• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

KatePay, Alat Pembayaran Bagi Pelajar Campuran Bahasa Suroboyo dan Inggris

by Redaksi
Selasa, 26 Juli 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya berkolaborasi dengan Bunda PAUD Kota Surabaya menggelar Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022. Sejumlah kegiatan pun disiapkan untuk menyemarakkan puncak peringatan HAN yang berlangsung di Kompleks Balai Pemuda Surabaya pada Rabu, 27 Juli 2022.

Satu di antaranya kegiatan itu adalah launching sistem pembayaran KatePay (baca Katepe). KatePay diambil dari istilah bahasa Suroboyo dicampur bahasa Inggris.

Kate berarti mau atau akan. Pay berarti bayar. Arti lengkapnya berarti ‘akan membayar’.

KatePay ini khusus bagi pelajar SD-SMP Surabaya. Sistem non tunai atau cashless society tersebut, menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai metode pembayaran yang bisa memberikan edukasi pembelajaran manajemen keuangan.

BACA JUGA:  Roadmap PAUD Surabaya 2026, Berikan Beasiswa Pra Sekolah dan Bangun Sekolah

Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani mengatakan, bahwa KatePay merupakan gebrakan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya. Sistem pembayaran cashless society itu bakal dilaunching pada puncak peringatan HAN 2022 di Balai Pemuda.

“Nanti kita akan launching. KatePay ini nanti bisa berfungsi untuk pembayaran di kantin sekolah. Sehingga orang tua itu bisa mengontrol mereka (anak-anak) beli apa saja,” katanya.

Rini juga menyebut, melalui sistem pembayaran KatePay, para orang tua lebih mudah mengontrol anaknya dalam menggunakan uang. “Misal anak itu pulang sekolah dalam keadaan gatal-gatal atau batuk, maka ketahuan beli apa tadi anak tersebut. Kan nanti ada record-nya. Jadi kartu ini bukan hanya sekadar kartu, tapi ada unsur edukasi,” papar dia.

BACA JUGA:  Jaga Keamanan Selama Ramadan, Pemkot Surabaya Turunkan Tim Asuhan Rembulan

Perempuan yang juga Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya itu menjabarkan, bahwa KatePay ini juga menjadi salah satu upaya pemkot dalam melatih anak-anak mengatur literasi keuangan. Bagaimana anak-anak ketika membelanjakan uang jajannya itu dapat lebih terkontrol.

“Ketika nanti naik Surabaya Bus juga bisa menggunakan kartu KatePay ini. Sehingga anak itu akan merasa bertanggungjawab kepada dirinya sendiri,” tuturnya.

Sebelumnya, SD Negeri Asemrowo 1 dan  SMP Negeri 42 Surabaya telah dijadikan pilot project yang menerapkan pembayaran KatePay. Dengan adanya launching sistem pembayaran tersebut, maka penerapan KatePay akan lebih meluas ke SD – SMP di Surabaya.

BACA JUGA:  SMSI Surabaya Bersinergi dengan Korporasi, Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadan

“Ini juga menjadi pembelajaran bagi anak-anak, mengenai manajemen prioritas. Kita kenalkan sejak dini, agar mereka terbiasa. Harapannya, ketika dewasa mampu mengedepankan prioritas,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji menjelaskan, dengan KatePay anak-anak pemegang KIA dapat menggunakannya untuk membeli jajanan di kantin sekolah. Juga dapat digunakan untuk pembayaran Surabaya Bus, Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Kebun Binatang Surabaya (KBS), toko buku hingga mitra lainnya.

“Caranya yakni dengan terlebih dahulu melakukan top up atau isi ulang oleh orang tua melalui aplikasi KatePay,” tandasnya. (ST01)

Tags: Bunda PAUDHari Anak NasionalKatePay
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In