• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Anak Berkebutuhan Khusus Pun Miliki Multiple Intelligences

by Redaksi
Senin, 11 Juli 2022
Sharing Class ‘Mengoptimalkan Kecerdasan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan Individual Education Program (IEP) di Aula Bung Tomo kantor Dispendik Surabaya.

Sharing Class ‘Mengoptimalkan Kecerdasan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan Individual Education Program (IEP) di Aula Bung Tomo kantor Dispendik Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya menggelar Sharing Class ‘Mengoptimalkan Kecerdasan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan Individual Education Program (IEP), Senin (11/7). Bertempat di Aula Bung Tomo kantor Dispendik, dihadirkan narasumber dari Yayasan Quali International Surabaya (QIS).

“Kuburlah ketidakmampuan anak didik kita, dan kembangkan kemampuan anak didik kita,” ungkap Ketua Yayasan QIS, Lili Musyafa’ah.

Lili menginginkan pengelola Pos PAUD Terpadu (PPT), Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang hadir dalam sharing class itu untuk memulai mengubah paradigma terhadap penanganan ABK.

Alumnus Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini menegaskan bahwa setiap ABK memiliki multiple intelligences.

BACA JUGA:  Hafal Kitab Suci, 824 Siswa Dapat Beasiswa

“Jangan melihat ABK itu down syndrome-nya, autis, tapi lihat setiap ABK mempunyai multiple intelligences. Coba para guru melakukan observasi. Yang paling dasar itu ABK memiliki kecerdasan Bahasa, atau cerdas gerak, cerdas bergaul, cerdas musik, cerdas gambar, cerdas angka, cerdas diri, atau cerdas alam,” urai Lili.

Dia menilai, kecerdasan setiap ABK tidak terbatas pada kekurangan fisik dan keterbatasan pada daya pikir otak. Guru, selain bertugas sebagai pengajar, juga memiliki tanggung jawab untuk mengobservasi potensi ABK di setiap kelasnya. Potensi setiap ABK, lanjut Lili, dapat dilihat minimal pada 100 hari pertama.

BACA JUGA:  Tiga Sekolah Ditambahkan pada Uji Coba Makan Gratis

“Potensi ABK yang diketahui sejak dini dapat menjadi bakat. Bakat yang mendapat edukasi dengan baik maka bisa melahirkan spesialisasi dari ABK itu,” terangnya.

Lili cukup mengapresiasi lembaga-lembaga pendidikan yang sudah menerima ABK sebagai peserta didik. Sebab, tidak sedikit lembaga yang mau menerima ABK. “Berdasarkan riset kami, ABK hanya menghabiskan waktu di sekolah, karena kita tidak tahu ilmunya untuk memberi pendampingan,” terangnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD-PNF) Dispendik Kota Surabaya Muhammad Sufyan mengatakan, sharing class akan dilakukan selama tiga hari mulai 11 Juli sampai 13 Juli. Dimulai dari pemaparan mengenai multiple intelligence serta macam-macam ABK, serta analisis kebutuhan dan kemampuan setiap anak.

BACA JUGA:  110.459 Orang Lulus SNMPTN 2021, Terbanyak Siswa Asal Jawa Timur

“Setiap lembaga yang memiliki ABK kami undang kepala sekolah dan 3 orang gurunya. Kami damping untuk membuat analisis kebutuhan sampai dengan pembuatan program jangka panjang serta evaluasinya,” katanya.

Sufyan menjelaskan, pada 18 Juli mendatang dimulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) serentak. Saat PTM dimulai, tak jarang terdapat lembaga yang menerima ABK. Untuk itu, pengelola lembaga perlu mendapat pendampingan melalui teori dan praktik. (ST01)

Tags: Anak Berkebutuhan KhususDinas PendidikanMultiple IntelligencesYayasan Quali International Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026
Jajaran direksi turun langsung melayani pelanggan yang hadir di kantor pusat yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Moestopo Nomor 2, Surabaya.

Spesial Hari Konsumen Nasional, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sajikan Layanan Nyaman untuk Pelanggan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In