerja hingga larut malam,” ungkap dia.

Senada dengan dia, Yesi Rahmasari (46) ojol perempuan warga kawasan Jalan Tambak Segaran Kota Surabaya mengatakan, bahwa sablon memiliki peluang bisnis yang cukup besar. Sebab, dengan menjadi ojol sejak tahun 2019, membuatnya bekerja hingga larut malam.

BACA JUGA:  Banjir di Tengah Kota, Ini Langkah yang Diambil Pemkot Surabaya

“Sesuai dengan ungkapan Pak Wali Kota Eri Cahyadi, yakni ibu-ibu mending bekerja dari rumah. Jadi siang atau sore kita bisa nyablon di rumah,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial Surabaya, Anna Fajriatin menyatakan para pengemudi ojol perempuan sangat antusias mengikuti pelatihan. Seperti saat pelatihan sablon, banyak di antara mereka yang meminta untuk dilakukan pelatihan tambahan, hingga pendampingan seusai gelaran pelatihan.

“Setiap pelatihan yang dilakukan, para instruktur memiliki grup dengan para pengemudi ojol perempuan. Artinya, para instruktur terus melakukan pendampingan. Kami juga akan mengusahakan beberapa peralatan tambahan untuk sablon, mungkin akan kami usahakan untuk pemberian cat agar bisa segera produksi,” ujar dia.

BACA JUGA:  Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Sambut Baik Misi Dagang dengan Jatim

Dikatakan, sesuai semangat Wali Kota Eri Cahyadi, ia tidak rela, melihat perempuan bekerja sebagai pengemudi ojol. Selebihnya mereka bisa kembali ke rumah dan bisa menerima orderan dari rumah, sehingga bisa tetap mendapat penghasilan selesai pelatihan tersebut.

“Saat ini kami sedang progres pendataan pendapatan keluarga mereka, kita sudah kroscek dengan data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dari 246, ada 106 masuk dalam kategori MBR, jadi semuanya kami lakukan pengecekan, mulai dari penghasilan keluarga hingga jumlah anak dalam keluarga tersebut,” kata dia. (ST01)

Tags: Dinas SosialOjek OnlineOjol PerempuanPelatihan SablonPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

HUT Ke 80 Muslimat NU, Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal MNU Jateng

Minggu, 12 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

Wagub Emil Ajak K3 Jatim Perkuat Persatuan dan Ketahanan Sosial di Tengah Gejolak Global

Minggu, 12 April 2026

Arumi Bachsin Ajak Mahasiswa Melek dan Bijak Berinvestasi

Sabtu, 11 April 2026

Perluasan Parkir Digital Surabaya Libatkan 616 Jukir

Jumat, 10 April 2026

Berita Terkini

HUT Ke 80 Muslimat NU, Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal MNU Jateng

Minggu, 12 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

Wagub Emil Ajak K3 Jatim Perkuat Persatuan dan Ketahanan Sosial di Tengah Gejolak Global

Minggu, 12 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam penutupan rangkaian Surabaya Industrial & Labour (SIL)

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 11 April 2026
Cabor anggar diandalkan menjadi salah satu cabor untuk mendulang medali ke kontingen Porprov 2027.

40 Cabor Piala Wali Kota Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2027

Sabtu, 11 April 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri penyerahan sertifikat wakaf serta aset Pemprov oleh BPN Jatim. Gerakan Partisipatif Masyarakat Percepat Sertifikasi Tanah ini merupakan sistem bahwa masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan pembayaran yang aman, praktis, dan terukur.

Gubernur Khofifah: Pemprov Siapkan Relawan dan Gerakan Partisipatif Masyarakat Percepat Sertifikasi Tanah

Sabtu, 11 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In